Film Indonesia vs. Film Luar

Kalau beberapa waktu lalu media ribut tentang kasus contekan masal yang dilaporkan oleh ibu Siami. lalu bagaimana dengan ini:

Ditto (2000) vs. Hanya Untukmu (2008)
Closer(2004) vs. Rasa (2009)
The Prestige (2006) vs. Roh (2007)
Heirloom (2005) vs. Tali Pocong Perawan (2008)

Hot Chick (2002) vs. Namaku Dick (2008)
City of Angels (1998) vs. Cinta Tia Maria (?)

Swades (2004) vs. Banyu Biru (2005)

Fanaa (2006) vs.Ayat-ayat Cinta (2008)

The Skeleton Key (2005) vs. Kala (2007)

Pride & Prejudice (2005) vs. Selamanya (2007)
Lost (2004) vs. Pulau Hantu 2 (2008)

Freddy vs Jason (2003) vs. Pocong vs Kuntilanak (2008)

Employee of the Month (2006) vs. Best Friend? (2008)

Drive Angry (25 Februari 2011) vs. Dedemit Gunung Kidul (17 Mar 2011)

 

Bukan saya anti dengan film Indonesia, saya pribadi juga mengkoleksi beberapa DVD original film-film Indonesia yang menurut saya bagus. Tapi artikel ini saya muat untuk memacu para sineas perfilman Indonesia untuk membuat karya yang lebih bagus dan tentunya original. (Reza)


SHARE
Previous articleIkuti Alice, Meng-upgrade ”Mainan” dengan Gigi
Next articleGame Night with Jimmy Fallon
Art Director di TouchOn Magazine (nama baru dari Zigma dan Omega) Memiliki interest yang besar dalam dunia design dan photography. Merupakan penggemar berat film serta salah satu penggebuk drum di redaksi yang kini menikmati hobi baru sebagai penulis.