Yuk, Ngakak Sejenak Bersama Suro dan Boyo!

Jika kamu menanyakan film Suro dan Boyo atau yang juga dikenal sebagai Grammar, atau si Ikin kepada mahasiswa di Surabaya, pasti mereka akan langsung tahu, bahwa yang kamu maksud adalah rangkaian film seri animasi pendek karya dari Gathotkaca Studio. Memang sih, durasi tiap filmnya tidak pernah lama (maksimal hanya 10 menit), namun film ini memiliki ciri khas tersendiri, yang bisa membuat kamu tertawa lebar saat menonton tiap serinya.

Apa ciri khasnya? Dialog Ceplas-ceplos ala arek Suroboyo! Ya, dialog yang disajikan oleh kedua karakter dalam film ini (Suro si ikan, dan Boyo si Buaya) menggunakan dialek khas Surabaya, lengkap dengan umpatan-umpatan khas Surabaya. Bagi yang tidak mengerti bahasa khas Surabaya, tenang saja karena kamu masih bisa tetap menikmati film ini karena pihak Gathotkaca Studio juga menyediakan “subtitle”-nya!

Gathotkaca Studio ini beranggotakan beberapa mahasiswa yang sudah eksis membuat film indie sejak tahun 2004. Selain mengangkat budaya dan cirri khas daerah Surabaya, film indie yang dibuat oleh studio ini selalu mengangkat tema hangat dan isu-isu yang terjadi seputar kehidupan politik dan masalah yang ada di Indonesia, seperti kasus Bank Century, Gayus, dan lain sebagainya. Sampai saat ini, film terlaris Gathotkaca Studio, Suro dan Boyo sudah mencapai episode keempatnya, yang baru saja dirilis sekitar beberapa minggu yang lalu. Oiya, jika ingin berkenalan langsung dengan orang-orang yang berada dibalk layar film ini, bisa langsung mengunjungi website resmi mereka di www.gathotkacastudio.com.

Peringatan! Film ini mengandung umpatan-umpatan khas Suroboyo, jadi mereka pun melabeli film mereka dengan rating dewasa.. Hehe..

Buat yang penasaran dengan film Suro dan Boyo, nih kesemua seri dari film tersebut!

Episode 1 – Grammar

Film ini memiliki misi mengangkat budaya lokal dan karakteristik kota Surabaya. Episode 1 berbicara soal bahasa khas kota Surabaya sendiri beserta umpatan-umpatannya. Tentu dibumbui dengan beberapa adegan kocak!

Episode 2 – Beda Grammar

Episode kali ini mengangkat Suro, yang sudah merantau ke daerah lain, dan melupakan bahasa daerah khasnya seperti yang ada di film pertamanya dulu.

Episode 3 – Mantab Jaya

Episode kali ini mengangkat makanan khas Surabaya, yaitu Lontong Balap, dan mengisahkan Suro yang kembali ke Surabaya.

Episode 4 – Kere Tapi Mbois (Miskin tapi Gaya)

Menceritakan Boyo yang jatuh bangkrut, dan meminta bantuan kepada Suro untuk mewujudkan ambisinya membangun Gedung Tosan di Surabaya

http://www.youtube.com/watch?v=h7S2wibq6no

Culoboyo Juniol

Menceritakan masa kanak-kanak dari Suro dan Boyo

http://www.youtube.com/watch?v=XIX-YABZIPc

Grammar 3.5 – Mantab Jaya Pol-Polan

Merupakan proyek kerjasama dengan Band Indie VOX untuk misi penggalangan dana

Pesan: Ngakak tidak ditanggung ya..:D