Versi Baru Skype Untuk Android… Dan Tiga Optimus LG Mendapat Video Call

Sejak diakuisisi Microsoft pada Mei 2011 lalu, banyak yang memprediksi Skype bakal ekslusif untuk piranti berlabel “jendela.” Nyatanya, Skype tetap mendukung platform lainnya. Seperti kemarin mereka merilis update versi Android (menjadi v2.5.0.108) aplikasi video call terpopuler untuk mobile tersebut, dengan dukungan kepada lebih banyak tipe smartphone. Tepatnya 14 Droid terbantu mengoptimalkan kamera sekundernya supaya bisa melakukan video call. Termauk pada daftar 14 piranti adalah beberapa keluarga Sony Ericsson (Live with Walkman dan neo V), tiga LG Optimus (2X, 3D dan Black), HTC Shooter yang ekslusif Jepang, lima Droid Motorola (Photon, Droid 3, Bionic dan Atrix) serta beberapa tablet Honeycomb (T-Mobile Samsung Galaxy Tab 10.1 dan Motorola Xoom). Mereka semua bergabung dengan 27 piranti lain yang sudah didukung dalam release software versi sebelumnya. Sepertinya tidak ada pembenahan besar dalam release ini, namun berikut ini detailnya:

  • Tambahan 14 piranti yang masuk kategori “whitelist” untuk video calling (artinya, hanya yang terdaftar saja didukung resmi Skype, walaupun kamu tetap bisa meng-install aplikasi ini ke semua Droid, dengan performa yang tidak sebaik di daftar wahitelist).
  • Video call kini bisa diperasikan secara portrait dan landscape. Sentuh layar dua kali untuk melakukan zoom.
  • Perbaikan recent view – conversation dikelompokkan berdasarkan contact.
  • Perbaikan untuk dukungan Bluetooth headset.
  • In-client advertising. (iklan tidak akan muncul jika kamu berlangganan Skype Credit, Calling atau Skype Premium)
  • Kini bisa mengedit  dan menghapus pesan IM.
  • Skype tidak lagi jalan di background ketika kamu sign out.

Untuk mendapatkan versi baru Skype untuk Droid-mu ini, bisa langsung melalui Android Market atau jika lebih suka offline install, berikut ini ada link Mediafire untuk men-download .apk-nya ke PC. Sayang, versi Android ini masih belum bisa menandingi fitur versi iOS-nya, yang mendapatkan fungsi image stabilization, emoticon dan Bluetooth.

Catatan:

  • Jika kamu menggunakan Android 2.2 (Froyo) atau lebih tinggi, namun piranti yang kamu gunakan tidak terdaftar di What’s New, kamu masih bisa melakukan video call melalui setting Skype. Namun bisa dipastikan kualitas video call tidak sebaik piranti yang masuk wahitelist.
  • Pada Android 2.2 (Froyo), hanya kamera belakang yang berfungsi, karena hanya Android OS 2.3 atau lebih tinggi mendapat akses kamera depan.
  • Jika setting untuk melakukan video call tidak muncul dalam Skype Settings pada pirantimu, itu artinya video call belum didukung pada smartphone yang kamu gunakan.
  • Aplikasi ini memerlukan data plan atau koneksi WiFi.

Daftar Whitelist:

  • Samsung Nexus S
  • Samsung Galaxy S 4G
  • Samsung Galaxy S
  • Samsung Galaxy S Fascinate
  • Samsung Droid Charge
  • Samsung Galaxy S II
  • Samsung Galaxy Tab 7 WIFI
  • Samsung Galaxy Tab 7 Verizon
  • Samsung Galaxy Tab 7 Sprint
  • Samsung Galaxy Tab 7 Plus
  • HTC Desire
  • HTC Desire S
  • HTC Incredible S
  • HTC Desire HD
  • HTC EVO 4G
  • HTC EVO 3D
  • HTC Sensation 4G
  • HTC Thunderbolt
  • HTC Flyer
  • Sony Ericsson Xperia Neo
  • Sony Ericsson Xperia Pro
  • Sony Ericsson Xperia Play
  • Sony Ericsson Xperia Ray
  • Sony Ericsson Xperia Mini Pro
  • LG Revolution
  • Samsung Galaxy Tab 10.1 (T-Mobile)
  • HTC SHOOTER (KDDI)
  • Sony Ericsson Xperia Live with Walkman
  • Sony Ericsson Xperia Neo V
  • Acer Iconia Tablet (A500)
  • LG Optimus Black (hanya untuk tampilan landscape)
  • LG Optimus 3D (hanya untuk tampilan landscape)
  • LG Optimus 2x (hanya untuk tampilan landscape)
  • Motorola Photon
  • Motorola Droid3 (hanya untuk tampilan landscape)
  • Motorola Bionic (hanya untuk tampilan landscape)
  • Motorola Xoom
  • Motorola Atrix

SHARE
Previous articleHidup Baru Bagi Xperia Lawas…. CyanogenMod Kembangkan CM7 Khusus Xperia
Next articleYahoo! Resmi Merilis Flickr Untuk Android… Menggoda Lewat Photo Session
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.