Butuh microSD Berkapasitas Gede? Ada Pilihan 64GB dari SanDisk!

Berapa sih kapasitas maksimal flash memory yang menurutmu pas untuk disandingkan dengan sebuah smartphone? Walaupun kenyataannya kita merasa sudah cukup dengan 4GB atau 8GB, namun embel-embel pada kotak pembungkus sebuah ponsel pintar yang berbunyi “up to xxGB” menjadi salah satu daya tarik tersendiri, dan membuktikan bahwa tipe tersebut adalah yang terbaru, bisa dikawinkan dengan memory eksternal berkapasitas besar. Dan bicara kapasitas besar, Sandisk baru saja mengkonfirmasikan kartu microSDXC dengan kapasitas 64GB, yang tentu saja didesain khusus untuk sebuah smartphones.

Kartu memory ini jelas melegakan mereka yang kemana-mana bergantung pada media penyimpanan yang mobile. Masuk dalam seri Mobile Ultra dalam portfolio Sandisk, flash card ini diklaim mengadopsi kemampuan kartu class 6, yang biasanya memberi kita kecepatan tulis minimum hingga 6MB/s (detik) dalam satu fragment pada kartu tersebut. Namun kemampuan tertingginya, kartu dari class 6 seharusnya maksimalnya mampu mencapai kecepatan transfer 30MB/s (200x). Ya, kamu benar, masih belum ada smartphone di pasaran yang bisa “keep up” dengan fitur kartu memory tersebut… dan jika di-benchmark pun biasanya hanya separuhnya saja.

Dan sayangnya, SanDisk juga belum mengkonfirmasikan apakah smartphone yang sudah eksis saat ini bisa menerima kartu microSDXC mereka ini. Sepertinya kita masih harus menunggu dulu, walaupun SanDisk sendiri juga sudah menawarkannya di online store mereka seharga $219. Langkah SanDisk ini bukan yang pertama, karena sebelumnya sudah ada solusi microSDXC dari Kingmax, yang juga menawarkan kapasitas 64GB.


SHARE
Previous articleX-Men: Destiny… Ternyata Menjadi Mutant Adalah Sebuah Pilihan
Next articleXperia Play Mendapatkan Lode Runner X… Ayo Mulai Gali Lubang!
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.