Benchmarking Xperia Play… Sekencang Apa Duet Prosesor dan GPU-nya?

Logikanya, kinerjanya setara CSL Mi410 yang pernah saya ulas di artikel Tak Tahan Godaan Mia. Namun hasil score benchmark Quadrant-nya sekitar 1350-an masih di bawah CSL Mi410, yang mencapai lebih dari 2000. Sedangkan untuk benchmark Neocore, hanya di kisaran 50 fps saja. Namun nilai itu dengan versi software Gingerbread 2.3.2. Setelah kamu upgrade ke Android 2.3.3, Quadrant meningkat di 1500-an, serta Neocore menjadi 60 fps.

Untuk kinerja harian, dengan aplikasi hanya puluhan saja, kamu tidak akan merasakan “lag” ketika mengoperasikan. Namun begitu aplikasi dan proses sudah cukup banyak, selain lebih berat, internal storage yang hanya 400 GB bisa dipastikan sangat kurang. Solusi memang memindahkan aplikasi ke memory eksternal, namun tidak semua bisa dipindahkan. Solusi lain yang lebih advance untuk menghemat internal storage, menuntut syarat ROOT-ing – yang tidak disarankan, karena membatalkan garansi. Dengan RAM 512 MB, meskipun sebenarnya cukup, namun ketika makin banyak aplikasi dan proses berjalan, kamu pasti hanya mendapatkan sisa di bawah 150-100 MB saja. Saat itulah gejala lag saat pengoperasian mulai terasa, apalagi jika dibarengi bermain game.


SHARE
Previous articleFacebook Juga Punya WoW!
Next articleSepuluh Karakter Baru Turut Meramaikan “Heroes Phantasia”
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.