Remake Ico & Colossus… Sekali Lagi Selamatkan Putri Yorda, Dan Menangis Bersama Agro

Tidak banyak mungkin yang mengenal Team Ico. Namun mereka yang pernah memainkan gamenya, pasti langsung jatuh hati. Team Ico merupakan salah satu pengembang game dari Jepang, yang dipimpin oleh Fumito Ueda. Sudah sejak lama menjadi bagian dari Product Development Department #1 di SCE Japan Studio. Dua karya mereka yang sangat diakui di dunia adalah Ico dan Shadow of the Colossus, dan keduanya dirilis untuk PlayStation2. Walaupun hanya dua game saja, namun mereka digambarkan melalui atmosfer yang unik – dengan banyaknya penggunaan efek cahaya, karakter yang sangat minim namun memorable, cerita yang minimalis namun sangat dalam, soundtrack yang hanya dimainkan selama cutscene atau pertarungan, artwork yang mungkin akan susah digambarkan dengan kata-kata, serta yang paling penting juga, bahasa fiksi dalam game dibuat orisinal – terasa asing dan misterius, meskipun jelas setting-nya adalah dunia mirip bumi.

Walaupun banyak berbau kesan minimalis, namun Ico dan Shadow of Colossus merupakan masterpiece peninggalan PlayStation2. Dua diantara segelintir game untuk konsol tersebut yang sempat membuat saya rela memainkannya berulang kali, hanya untuk memahami apa maksud semua unsur minmalis yang diungkapkan oleh Ueda. Dan sampai saat ini pun, tidak pernah mengerti…. hehe! Walaupun saya lebih memfavoritkan Ico, namun Shadow of Colossus juga tidak bisa dilewatkan berkat nilai emosionalnya yang menggugah, dan menunjukkan bahwa sebuah video game itu bukan hanya sekadar grafis ok, gameplay keren atau marketing yang handal – dan sayangnya, kedua game tersebut jatuh karena memang penjuualannya masih di bawah game lain yang tidak “minimalis” budget promosinya… ^^

Dan ketika Team Ico mengkonfirmasikan mereka bakal meremake dua game tersebut untuk PlayStation 3, dengan kualitas HD pula, jelas saya menjadi salah satu yang menyambut baik rencana itu. Akan dirilis 22 September 2011 mendatang, remake tersebut selain mendapatkan update grafis tentunya, juga dukungan untuk tampilan stereoscopic 3D serta PlayStation Trophy. Remake Ico juga diadaptasi dari versi Eropanya, yang datang dengan versi translasi setiap perkataan putri Yorda, serta mode two-player.

Untuk region North America dan Europe/PAL, kedua game bakal muncul sebagai satu collection (judulnya ICO and Shadow of the Colossus Collection), sedangkan di Jepang, mereka dirilis sebagai dua game yang berbeda – wajar, penjualannya lebih maksimal di Jepang sih! Langkah ini mengikuti trik Sony merilis game mereka yang dianggap masih laku ketika dijual kembali dengan upgrade grafis, seperti God of War dan Sly Cooper. Namun adanya stereoscopic 3D jelas memberi nilai baru, mengingat keduanya menjadi game yang menyuguhkan setting lansekap dunia yang besar dan tidak biasa. Oh ya, kamu juga bisa memainkan game tersebut menggunakan PlayStation Move, walaupun penggunaan Dual Shock biasa juga masih memungkinkan.

ICO

Remake Ico & Colossus… Sekali Lagi Selamatkan Putri Yorda, Dan Menangis Bersama Agro

Remake Ico & Shadow of the Colossus... Sekali Lagi Selamatkan Putri Yorda, Dan Menangis Bersama Agro!

Abaikan

Shadow of the Colossus

Remake Ico & Colossus… Sekali Lagi Selamatkan Putri Yorda, Dan Menangis Bersama Agro

Remake Ico & Shadow of the Colossus... Sekali Lagi Selamatkan Putri Yorda, Dan Menangis Bersama Agro!

Abaikan


SHARE
Previous articlePlayStation VITA Pertama Kali Dijual di Batam… Dengan Harga Termurah!! Tapi…..
Next articleMTG Duel Deck: Anjani vs Bolas
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.