Empat Elemen, Banyak Pilihan di Metamor

Ekspansi Metamor dari Vandaria Wars telah dijual dengan bebas di toko-toko hobi. Jika anda pun sudah mencobanya, saya jamin jika anda menggunakan deck Sacred Bloodline, anda akan kesulitan melawan deck Cursed Bloodline dan Deimos. Banyak alasan yang menjadi kenapa demikian, namun alasan utama yang bisa saya postulatkan adalah potensi utama Sacred Bloodline adalah dari kemampuannya menggunakan FrameSpell. Tidak seperti Starter Deck, Frameless Sacred Bloodline di dalam ekspansi Metamor mulai banyak menggunakan FrameSpell.

Permasalahannya, anda hanya menemukan satu FrameSpell per elemen dalam box Metamor yang anda beli. Padahal, dapat dilihat bahwa banyak potensi tidak terpakai dalam kartu-kartu Sacred Bloodline yang tidak dapat dimanfaatkan dengan satu FrameSpell saja. Hal ini dapat dilihat dari kartu-kartu Hero Sacred Bloodline seperti Zubezal dan Aulbath, di mana kemampuan utama mereka yang memberikan mereka atribut Hero adalah kemampuan mereka menggunakan FrameSpell sampai level 3, yang belum terpakai.

Oleh karena itulah, menjadi sebuah kewajiban, bukan hanya sebagai pelengkap, bagi pemain yang menggunakan deck Sacred Bloodline untuk mendapatkan FrameSpell level 2 yang akan diperebutkan sebagai Champion Card.

Tapi bagaimana kira-kira gaya permainan tiap Sacred Bloodline dengan FrameSpell tersebut, termasuk juga dengan menambahkan FrameSpell dari Creatio? Mari kita lihat satu demi satu.

Elemen Fire menjadi elemen penghancur follower. Ada kecenderungan untuk pertahanan dengan lebih mudahnya membunuh follower penyerang dengan Immolate, tapi juga ada dukungan untuk penyerangan dengan kemampuannya menyerang cepat dengan Ignite. Gaya permainan elemen Fire pun merupakan campuran antara pertahanan dan penyerangan, membunuh follower lawan satu demi satu, kemudian melakukan penyerangan dengan cepat ke Territory yang kosong. Hagel Onyx dan Onyxia yang mampu menggunakan FrameSpell sambil menyerang mampu memenuhi peran keduanya.

Elemen Wind merupakan elemen yang paling sulit ditangkap gaya permainannya. FrameSpell Wind di Metamor lebih condong ke pertahanan dengan kemampuan seperti mengunslide Follower dan menambah defense Territory, sedangkan di Creatio lebih condong ke penyerangan dengan melukai follower pemblok. Namun kelebihan utama Wind tidak dapat digolongkan ke penyerangan maupun pertahanan, namun pada kemampuannya memberikan resource yaitu dengan mendraw kartu. Dengan melihat kartu seperti Alahazad’s Icarus dan Pandemonia Ardent Defender yang bersifat bertahan, gaya permainan elemen Wind di Metamor akan berkutat di pertahanan, dengan follower demikian sebagai pencegah serangan lawan dengan dilema mereka akan memberikan resource berupa kartu jika lawan tidak menyerang.

Elemen Water merupakan pertahanan murni. Semua FrameSpellnya mendukung pertahanan. Gaya permainannya pun tidak perlu dijelaskan lagi. Kelemahannya justru ada dari follower Meredith itu sendiri, yang selain Hero-nya tidak mampu menggunakan FrameSpell karena lebih memilih Summon Follower sebagai bentuk pertahanannya. Karena Summon Follower terbatas., menjadi ide bagus untuk memberikan mereka kemampuan menggunakan FrameSpell dengan Book of Water Master.

Elemen Earth merupakan penyerangan murni. Semua FrameSpellnya mendukung penambahan kekuatan dari follower terutama saat penyerangan. Gaya permainannya pun tidak perlu dijelaskan lagi. Tapi seperti Meredith, tidak banyak followernya yang memiliki kemampuan menggunakan FrameSpell. Tapi berbeda dengan Meredith, Willhelmer memang dibagi dua, antara penyerang dan pengguna FrameSpell, karena hebat sekali jika Willhelmer mampu menyerang sambil menggunakan FrameSpell. Karena itulah pula, fungsi Zagam sebagai seorang penyerang lebih kuat daripada fungsi Lumina sebagai seorang penahan.

Ini tidak berarti gaya permainan pakem di empat tipe dasar ini saja. Anda bisa menggabungkan lebih dari satu elemen untuk mencoba gaya permainan tipe lain, seperti mencampur antara elemen Wind dengan Earth untuk mendukung Earth dalam kemampuan penyerangan udara. Namun apapun gaya permainan yang anda pilih, ingatlah bahwa deck Sacred Bloodline di Metamor masih merupakan awal dari gaya permainan sebenarnya yang akan lengkap di ekspansi selanjutnya, di mana akhirnya arsenal Sacred Bloodline akan lengkap.


SHARE
Previous articleCars 2: The Game, Tidak Cuma Adu Kecepatan
Next articleTeaser Trailer Pertama The Avengers (2012)
Sebagai seorang yang tertarik dengan analisis, pria yang dipanggil Ryo ini menyayangkan kurangnya hal demikian di jurnalisme pop culture Indonesia, terutama game, anime, dan komik. Harapannya adalah pengembangan budaya membaca dan menulis kritis secara khusus di Indonesia. Dia sendiri tertarik dengan berbagai macam media, namun obsesi utamanya adalah komik. Misi pribadinya adalah mengangkat karya-karya luar biasa non-mainstream yang sering dilewatkan orang.