Kenyang dengan Roti Jahe, Mari Kita Santap Ice Cream Sandwich!

Besok seharusnya kita sudah mendapatkan salah satu update OS Android yang paling ditunggu, yaitu Android 4.x (nama versi sementara) Ice Cream Sandwich – atau biasa disebut juga dengan ICS. Namun OS yang pertama kali dikonfirmasikan selama event Google I/O Mei 2011 lalu tersebut akhirnya ditunda dulu peluncurannya (demikian juga dengan Droid yang bakal dirilis sudah “out-of-the-box” dengan si es krim) untuk menghormati kepergian Steve Jobs. Walaupun ditunda, rupanya Google kecolongan saja.

Seperti akhir September lalu, seseorang yang membeli Samsung Google Nexus S melalui eBay, justru mendapatkan Droid-nya telah ter-install versi terbaru Android 4.x (karena belum dikonfirmasikan, sementara ini disebut dengan versi 4.x), Ice Cream Sandwich. Saat itulah kehebohan terjadi! Dan beberapa hari lalu, juga bermunculan file .apk aplikasi yang menjadi build terbaru dalam Ice Cream Sandwich, seperti Google Music 4 serta Google+ versi 2.0, yang menawarkan penyegaran antar muka, selain kemampuan sinkronisasi dengan Google Music.  Bisa kamu lihat melalui video berikut, antar muka Ice Cream Sandwich yang kini terbagi dalam berbagai layer, hingga task manager ala Honeycomb.

Sebelumnya mungkin kamu belum familiar, Android 4.x merupakan versi terbaru Android yang mendapat julukan Ice Cream Sandwich. Namanya sejalan dengan versi Android sebelumnya, dimana Google terinspirasi dari nama makanan pencuci mulut. Mulai Cupcake, Eclair, Froyo, Gingerbread hingga Honeycomb khusus tablet. Sementara Ice Cream Sandwich ini menjanjikan sebuah perpaduan antara Gingerbread dan Honeycomb (terutama antar mukanya), dan disebut sebagai sebuah “kesatuan yang kompak.”

Direncanakan rilis 11 Oktober 2011 besok, namun ditunda untuk menghormati suasana berkabung atas kepergian Steve Jobs. Jangan-jangan justru diluncurkan serentak waktu iPhone 4S keluar nanti, pada 14 Oktober 2011. Android Head of Engineering, Mike Claren menyebut Ice Cream Sandwich ini sebagai proyek Android paling ambisius, dengan fitur unggulan seperti sistem keamanan dengan metode pengenalan wajah, serta application programming interface API baru untuk mengurangi fragmentasi pengembangan antara tablet dan smartphone. Berikut ini beberapa tampilan Ice Cream Sandwich, beserta garis besar apa saja perubahannya dibandingkan Gingerbread (dibandingkan Gingerbread, karena memang  Honeycomb khusus tablet).

Seperti inilah tampilan Ice Cream Sandwich. Gambar dari Engadget, Rootwiki dan Android Police...
  • Warna dominan theme utamanya menjadi biru muda (ada yang menyebutkan seperti warna birunya ikon Twitter).
  • Penataan menu kini lebih rapat.
  • Penampilan Gmail berubah dengan pewarnaan baru.
  • Aplikasi kamera mendapatkan mode panorama.
  • Kolom pencarian Google Search tertanam di bagian notification di atas.
  • Kebanyakan perubahan pada bagian antar muka, sehingga diharapkan Droid lama masih bisa menerima upgrade-nya (jika produsennya memberikan update).
  • Pertama kali Ice Cream Sandwich hadir untuk Samsung Nexus Prime, dan kemudian Nexus S melalui update (karena sudah terbukti Nexus S bisa menjalankannya), walau ada yang menyebutkan Nexus One juga bakal mendapatkan jatah di awal. Artinya, Droid yang dibekali minimal 512 MB RAM. Bisa menjadi acuan, jika Droid-mu memiliki jatah RAM di bawahnya, atau ROM di bawah 1 GB, kemungkinan besar tidak bisa menjalankan Ice Cream Sandwich.
  • Facial recognition bakal maksimal digunakan bersama kamera, misalnya ketika melakukan video chat, otomatis akan terfokus pada siapa saja yang saat itu sedang berbicara (jika ada lebih dari satu orang).
  • Ada aplikasi Google Shopper, yang memungkinkan transaksi atau belanja memanfaatkan dukungan chip Near Field Communication.
  • Aplikasi Launcher-nya seperti pada Android Honeycomb.

Google Plus versi 2.0

Memang Google Plus yang saat ini sudah banyak beredar baru versi 1.0 saja. Namun melalui bocornya Nexus S yang telah terinstall Ice Cream Sandwich, dengan mudah akhirnya banyak file .apk aplikasi yang ada di dalamnya beredar luas. Salah satunya adalah aplikasi Google+ 2.0. Banyak ubahan antar muka dalam versi baru ini, dibandingkan v1.0.x yang saat ini bisa kamu download melalui Android Market. Namun keseluruhan, versi 2.0 ini tampil lebih bersih. Selain itu, Google merubah salah satu opsi dalam aplikasi tersebut. Menu yang dulunya kamu kenal sebagai Huddle (fitur untuk chat dengan sesama pengguna Google+), dan kemudian sempat menjadi Messenger, kini berubah lagi menjadi Chords. Seperti biasa, jika kamu penasaran dan pengen meng-install .apk-nya ke dalam Droidmu, klik saja link berikut ini.

Google Music 4.0.1 

Google Music Beta, layanan yang nantinya menawarkan streaming musik untuk pengguna PC dan Android, atau perangkat yang mendukung Adobe Flash.

Kemudian yang juga banyak bertebaran di internet beberapa hari ini adalah file .apk dari Google Music versi 4.01, yang menjadi default music player dari Ice Cream Sandwich. Seperti Google+, antar mukanya lebih bersih, namun tidak seperti yang diduga sebelumnya, aplikasi ini tidak tersinkronisasi dengan account Google, melainkan layanan Music Beta oleh Google. Sementara ini layanan Music Beta tersebut baru dibuka untuk pengguna di Amerika saja. Kamu bisa mengakses webpage-nya di music.google.com. Namun sign-out dulu ya dari account Google-mu jika pengen sekadar lihat tampilannya.

Selain fitur utama sinkronisasi dengan Music Beta, Google Music versi 4.01 tersebut juga menjadi music player utama Ice Cream Sandwich lho! Pembenahan dibandingkan music player Android saat ini, ada fungsi untuk menghapus lagu yang kamu simpan di dalam micro SD. Selain itu, penataan ikon lebih rapat dan fungsional, dengan tombol navigasi saat memutar lagi berada kecil di bagian bawah, kemudian juga dimasukkan ikon Search (karena memang default untuk Droid ber-Ice Cream Sandwich, tidak ada tombol fisik untuk fungsi Search).  Saya sukai dari player versi baru ini, jika ingin memberi rating lagunya, tidak perlu bingung dengan berapa banyak tanda bintang, cukup dengan ikon jempol ke atas atau ke bawah. Untuk memunculkan opsi rating tersebut, kamu tinggal menyentuh album cover lagu yang sedang berjalan.

Berikut ini kami berikan gambar perbandingan antara music player dari Android Gingerbread (kiri) dengan Ice Cream Sandwich (kanan). Kemudian jika kamu pengen merasakan aplikasi ini, langsung masuk kemari untuk mendapatkan link download .apk-nya.

Credit untuk gambar kepada Android Police.

Dan sebagai bonus, buka link berikut ini untuk men-download Ice Cream Sandwich launcher. Memang bukan launcher ofisial Ice Cream Sandwich, namun kamu bisa merasakan lebih awal seperti apa Ice Cream Sandwich tersebut sebelum resmi diluncurkan.

 


SHARE
Previous articleThe Witch and the Hundred Soldiers, Satu Penyihir, Seratus Tentara Mini yang Mematikan!
Next articleRage Menjawab Kebutuhan Akan Formula Fallout + Twisted Metal
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.