Dunia Animanga: Minggu 1 Agustus 2011 – Rose-colored Nostalgia

Minggu ini pasti semua orang sibuk mengantri untuk menonton Harry Potter: Deathly Hallows Part 2 dan Transformers: Dark of the Moon. Bahwa ada animo yang sangat besar terhadap kedua film tersebut menunjukkan kondisi dunia media bahwa ada jurang yang sangat besar antara sebuah properti yang paling terkenal dengan seluruh properti lain.
Sebuah efek melingkar. Setelah melewati poin di mana satu properti mendapat banyak perhatian, kemudian membuat mereka yang belum mengenalnya menjadi tertarik, sehingga akibatnya properti tersebut mendapat lebih banyak perhatian. Karena seseorang hanya mempunyai sebegitu banyaknya waktu luang, akibatnya properti lain tidak mendapatkan perhatian yang sama dari orang kebanyakan.
Itulah yang terjadi pada mayoritas anime dan manga di lapangan media dunia.

BERITA

ADAPTASI BARU

Melanjutkan pemberitaan mengenai adaptasi anime baru Hunter X Hunter minggu lalu, dikonfirmasikan bahwa anime baru ini tidak akan mengadaptasi arc terakhir “Ant Chimera” seperti dugaan kebanyakan orang, melainkan kembali menceritakan dari awal. Adaptasi ini akan ditangani oleh studio Madhouse, cukup mengejutkan mengingat studio veteran ini jarang mengerjakan anime mainstream. Menjanjikan karena anime produksi Madhouse jarang mengecewakan, dengan resume seperti Trigun, Cardcaptor Sakura, dan Death Note.

Tidak mengejutkan juga bahwa Fairy Tail, salah satu manga shonen paling populer saat ini, mendapatkan season baru adaptasi anime September ini, dengan dimulai dari arc “Tenrojima.”

Ke properti yang belum begitu diketahui, sebuah seri novel horror bernama Another tentang ruang kelas yang terkutuk akan mendapatkan adaptasi anime tahun depan. Versi anime ini akan memfiturkan desain karakter dari Noizi Ito, yang sebelumnya juga telah membuat desain karakter untuk Suzumiya Haruhi dan Shakugan no Shana.

Sebuah seri light novel bernama Papa no Iu Koto o Kikinasai! Mengenai seorang anak kuliah yang secara tiba-tiba harus mengurus ketiga keponakannya setelah kakaknya menghilang akan mendapatkan adaptasi anime. Melihat bahwa sang pembuatnya Tomohiro Matsu membuat Mayoi Neko Overrun (yang telah mendapat adaptasi anime), seri ini sepertinya akan lebih fokus ke komedi daripada drama.

Ke adaptasi live-action,seri manga Ushijima the Loan Shark (Yamikin Ushijima-kun) yang sebelumnya telah mendapatkan telah mendapatkan adaptasi serial TV akan mendapatkan adaptasi film tahun depan. Seri ini sendiri menceritakan mengenai drama di dunia hitam lewat mata seorang lintah darat. Takayuki Yamada yang menjadi pemeran tokoh utama di serial TVnya akan kembali memainkan peran tersebut di film ini.

Berita yang mirip juga ada mengenai Hotaru no Hikari, seri manga mengenai romansa seorang wanita karir. Sebelumnya mendapatkan 2 season serial TV pada 2007 dan 2010, kali ini akan mendapatkan adaptasi film yang akan tayang tahun depan. Kedua pemeran utama di serial TVnya, Haruka Ayase dan Naohito Fujiki akan kembali memerankan perannya di film ini. Seri manganya sendiri telah dirilis resmi oleh Level Comics di Indonesia hingga volume 12.

Ke adaptasi yang tidak biasa, sebuah manga komedi romantis berjudul Tuxedo Gin mengenai seorang petinju yang ketika koma jiwanya masuk ke dalam penguin, binatang favorit pacarnya, dan berusaha melakukan perbuatan baik sehingga dia bisa kembali ke badannya akan mendapatkan adaptasi (belum jelas animasi atau live-action) oleh Ben Garant di bawah Walt Disney Pictures dengan nama Tux. Jika mengesampingkan bahwa sumbernya merupakan manga, premis seperti itu merupakan sesuatu yang tidak aneh bagi Disney untuk menciptakan sendiri, seperti seri-seri komedi live-action lain di Disney Channel.
LINK TRAILER MINGGU INI

Ben-To, sebuah anime adaptasi dari light novel komedi mengenai pertarungan memperebutkan  bentou (nasi kotak) setengah harga.
Versi film dari Negima dan Hayate The Combat Butler yang akan tayang di Jepang akhir Agustus
Adaptasi film dari light novel To Aru Hikūshi e no Tsuioku (Flashbacks to a Certain Aerial Pilot) ]mengenai seorang pilot perang dunia yang bertugas menyelamatkan seorang putri dari daerah musuh yang akan tayang di Toronto International Film Festival pada pertengahan September.
Momo e no Tegami (A Letter to Momo), film dari Hiroyuki Okiura (sutradara Jin-Roh: The Wolf’s Brigade) dan Production I.G. mengenai seorang anak perempuan dan surat terakhir dari ayahnya yang meninggal yang juga akan tayang di Toronto International Film Festival.

RILIS KOMIK MINGGU INI

ELEX

  • Topeng Kaca 15 (Deluxe)
  • Kungfu Boy 04 (Premium)
  • Her Idol Boy 01
  • Doraemon Movie: The Doraemons, Operasi Besar Serangga Bersemi
  • Kariage Kun 44
  • Skip Beat 20
  • Durarara 03
  • My 17th Spring 02
  • Boy Dolls 02
  • Blooming Youth 04
  • Library War Love & War 04
  • The Tyr Chronicles 07

LEVEL KOMIK

  • LC: Soul Eater 09
  • LC: Tokyo 23 02
  • LC: Dawn of the Arcana 02
  • LC: Angel Heart 09
  • LC: Iliad 05
  • LC: Miso-Com 10

m&c

  • Together in Love 4
  • We Love You, shiro!
  • Last Summer Cinema 2

KOMIK SINGAPURA

  • XOL : The Exolight 1

KOLONI

  • Pelangi di Naungan Mentari
  • Koloni Jagoan 4

KOMIK KOREA

  • Idol Love Story 5
  • Crazy Girl Shin Bia 4
  • Say Say Say 4
  • My Own Princess 6
  • Perfect Love Project 5

PILIHAN SOROTAN


Kungfu Boy Vol. 4 Edisi Premium (dari 35. Rp 24.000,-): Komik shonen klasik favorit mereka yang besar di era 90-an seperti saya. Tidak dibalik dan terjemahan baru. Kesempatan untuk membeli kembali seri klasik ini bagi mereka yang koleksinya telah hilang atau diloak.
Topeng Kaca Vol. 15 Edisi Deluxe (dari 47-ongoing. Rp 24.000,-): Saya tidak ingat akan Topeng Kaca saat pertama kali terbit, karena saya tidak tertarik pada komik cewek pada saat itu. Karena itulah sekarang saya mengoleksi seri klasik ini setelah diterbitkan ulang. Entah apakah bisa dibilang seri klasik karena manga shoujo ini masih berlanjut sampai sekarang.
Angel Heart Vol. 9 (dari 33. Rp. 19.500,-): City Hunter juga merupakan salah satu manga klasik yang populer di Indonesia. Tidak mengherankan bahwa sekuelnya diterbitkan di sini, meski banyak yang berpendapat kurang mampu mengulang gabungan komedi dan aksi dari City Hunter.

Soul Eater Vol. 9 (dari 19-ongoing. Rp. 18.500,-): Seri shonen aksi yang solid dengan konsep dan karakter yang menarik plus desain visual yang unik. Tidak butuh lebih dari itu untuk membuat sebuah seri shonen aksi yang menghibur.
Durarara Vol. 3 (dari 4-ongoing. Rp. 16.500,-): Adaptasi light novel berjudul sama yang juga telah diadaptasi menjadi anime. Bercerita mengenai sekumpulan orang-orang aneh di Ikebukuro dengan benang merah elemen mistis seorang Dullahan. Jalinan cerita yang terjadi antara mereka membingungkan sekaligus menarik.
Library War Love &War Vol. 4 (dari 7-ongoing. Rp. 16.500,-): Juga merupakan adaptasi light novel berjudul sama. Bercerita mengenai perang antara kebebasan dan sensor. Gabungan antara cerita aksi dan romansa ala shoujo ini cenderung naik-turun secara kualitas, namun tetap cukup menarik untuk diikuti.

Skip Beat Vol. 20 (dari 28-ongoing. Rp. 16.500,-): Di antara tokoh utama manga shoujo yang mendapatkan kekuatan dari cinta, tokoh utama dari Skip Beat mendapatkan kekuatan dari dendam. Cerita manga ini berpusat padanya untuk sukses di showbiz dengan kekuatan yang tidak berdasar dari cinta maupun dendam.
Koloni Jagoan Vol. 4 (Rp. 16.500,-): Dengan lapangan komik Indonesia sekarang, sepertinya memang cocok membuat kumpulan cerita pendek seperti ini. Minimal pembacanya akan menemukan satu-dua yang menarik. Garudaboi yang merupakan salah satu komik Koloni yang paling populer menjadi daya tarik di sini, dengan memberikan cerita ‘episode zero’ tentang kelahiran seorang superhero di mana nuansa lebih dramatis daripada komedik. Cukup menarik namun merupakan sesuatu yang sudah diulang sampai busuk oleh komik superhero Amerika. Dewa Keris yang merupakan komik paling panjang di volume ini sepertinya mencoba kembali ke seri aksi komik Indonesia jadul mengenai seorang ahli keris di era kerajaan. Berarti juga menderita masalah yang sama, yaitu tokoh utama yang terlalu kuat dan kurang menarik. Kopi Pahit merupakan cerita kehidupan sehari-hari seorang anak kuliah desain, dengan sedikit keunikan bahwa sebagian karakter digambarkan separuh hewan. Tidak jelek, namun terlalu biasa untuk sesuatu yang lebih panjang. Sorotan utama jelas ada di cerita terakhir, Kamfretto dari C. Suryo Laksono yang sebelumnya telah membuat Seer: Genchildren. Seperti karya sebelumnya, ini merupakan gabungan dari aksi, komedi, dan absurditas. Sekumpulan agen dari organisasi rahasia bukan sesuatu yang unik. Namun tukang becak cyborg dengan becak yang bisa menembak bazooka tidak hanya unik, tapi mengagumkan.


SHARE
Previous articleSistem Battle Dan Karakter Baru Untuk Ragnarok: Imperial Princess Of Lights And Darkness
Next articleReport GE Tag Team Pro Jakarta
Sebagai seorang yang tertarik dengan analisis, pria yang dipanggil Ryo ini menyayangkan kurangnya hal demikian di jurnalisme pop culture Indonesia, terutama game, anime, dan komik. Harapannya adalah pengembangan budaya membaca dan menulis kritis secara khusus di Indonesia. Dia sendiri tertarik dengan berbagai macam media, namun obsesi utamanya adalah komik. Misi pribadinya adalah mengangkat karya-karya luar biasa non-mainstream yang sering dilewatkan orang.