Flying, Gliding, Gunning, Magic, and Tears: Bioshock Infinite Preview

Bioshock Infinite, yang menjadi lanjutan dari seri video game populer yang sudah lahir sejak 2007 ini, akan dirilis tahun depan. Ken Levine yang dulu menangani Bioshock pertama (yang digadang-gadangkan sebagai Bioshock tersukses) akan kembali mengambil alih Infinite.

Jika bertanya apa yang baru dari Infinite dan yang membedakannya dari Bioshock sebelumnya, jawabannya banyak. Infinite mengambil ‘wajah’ baru di sini, tidak lagi mengangkat nuansa gelap seperti prekuelnya. Kini installment ke 3 ini mulai tampil cerah. Dengan menampilkan suasana yang terang, berbagai aksi menarik, senjata yang cukup banyak, story yang menjanjikan, dan boss battle yang kelihatannya kokoh ini siap mengambil alih tahun 2012. Tidak harus menunggu sampai 2012 saja installment ini sudah menerima berbagai penghargaan. Mulai dari E3 2011 yang baru dilaksanakan di Los Angeles awal Juni lalu misalnya, Infinite mendapat 75 awards dari berbagai situs video game ternama. Beberapa diantaranya adalah Best of Show dari EGM, Eurogamer, Game Informer, Game Critics Awards, Gametrailers, IGN, Machinima, OXM, dan masih banyak lainnya. Bayangkan dari ratusan game yang dipamerkan dalam E3 cuma game yang baru akan dirilis 2012 ini yang meraihnya. Mari kita lihat lagi, apakah yang baru dalam Infinite?

Dalam video di bawah yang saya sertakan kamu bisa melihat banyak improvment jauh dari pendahulunya. Hal pertama yang akan kamu rasakan perbedaannya adalah skema lingkungan Infinite. Lingkungan dalam Infinite sangat khas, tema utama di sini adalah kota melayang atau lebih dikenal dengan ‘Floating City’ Columbia. Ken Levine sendiri memberi comment bahwa team Irational Games berambisi untuk membawa gamer meng-explore dunia cantik baru yang team-nya tawarkan di sini.

Story dalam game ini bisa dibilang cukup menjanjikan. Inti dari story-nya adalah kamu memerankan Brooker Dewitt, seorang agent yang dikirim ke Floating City Columbia untuk menyelamatkan Elizabeth, yang ditawan oleh Songbird. Songbird sendiri adalah sebuah Crow (bisa kamu lihat sendiri di akhir demo). Elizabeth bukan sembarang perempuan, ia memiliki ability spesial yang bisa membantumu sepanjang game berlangsung (salah satu ‘skill’ nya bisa kamu lihat di dalam demo). Misimu simpel, selamatkan Elizabeth dari Songbird dan bawa ia kembali ke New York. Sounds real simple, but looks hard to be done!

Improvement paling dalam adalah gameplay. Bisa kamu lihat di dalam kota Colombia, banyak terdapat seperti rel melayang bernamakan ‘skyline’. Bukan kereta terbalik yang akan menggunakan skyline tersebut, melainkan orang ! Yap salah satu dari orang tersebut adalah Brooker. Kamu akan dibekali semacam glider disini untuk berkeliling Columbia. Glide di sini tidak hanya sekedar untuk transportasi, tapi juga untuk combat. Melalui glide kamu bisa melakukan berbagai aktrasi bebas, berkeliling untuk membuat musuhmu bingung, and then ‘Bamm,’ shot right in the face. Satu lagi dalam gameplay, Elizabeth akan membantu banyak sewaktu combat. Terlihat dalam Demo ia mampu mengeluarkan suatu objek yang kamu inginkan. Sebagai contoh Elizabeth mampu mensummon sebuah gerobak yang memberimu cover tambahan, namun terlihat juga dalam demo bahwa Elizabeth tidak dapat menggunakannya terus-terusan, ada jeda beberapa saat untuknya mengisi power. Di sini kamu bebas menentukan bagaimana kamu mau bermain dalam Infinite, seperti dalam demo ketika terdapat sebuah kapal udara, kamu bisa memilih untuk mengalahkannya dari bawah dengan menggunakan RPG atau kamu dapat menggunakan skyline untuk mencapai kapalnya sendiri dan menghancurkannya dari dalam. The Choices are yours!

Cukup banyak senjata yang dipamerkan dalam demo. Mulai dari handgun, shotgun, machine gun, sniper dan RPG. Sayang tiap senjata tidak memiliki tipe sendiri ataupun costumisable, tapi who knows? Irational team masih punya banyak waktu untuk mengembangkannya.

Dari sekian yang bisa saya lihat, kelihatannya Bioshock Infinite tidak hanya bisa menjadi Bioshock terbaik tapi mampu menjadi game terbaik tahun depan menyaingi berbagai title kuat juga pada 2012. We’ll see more infos of this awesome video game soon!

“Promise me that if it comes, you will not let him take me back”


SHARE
Previous articleRo-Kyu-Bu, Loli Berbalut Basket
Next article15 Menit Video Perdana Demo Bioshock: Infinite
Codenamed Archangel, next gen Game yang masih berkedudukan SMA di Surabaya Timur Bertumbuh besar dengan bantuan dari game seperti Halo dan Twisted Metal. Menyukai banyak genre video game dari shooter, sports, action, WRPG, racing. Sangat up to date dengan dunia next gen gaming dan suka menulis apapun tentang video game ataupun movie Aktif dalam komunitas grup gaming facebook dan mendapat posisi baik dalam grup besar seperti Xbox 360 Fanboys Indonesia, Playstation Square, World of Nintendo, Gamer Inside, Band of Indonesian Gamers, dan Zigma Omega. Dikenal memiliki penyakit overhobbies, tidak hanya gaming tetapi juga expert dalam bidang movies, musics, mangas, animes, figures, sports.