Battlefield 3 Dikemas Dalam 2 Disc Untuk Xbox 360

Pada saat Battlefield 3 diumumkan banyak orang bertanya-tanya berapa jumlah disc yang akan digunakan pada game ini mengingat bagaimana spektakulernya game besutan EA ini. BF3 memang diprediksi akan “memaksa” console & PC sampai ke batas maksimalnya, selain akan berjalan pada 30 FPS di console tapi BF3 juga akan dikemas dalam dua keping disc khusus untuk Xbox 360, kedua keping tersebut terdiri dari single player campaign di disc 1 & multiplayer mode pada disc 2.

Pengemasan disc pada BF3 ini sepertinya mengadaptasi dari game Halo 3: ODST yang sama-sama disc 2nya digunakan untuk multiplayer mode. Game Xbox 360 yang nanti akan memiliki disc lebih dari satu bukan hanya BF3 tapi juga Rage yang diinfokan akan memiliki tiga keping disc, sedangkan game buatan Bethesda yang lain yang diprediksi akan memiliki daya jelajah yang sangat luas yaitu Elder Scroll V: Skyrim malah akan dikemas hanya dalam satu disc.

Sampai sejauh ini belum ada info yang resmi apakah pesaing BF3 yaitu Call of Duty: Modern Warfare 3 juga akan memiliki disc lebih dari satu untuk mode multiplayer mengingat MW3 memiliki komunitas online yang lebih banyak dibanding BF3. Well, mari kita berharap saja dengan penggunaan kapasitas maksimal dalam satu kepingan disc kita akan mendapatkan pengalaman bermain single player mode yang durasinya lama. (Steve Rogers)

 

 



SHARE
Previous articleHollywood Menginvasi Bioskop Indonesia, all previews here !
Next articleQuantum Conundrum Portal Versi Square Enix?
Steve Rogers adalah pendiri grup Xbox 360 Fanboys Indonesia di Facebook yang sudah malang-melintang di dunia game kira-kira selama lebih dari 15 tahun, bahkan sejak belum bisa berdiri. Spesialisasinya adalah pemberitaan mengenai game-game barat terutama yang berkaitan dengan console Xbox. Cirinya dalam menulis adalah original, sensasional, bebas dan apa adanya, kontroversial hanyalah efek dari karyanya. Sesuai dengan motonya “doing the right thing isn’t doing the right thing”, ia tidak peduli dengan reaksi yang akan muncul terhadap karyanya karena ia menyadari maksud yang ia sampaikan belum tentu bisa diterima oleh orang lain.