Binary Domain Preview: Jika Yakuza bertemu Terminator,Vanquish dan Deus Ex

Judul: Binary Domain
Dev/Publisher: CS1/Sega
Genre: Third Person Shooter
Release date: Awal 2012

Kesuksesan seri Yakuza atau Ryu Ga Gotoku hingga menghasilkan 7 seri dan 2 film layar lebar tak bisa dilepaskan oleh pemikiran jenius Toshihiro Nagoshi. Dan setelah puas bernaung membuat game exclusive PS3,bertema Jepang,menjelajahi jaman edo sampai menambahkan zombie ke saga Yakuza kini ia pun mencoba meraih hati pasar barat dengan game TPS bertema Sci-fi, full english dan juga akhirnya dirilis untuk Xbox 360.

Bersetting di Tokyo tahun 2080 dimana robot telah berkuasa sehingga Tokyo pun terbelah jadi dua distrik yaitu poor dan rich section.

Seperti Yakuza series, Nagoshi beserta timnya mencoba memberikan cerita yang dalam dan juga itulah mengapa beliau tetap memilih Tokyo sebagai settingnya sebab menurut beliau untuk seseorang yang lahir dan bekerja di perusahaan game jepang tentunya lebih mudah untuk menceritakan negara asalnya serta tak ketinggalan Magical V Engine yang telah digunakan sejak Yakuza Kenzan kini digunakan kembali untuk menampilkan ekspresi wajah dan grafis yang realistis seperti terlihat pada gambar lingkungannya tetap sedetail seri yakuza dan tambahan seorang cyborg yang terluka wajahnya hingga terlihat daging dan mesinnya tentunya memberi kesan terminator.


Gameplay sendiri (seperti terlihat di traier dibawah ini) berupa TPS yang terdiri dari 4 orang squad (bisa jadi Yakuza of The End merupakan prototype dari Binary Domain). Sampai saat ini belum jelas siapakah nama karakter yang ada namun melihat desainnya,sudah terlihat orientasi Nagoshi pada pasar barat dengan desain stereotype seperti pria kulit hitam kekar,wanita asia sampai pria gundul yang sekilas mirip Sam Worthington sehingga sekali lagi mengingatkan saya akan Terminator Salvation.

Action yang disajikan pun cukup intens dan terlihat seru seperti sliding turun di sebuah terowongan,menggunakan mobil,pertarungan dalam sebuah kapal maupun shooting melawan musuh dalam jumlah banyak namun sayangnya,design musuh beserta boss terlalu mirip dengan Vanquish seperti humanoid robot maupun Argus dari Vanquish yang diganti cat lengkap dengan weak point biru di tiap persendiannya.

Jadi,sekalipun Binary Domain ini penuh dengan stereotype dan klise game Sci-fi jepang namun melihat trailer yang cukup action packed,gameplay yang cukup oke sekalipun familiar dan juga dukungan Nagoshi tentunya akan membuat game ini cukup menjanjikan dan untuk menikmatinya rasanya kalian harus menunggu cukup lama sebab Binary Domain baru rilis pada 2012 awal but don’t worry..I’ll be back.


SHARE
Previous articleFIFA 12: Kembali Menyepak Bola Bersama Kaka
Next articleMiku: Suara Dari Masa Depan
Dragio atau Gio sudah mengawali karir di dunia game sejak tahun 1995 hingga saat ini. Gio yang saat ini melanjutkan kuliahnya di Los Angeles ini menyukai berbagai macam genre game terutama Shooter,WRPG,Action dan Racing. Tertarik menjadi jurnalis video game tentu saja akibat kecintaanya terhadap video game yang sudah tertanam sejak dulu. selain itu,lelaki yang juga memiliki hobby Otomotif ini pun dikenal ramah dan rendah hati sekalipun banyak yang menganggap skill gamingnya sudah cukup tinggi,bisa dilihat oleh banyaknya group gaming di Facebook yang menetapkan Gio di posisi teratas dan respek terhadap dirinya.