Indonesia Bermain: Ketika Bermain Tak Lagi Sia-Sia

Putaran pertama Road Play (road show Indonesia Bermain) baru saja terlewati. Lebih dari 200 orang di Semarang (14/07), Solo (15/07), dan Jogjakarta (16/07) menyambut antusias Road Play. Mengangkat tema Berbagi Semangat Positive Gaming, Road Play Indonesia Bermain yang didukung oleh Nokia Indonesia mencoba kembali mengingatkan seluruh kalangan tentang berbagai potensi besar dari aktivitas bermain.

Road Play pertama bertempat di Hotel Santika Premiere Semarang. Didukung oleh berbagai komunitas kreatif semarang: Playon, Klinik Desain, dan Ting Creative, RoadPlay Semarang dibuka dengan sharing dari Ari Maulana Syarif, dosen Universitas Dian Nuswantoro yang juga mengembangkan sejumlah game pendidikan, mengenai format pembelajaran berbasis game masa depan. Acara dilanjutkan dengan sharing dari Eko Nugroho sebagai inisiator Indonesia Bermain. “Bermain pada dasarnya adalah sebuah aktivitas yang mengingatkan kita semua bahwa kegembiraan bisa kita hadirkan dan bisa kita bagikan di mana saja, kapan saja, dan untuk semua. Lewat bermain kita bisa hadirkan kegembiraan dalam belajar, bekerja, berusaha, dan berbagai hal lainnya.”, tegas Eko menampik persepsi negatif tentang bermain. Acara kemudian ditutup dengan sesi main bersama.

RoadPlay berikutnya mengambil tempat di Rempah Rumah Karya kota Solo. Road Play Solo disambut antusias oleh kalangan seniman dan mahasiswa. “Ketika kita berikan ruang dan kebebasan untuk bermain ada banyak kreativitas yang bisa tercipta.” Demikian diungkap Agus Siswanto, seorang seniman asal Solo. Hal yang sama kemudian juga ditegaskan oleh Eko Nugroho ketika menutup sesi sharing, “Ketika setiap rumah  mampu menghadirkan aktivitas bermain secara rutin bagi seluruh keluarga, dalam waktu singkat akan ada banyak hal luar biasa yang akan hadir di Indonesia. Untuk itu, mari kita hadirkan Indonesia Bermain!”. Seperti pada RoadPlay sebelumnya, acara bermain bersama menjadi acara penutup. Berbagai permainan baik digital maupun board game menjadi suguhan menarik untuk seluruh peserta Road Play.

Talk Show, dari kiri ke kanan Ari Maulana Syarif (Udinus), Vincentius Hening (Agate Studio), dan Jaya (moderator)
Eko Nugroho dari Kummara (kanan, baju biru) menjelaskan tentang boardgame Punakawan
Roadplay Jogja

Didukung oleh komunitas  Wedangan, Asosiasi Desain Grafis Indonesia (ADGI) Chapter Jogja, Gamelan, dan berbagai komunitas kreatif lainnya, Road Play Jogja diadakan di Roemah Pelantjong Jogjakarta. Marsudi, Creative Director PT Aseli Dagadu Djokdja membuka sesi sharing. Ia mengungkapkan bahwa kunci dari segala pencapaian Dagadu, salah satunya adalah keleluasaan bagi seluruh staf untuk selalu bermain dan berkreasi dengan berbagai tema yang ada. Sesi sharing dilanjutkan Eko Nugroho yang menyampaikan bahwa sebenarnya sewaktu kecil kita banyak belajar lewat bermain dan ia tutup dengan pernyataan, “Untuk itulah sebenarnya Indonesia Bermain coba hadir, untuk kembali mengingatkan kita semua akan potensi bermain sesungguhnya.”

Di tiap kota Road Play juga disampaikan informasi mengenai kompetisi yang akan menjadi salah satu rangkaian acara Indonesia Bermain. Agate Studio dan Kummara, sebagai penyelenggara dan didukung oleh Nokia Indonesia, akan menjaring berbagai game ideas (digital dan board game) serta mobile game ideas lewat Indonesia Bermain. Dalam hal ini Nokia Indonesia sangat mendukung industri game di Indonesia untuk terus maju dan berkembang.

Mulai Minggu ini RoadPlay putaran kedua kembali akan berlangsung di tiga kota: Surabaya (21/7), Bandung (23/7), dan Jakarta (30/7). Info lengkap tentang RoadPlay di kota-kota tersebut bisa di akses di: http://indonesiabermain.com/roadshow/


SHARE
Previous articleHistory of Xbox 360 Fanboys Indonesia
Next articleChoose Your Fate,Stay Loyal With Katherine Or Catherine !!!!(US Version)
Agate Studio is a game developer company creating wide range of games. Established in 2009, the company is growing quickly and became one of the biggest game developers in Indonesia. We maintain our quality and professional service to deliver fun experience in each game we made.