Dirt 3 Party Mode, Lebih Dari Sekedar Reli!

Dev / Pub: Codemasters Southam / Codemasters
Release : 24 Mei 2011
Platform: PC, PS3, Xbox 360

Sejak edisi pertamanya dahulu, Colin McRae Dirt memang terkenal spesialis racing yang bertipe rally. Namun, dalam Dirt 3 ini, pihak pengembang, Codemasters Southam mencoba untuk memperkenalkan sebuah mode baru yang bernama Party Mode. Party Mode ini sendiri adalah seuah fitur multiplayer yang mempunyai tiga mode permainan, yaitu                Invasion, Outbreak, dan Transporter. Mode multiplayer ini sendiri nantinya bisa kamu mainkan bersama teman kamu dalam mode split screen secara offline, atau beramai-ramai hingga delapan orang pemain secara online.

Berikut ini adalah penjelasan tiap-tiap mode-nya. Yang pertama, Outbreak yang mirip dengan mode survive. Ketika memulai mode ini, salah satu mobil akan “terinfeksi” sebuah virus. Mobil yang terkena virus akan berubah warna menjadi hijau, dan menjadi peringatan bagi mobil lain untuk menghindar. Nah, tugas dari mobil yang terinfeksi ini adalah menabrakkan dirinya ke mobil lain, sehingga virus tersebut akan “menjalar” sehingga ada dua mobil yang terinfeksi. Permainan berakhir ketika waktu habis, atau setelah semua pemain sudah terinfeksi. Jika waktu sudah habis, dan ada satu pemain yang tidak terinfeksi, maka dialah yang menjadi pemenangnya.

Mode selanjutnya yang disediakan adalah Transporter. Dalam mode yang mirip dengan mode Capture The Flag pada game-game FPS ini, kamu akan dibagi menjadi beberapa tim yang beranggotakan dua mobil. Tugas kamu adalah untuk mengambil bendera yang muncul secara random di arena, dan membawanya ke satu titik. Nah, tugas tim lainnya adalah menggagalkan usaha tim yang membawa bendera dengan cara menabrakkan diri, yang juga bisa berakibat terebutnya bendera tersebut ke tim lain. Jadi kamu harus pintar-pintar mengatur strategi, bagaimana cara membagi tugas untuk bertahan atau saat menyerang.

Mode terakhir dalam Party Mode ini adalah Invasion. Jika kedua mode sebelumnya menawarkan sensasi tabrak menabrak antar mobil, maka dalam mode ini kamu harus mengumpulkan poin sebanyak mungkin dengan cara menabrak papan berbentuk robot dan pencakar langit yang muncul secara random di arena. Dari ketiga mode yang dikonfirmasikan, mode Invasion ini yang masih belum dikonfirmasikan lebih lanjut oleh Codemasters. Kita tunggu saja kabar selanjutnya dari mode ini. Selain mode multiplayer yang terdengar cukup menarik ini, Codemasters menjanjikan berbagai improvisasi dari Dirt 2 lalu, antara lain handling dan desain trek yang lebih realistis, serta menambahkan pengaruh gravitasi terhadap beban mobil. Elemen damage juga lebih dipoles lagi, dan pihak pengembang menjanjikan juga akan lebih realistis lagi, mulai dari kaca yang retak, hingga bumper mobil yang tergantung di salah satu sisinya dan hampir copot! Berikut ini adalah trailer dari salah satu party mode yang tersedia di game ini, Outbreak. Yuk kita simak!

http://www.youtube.com/watch?v=ZKNr8nXfox0

Dirt 3 Limited Edition!

Beli game bonus mobil R/C, atau beli mobil R/C bonus game?

Dirt 3 juga menyediakan sebuah pack spesial yang bisa kamu dapatkan secara pre-order. Dalam pack ini, selain kamu mendapatkan sebuah kopi game, kamu juga bisa mendapatkan sebuah mobil R/C bernama Traxxas Ken Block R/C Fiesta Car. Dilihat dari harganya (sekitar US $299!) memang tergolong mahal. Tapi jangan salah, jika kamu hanya membeli mobil radio kontrolnya saja, pihak pengembang mengatakan harganya mencapai US $300! Jadi, hitung-hitung kamu hanya membeli mobilnya, dengan bonus kopi game ini! Masih kurang?  Bundle ini juga menyediakan sebuah kode Team Yokohama, yang bisa kamu gunakan untuk mengakses tiga mobil eksklusif Yokohama Racing, empat event balapan baru, dan reputasi pembalap yang lebih tinggi.


SHARE
Previous articleLuapan Semangat Deimos dalam Metamor
Next articleSkype Kawin Dengan Kinect… Microsoft Menjadi Saksinya!
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.