Dead Rising 2: Off The Record Review: Best Of the West

Setelah pada 2010 lalu Chuck Greene menjadi lead di Dead Rising 2,kini Frank west kembali beraksi dalam spin offnya..apakah kembalinya frank benar benar sesuai harapan? Let’s check it out!

 

Kedua adalah Grafis dan loading time yang jauh lebih baik,kini kalian pun dapat melihat lebih banyak lagi zombie yang ada di layar dan loading time yang merupakan salah satu masalah terbesar Dead Rising series pun telah dikurangi sebesar 50% jadi kalian tak perlu menunggu loading selesai sambil memasak indomie.

Terakhir dan terbesar adalah gameplay yang mendapat fitur lama yang kembali dan mode baru yaitu fotografi beserta sandbox mode,seperti yang kalian tahu salah satu fitur utama di DR 1 yang tak ada di DR 2 adalah fotografi yang berguna untuk mendapatkan PP dalam jumlah besar dan menangkap momen yang berkesan sementara sandbox mode mengijinkan kalian untuk melakukan berbagai macam misi baik solo maupun co-op tanpa batasan waktu.

Seperti yang sudah saya katakan diatas,gameplay sendiri masih 99% sama dengan DR2..kalian masih dapat berjudi,berkreasi membuat combo weapon,menyelamatkan survivor,melawan psychopat dan berpacu dengan waktu untuk menyelesaikan semua misi baik case maupun sidequest secara on time.

Seluruh karakter dari DR2 seperti Stacey,Rebecca,TK,Sullivan dan seluruh survivor kembali hadir dengan sedikit modifikasi pada dialog dan plot,bahkan pada satu poin anda pun *spoiler* melawan Chuck Greene kehilangan pikirannya dan menjadi psychopat.

Overall,meskipun saya merasa SANGAT kecewa dengan Capcom yang merecycle DR2 tanpa ubahan major dan menjustifikasi harga 40$ namun mengingat Dead Rising 2 merupakan sebuah game yang sangat baik,seru menyenangkan ditambah lagi sejumlah improvisasi yang ada pada OTR maka saya pun mengakui,inilah game terbaik dari serial Dead Rising..Frank West is really back in the game!!


Suka bermain Mobile Legends, Free Fire, PUBG Mobile, dan Chess Rush? Baca GGWP.ID untuk meningkatkan skill kamu agar lebih jago!
TENTANG PENULIS
Dragio

Dragio atau Gio sudah mengawali karir di dunia game sejak tahun 1995 hingga saat ini. Gio yang saat ini melanjutkan kuliahnya di Los Angeles ini menyukai berbagai macam genre game terutama Shooter,WRPG,Action dan Racing. Tertarik menjadi jurnalis video game tentu saja akibat kecintaanya terhadap video game yang sudah tertanam sejak dulu. selain itu,lelaki yang juga memiliki hobby Otomotif ini pun dikenal ramah dan rendah hati sekalipun banyak yang menganggap skill gamingnya sudah cukup tinggi,bisa dilihat oleh banyaknya group gaming di Facebook yang menetapkan Gio di posisi teratas dan respek terhadap dirinya.