Conan The Barbarian: Sang Barbarian Kembali dalam Format 3D!

Judul : Conan The Barbarian
Studio : Nu Image Films / Millenium Films
Distributor : Lionsgate
Rilis Internasional : 19 Agustus 2011
Pemain : Jason Momoa, Rose McGowan, Bob Sapp

Gelombang film blockbuster musim panas memang sudah mulai berangsur-angsur surut, namun bukan berarti film-film selanjutnya tidak layak untuk dinantikan. Sebut saja, di bulan Agustus ini saja masih ada beberapa judul film yang layak masuk daftar tonton, seperti Final Destination 5, The Smurfs hingga Conan The Barbarian ini. Eits, Conan disini bukan film yang menceritakan detektif anime Conan yang sering kita tonton di televisi lho, tetapi Conan disini adalah seorang karakter buatan Robert E. Howard, tentang seorang barbarian yang sudah malang melintang sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu, dan film ini juga bukanlah film pertamanya, melainkan sudah mencapai seri ketiga. Jika di kedua film sebelumnya, peran Conan dipercayakan kepada Arnold Schwarzenegger, maka di film ini peran tersebut jatuh kepada Jason Momoa, yang sebelumnya dikenal sering membintangi serial televisi seperti Baywatch dan Stargate Atlantis. Untuk pengisi peran lainnya, terdapat nama Rose McGowan (The Black Dahlia, Grindhouse) dan Stephen Lang (Public Enemies, James Cameron’s Avatar).

Meskipun film ini kembali mengisahkan Conan, namun pihak rumah produksi ingin menyajikan sesuatu yang baru, yang lain dari dua prekuelnya. Dikisahkan, setelah ayahnya terbunuh dan desanya sudah hancur, Conan kembali berkelana ke sebuah dunia yang baru, dimana dia menjadi seorang pahlawan, sekaligus seoang perompak. Dalam perjalanannya tersebut, Conan menemukan bahwa sukunya tengah dalam keadaan bahaya, dan dia harus menghentikan para musuh yang ingin mengancam eksistensi sukunya. Pada akhirnya, dia berhadapan dengan Khalar Zym, seorang penguasa yang zalim dan tidak mengenal ampun. Untuk mengalahkan Zym, Conan terlebih dahulu harus mengalahkan para antek-anteknya, antara lain Zym Henchmen, dan juga Marique seorang penyihir yang juga merupakan adik dari Zym. Bisakah Conan menyelesaikan masalah tersebut dan menyelamatkan bangsanya dari kepunahan?

Sebenarnya, film ini sudah direncanakan jauh-jauh hari, setelah sekuelnya ditayangkan, tepatnya pada tahun 1990 lalu dengan judul King Conan: Crown of Iron. Namun, karena pada tahun 2003 Arnold sudah menjadi gubernur California, proyek ini pun diurungkan dan baru terlaksana sekarang. Kita tunggu saja, apakah perencanaan bertahun-tahun ini bisa menghasilkan sebuah film yang mengesankan, atau harus rela tenggelam dibalik judul-judul box office lainnya.


SHARE
Previous articlePersiapan Mudik Lebaran, Mari Periksa “Sepatu”-nya Kendaraan!
Next article10 Adegan Kematian Tragis dalam Final Destination
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.