The Tale of Garuda Mengguncang Indonesia!

Apakah kamu termasuk salah satu penggemar komik seperti saya? Jika iya, apakah pernah membaca komik-komik Indonesia yang ada? Dan jika jawabannya iya lagi, pastinya kamu tahu dong salah satu komikus Indonesia ini. Is Yuniarto, yang melejit lewat karya awalnya berjudul Wind Rider (dirilis pada tahun 2005 lalu sebagai komik one-shot). Kesuksesan Wind Rider membuat Is Yuniarto memantapkan langkahnya sebagai komikus, dan merilis komik keduanya yang berjudul Knights of Apocalypse (berupa trilogi).

Wind Rider, debut perdana Is Yuniarto

Kedua komik tersebut menuai kesuksesan, bahkan komik Wind Rider pun sampai dicetak ulang, yang dirilis dengan judul Wind Rider: Sky Age pada tanggal 29 September 2010. Tidak sekedar cetak ulang, karena gambarnya di perbaharui, lengkap tambahan halaman yang menunjukkan proses di balik layar pembuatan komiknya (sketsa awal dan beberapa artwork yang tidak sempat dirilis).

Kedua komik tersebut dibuat oleh Is bersama dengan rekan-rekannya (Wind Rider dikerjakan bersama John. G. Reinhart untuk urusan cerita dan background, dan Knights of Apocalypse dikerjakan bersama John. G. Reinhart dan Aswin Agastya). Setelahnya, Is Yuniarto pun membuat komik baru berjudul Garudayana pada tahun 2010 lalu.

Komik ini menceritakan petualangan Garuda yang baru lahir untuk bertemu dengan leluhurnya. Nyawa para Garuda ini terancam karena ada mitos yang mengatakan, jika memakan Garuda maka akan mendapat keabadian. Namun nasib baik mendampingi Garuda kecil ini, karena dia ditemukan oleh seorang pemburu harta karun bernama Kinara, dan memberinya nama Garu. Bersama dengan Kinara dan teman-temannya, Garu pun bertualang untuk mencari para leluhurnya.

Ceritanya makin seru!

Apa yang membuat Garudayana berbeda dibanding kedua komik Is Yuniarto sebelumnya, tak lain adalah para karakter dan setting yang digunakannya, yang diambil dari epik wayang Mahabharata. Tentunya kita tahu bahwa wayang termasuk salah satu budaya warisan leluhur Indonesia, dan di dalamnya ada legenda-legenda Indonesia. Sebenarnya, epik Mahabaratha ini berasal dari India, namun di Indonesia, beberapa karakternya memiliki penokohan yang berbeda, sehingga wayang Indonesia yang mengisahkan epik Mahabharata memiliki keunikan tersendiri.

Hingga saat ini, sudah tiga volume Garudayana yang dirilis (volume ketiga dirilis pada tanggal 6 April 2011 lalu), dan semuanya mendapatkan respon positif dari para penggemar komik. Kamu juga bisa mengunjungi web www.windriderstudio.com dan facebook.com/garudayana untuk memperoleh update informasi Garudayana dan mengenal lebih dekat hasil karya Is Yuniarto. Oh ya, duniaku.net juga mendapatkan kesempatan untuk melakukan interview eksklusif loh dengan Is Yuniarto, jadi ditunggu saja yah!


SHARE
Previous articleWizards Bocorkan Fullset New Phyrexia
Next articleSang Pencipta Ribuan Ledakan di Metamor [Vandaria Wars]
Pecinta game (terutama RPG) yang dulunya merupakan fans dari Zigma - sekarang adalah Feature Editor Zigma Omega hingga saat ini. Sekarang Reyner telah menjadi apoteker lulusan salah satu fakultas negeri di Surabaya. Selain game, Reyner juga mengikuti update mengenai anime dan manga terbaru, dan juga sedikit melirik dunia gunpla.