Go Go Go Google+… Yang Pengen Di-“Seret” ke Dalam Lingkaran, Masuk Sini Dulu!

Sejak delapan tahun lalu, Google sebenarnya sudah punya ide membuat sebuah jejaring sosial yang saat ini mewabah. Mulai dengan membeli Pyra Labs, pencipta Blogger pada tahun 2003, berlanjut dengan sedikit andil Google di tengah manajemen Friendster pada akhir 2003, ada juga komunitas independen Orkut, Google Mail, Dodgeball, Google Talk, Google Romance, Picasa sampai perusahaan manajemen RSS Feedburner… Amunisi Google sebenarnya sangat lengkap. Hanya saja sepertinya mereka belum menemukan resep yang pas meramu sebuah jejaring sosial – atau bisa dikatakan masih menunggu waktu dengan “nyicil” satu per satu komponen ultimate weapon sebuah wadah pemersatu komunitas.

Terintegrasi langsung dengan browser Chrome yang terkenal kencang.

Namun seandainya saat itu mereka menseriusi rencana tersebut, mungkin sejarah patut direvisi. Bagaimanapun, Facebook tetap nomer satu saat ini… dan teknologi cloud computing yang bisa menjadi sarana paling penting suatu komunitas di dunia maya, makin menambah geliat persaingan. Tidak heran saat ini Google+ makin mengoptimalkan “pertemuan di awan” melalui cloud computing. Toh aplikasi unggulan mereka, Google Documents, Picasa, Google Mail… semuanya berbasis komputasi di awan…. Jika berhasil, Google bisa menjadi pemenang!

Gagal melakukan koneksi dengan “awan”… Jadi sebenarnya Google+ itu berada di langit ya?

Membaca preview Google+ bisa menjadi déjà vu, karena Ardani sudah mengulasnya di sini. Karena itu saya hanya sedikit menambah, plus yang hilang dari artikel kami sebelumnya, trailer mengenai Google+, khusus bagimu yang sampai saat ini berharap cemas permintaan masuk Circle-nya Google+ belum juga di-approve. Perlu kamu ketahui juga, proyek Google+ masih berjalan di tahap beta… Namun keseluruhan fasilitasnya bisa kita coba di tengah antar muka yang sangat minimalis. Oh ya, bicara minimalis, sadarkah kalian pengguna Google Mail, Google Calendar, atau Google Documents jika antar mukanya juga berubah minimalis? Tepat sekali! Google memang sengaja merubahnya biar menjadi serasi dengan tampilan antar muka Google+

Para cosplayer Surabaya pasti mengenal tampang satu ini… Salah satu kontributor Duniaku dan Zigma – Omega lho!

Di sini ada Stream yang sama fungsinya seperti Wall di Facebook, dimana kamu bisa membaca update dari teman, berikan comment dan bahkan +1 mereka (ya ya, seperti Facebook). Bedanya di sini adalah +Circle, yang begitu mudahnya memungkinkan kita mengorganisir contact. Kalau saya sih, Contact  default hasil sinkronisasi dengan Android….  nah, itu satu “plus” lainnya…. Bayangkan ada berapa banyak pengguna Android? Google sudah punya amunisi lain!! Facebook sendiri baru punya dua tipe PONSEL Facebook, yang sudah saya ulas di sini, dan di sini. Untuk mengorganisir Contact, kita tinggal Drag dan Drop saja mereka ke dalam kategori Circle yang sudah tersedia. Karena itu akhir-akhir ini jamak terbaca status teman-teman yang bunyinya: Lingkaran, seret, geret, tendang…. Mereka sedang berada di dunia Google+ tuh!! Circle yang dibagi per kategori, seperti Keluarga, Teman, Kenalan atau bisa juga buat kategori Circle baru, Classmates, Book Club, Colleagues, atau apa pun yang kamu suka – itu satu fungsi penting yang tidak ada di Facebook, walaupun mampu ditangani dalam fungsi Group.

Seret, geret, atau tendang masuk ke lingkaran… !!

Berbagi status atau apa pun (foto misalnya) dilakukan dalam level Circle – dan apa yang kamu bagi bersama keluargamu jelas beda dengan yang lain bukan. Satu lagi yang mungkin menjadi penutup kelemahan Facebook, dimana semua status (entah itu curhat masalah keluarga, pasangan, kerjaan)  bisa dibaca dengan mudah oleh pengguna lain. Di Facebook memang ada fungsi untuk menyortir apa yang kamu bagikan. Namun Google+ menjadikan kerumitan merubah setting untuk menyortir di Facebook tersebut menjadi lebih mudah. Demikian, kamu bisa menghindari keadaan canggung, jika ibumu membaca sesuatu yang mungkin belum siap untuk disiarkan kepada keluarga – rapot merah misalnya, baru punya pacar misalnya, baru menabrakkan mobil bokap misalnya…. hehe! Enaknya nih, buat saja Circle private, yang isinya cuma pacar saja, dan kamu bebas menulis status romantis, rayuan, ngegombal, janji nge-date, atau apa pun yang private, tanpa harus terbaca orang lain. Hebat…

Circle juga berperan penting ketika kamu mau melakukan hanging out – Dan di sini +Hangout merupakan istilah Google untuk layanan video chat untuk beberapa orang sekaligus (maksimal sementara ini 10 orang). Lebih seperti chat room dibandingkan video call – kamu bergabung dalam hangout dan bicara dengan temanmu lainnya. Idenya di sini adalah ngobras via video dengan teman yang berjauhan,  namun gratis.  Facebook juga sudah memiliki layanan ini lho… Dan Microsoft yang sudah berhasil memiliki Skype per Januari lalu, pasti juga menyembunyikan sesuatu. Kami ulas detailnya, keseluruhannya, dalam Zigma edisi #105 bulan Agustus mendatang… (numpang promo yo!!)

Dan jika kamu merasa Circle atau Hangout itu masih dianggap sama dengan pesaing, bagaimana dengan +Sparks – sebenarnya fungsinya ini semacam pengembangan Google Search. Kamu memasukkan apa yang menjadi interest-mu saat itu, dan Google akan mencarikan topik terbaik – oh ya, tahukah kamu sekarang Google Search bisa juga menjadi foto yang kita upload? Dan ketika Google menemukan topik yang pantas dan sesuai dengan kesukaanmu sekarang, akan diajukan, dan bisa menjadi topik pembicaraan dengan mereka yang ada di Circle. So, bye bye deh status gak jelas yang biasa kita temui di Wall… hehe!

Google pun tidak mengacuhkan pengguna mobile. Juga ada aspek sederhana seperti geo-tagging post yang kamu share (hanya jika kamu ingin meng-geo-tagnya) dan foto yang kamu ambil bakal bisa juga langsung  ter-upload ke “awan.” Opsi tersebut bisa dinonaktifkan kok… dan maaf ya mas bro, mbak sist, tante, dan om” sekalian, baru ANDROID saja yang bisa melakukannya…. hehe! Nantinya Google bakal membuka opsi dukungan mobile untuk platform lainnya kok.

Juga ada fitur +Huddle. Semacam group chat aplikasi yang berbasis pada anggota Circles.

Google+ bisa kamu akses melalui browser ponsel apa pun jika kamu navigasikan browser ke https://plus.google.com dan juga sebagai aplikasi Android, yang bisa diunduh di sini, serta segera dalam waktu dekat untuk iOS melalui App Store. Sepertinya kali ini Google berjalan di rute yang benar, dan jika racikan minimalis mereka ini, yang sukses memaksimalkan teknologi awan bisa diterima oleh milyaran manusia Bumi, bisa jadi mereka menjadi pemenang di tengah persaingan jejaring sosial. Yang sudah masuk ke Circle saya, atau lagi menunggu di-approve, atau sudah melihat video di atas, bisa share pendapat di bawah ya….  Dan jangan lupa, SERET saya masuk ke Lingkaranmu, melalui ura.zigma@gmail.com. Thx!!

Sorry ya, sementara ini hanya tersedia untuk ANDROID…. ^^

SHARE
Previous articleChinese (Fake / Copycat) Console Invasion
Next articleSejarah Motion Sensing Controler
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.