Dead or Alive 5 Dipersiapkan

Saya adalah salah satu pecinta game fighting yang menyukai konsep Dead or Alive. Ummm, maksud saya bukan hanya suka dengan “itu”-nya saja, namun Dead or Alive secara general. Kebetulan saya memainkan game ini sejak seri pertamanya (Danger Zone).

Di seri awal tersebut, Dead or Alive tampil lebih serius, dan tidak terlalu mengekspos keseksikan karakter wanitanya. Namun lambat laun game ini bermetamorfosa lebih ke arah “soft porn”. Sangat disayangkan, padahal seri ini punya gameplay menarik dan interaksi dengan background yang luar biasa (bahkan interaksi ini terbaik jika dibandingkan dengan Tekken dan Virtua Fighter).

Video pre-alpha yang ditampilkan di TGS baru-baru ini (untuk PS3 dan Xbox360) membuat saya kembali bersemangat. Pertama, mereka tidak menampilkan Kasumi, Ayane, atau keseksian lainnya. Yang bertarung adalah Ryu Hayabusha melawan Hayate. Pertarungan serius!

Presentasi pertarungan, counter hold, dan terutama interaksi backgroundnya luar biasa! Kalau mereka mau merombak total karakternya (less female fighter, more serious fighter with serious martial arts), saya yakin Dead or Alive 5 bisa menjadi salah satu pilihan game fighting yang menarik ketika dirilis nanti.


SHARE
Previous articleGears of War 3 Final Preview
Next articleWindows 8 Developer Preview… Ngicipi “Jendela” yang Lebih Mobile
Mengawali karier menulisnya pada tahun 1997 sebagai kontributor rubrik game majalah Mentari Putera Harapan. Namanya mulai dikenal setelah dia turut membidani lahirnya majalah game pertama di Indonesia, Game Master. Begitu banyak majalah yang lahir dari buah pemikirannya. Sebut saja Game Master, 3D Magazine, Ultima Nation, hingga Zigma dan Omega. Tidak hanya dikenal sebagai jurnalis dan konseptor, GrandC juga seorang penulis cerita. Saat ini dia banyak disibukkan dengan pengembangan Vandaria, dunia fiksi ciptaannya.