God of War Portable Collection, Kompilasi Petualangan Kratos di PSP untuk PS3

Publisher : Sony Computer Entertainment
Tanggal Rilis : 7 Juli 2011
Platform : PlayStation 3
Genre : Action Adventure

Gameplay sama dengan sentuhan grafis HD yang pasti memikat mata...

God of War Portable Collection merupakan kompilasi dari God of War: Chains of Olympus dan God of War: Ghost of Sparta yang rilis tahun 2008 dan 2010 silam. Kedua game ini akan mendapakan peningkatan grafis dan mendukung resolusi HD. Kompilasi ini juga menyediakan dua pilihan bahasa yaitu bahasa Cina dan Inggris.

God of War Portable Collection bukan merupakan versi remastered pertama dari seri petualangan Kratos yang di-port ke PS3, sebelumnya, God of War Collection yang terdiri dari God of War dan God of War II juga sudah pernah merambah konsol tersebut.

Baik plot maupun setting dari kedua game ini sama-sama mengambil kisah masa lalu dari dewa perang yang mengkhianati para dewa, Kratos. Dalam Chain of Olympus, Kratos, yang saat itu masih melayani dewa-dewa olympian, ditugaskan oleh Athena untuk mencari dewa matahari yang menghilang dari singgasananya, Helios. Dalam perjalanannya mencari sang dewa matahari tersebut, Kratos bertemu dengan sosok putrinya yang telah lama mati, Calliope.

Jika Chain of Olympus menampilkan sosok putri dari Kratos, maka Ghost of Sparta menampilkan Deimos, saudara kandung Kratos yang ditawan oleh dewa-dewa olympians karena ia diramalkan akan menjadi penghancur Olympus. Berangkat dari ingatan-ingatan masa lalu akan adiknya yang telah lama hilang, Kratos sekali lagi membangkang perintah para dewa dan memutuskan mencari Deimos untuk mengobati rasa bersalahnya karena tidak berhasil melindungi adiknya tersebut.

Tidak ada perbedaan yang signifikan dalam hal gameplay diantara kedua game tersebut. Jika kalian terbiasa memainkan seri God of War, pastinya akan sangat mudah untuk beradaptasi dengan gameplay-nya.


SHARE
Previous articleX-Men First Class: Prekuel Trilogi X-Men Sebenarnya!
Next articleFarewell Xen Online Indonesia..

Rafa hanyalah seorang penulis amatir dalam bidang jurnalistik, tetapi kemauannya untuk belajar keras menekuni bidangnya tidak bisa dipandang sebelah mata. Pemuda yang baru saja lulus dari fakultas farmasi universitas airlangga tersebut pernah memiliki keinginan untuk bergabung dengan majalah Zigma, tetapi segera mengurungkan niatnya setelah mengetahui dirinya tidak memenuhi beberapa kualifikasi yang ditetapkan oleh majalah game terlaris di Indonesia itu, salah satunya harus berdomisili di kota Surabaya. Melihat adanya wadah untuk menyalurkan hasrat tulis-menulisnya, yaitu Duniaku, Rafa tanpa pikir panjang memutuskan untuk ikut bergabung sebagai kontributor, terlebih Duniaku tidak menetapkan batasan khusus seperti tempat domisili dan sebagainya. Sebagai seorang penulis yang baru belajar, Rafa tidak segan-segan untuk meminta saran dan kritikan dari pembaca. Oleh karena itu, ia memohon kerjasama dari pembaca sekalian untuk ikut mengkritisi skill penulisannya tersebut.