Hasil Metamor GT Surabaya… Banyak Kejutan Terjadi!

Sukses penyelenggaraan Surabaya Choco Days (SCD) juga ditandai dengan suksesnya penyelenggaraan Vandaria Wars Metamor GT yang dilaksanakan dihari yang sama. Dilaksanakan dua hari berturut-turut, jumat dan sabtu, Vandaria Wars sukses melengkapi SCD 2011 kali ini, disamping costplay dan komik yang juga turut ambil bagian.

Tampak ada hal yang berbeda dalam penyelenggaraan Metamor GT kali ini, apalagi kalau bukan nuansa pertandingannya. Atmosfer pertandingannya terasa lebih meriah dan rame karena banyaknya pengunjung mal yang tertarik untuk melihatnya. Belum lagi banyaknya kostum warna-warni dari para costplayer yang menjadi incaran foto para pengunjung.

Masih sama dengan sebelumnya, Metamor GT dilaksanakan dalam dua sesi pertandingan. Hari Jumat digunakan sebagai babak penyisihan/kualifikasi dan sabtu sebagai finalnya. Dari total 8 pool yang ada, masing-masing diambil 2 perwakilan (juara dan runner-up pool) yang bakal masuk di babak 16 besar hari berikutnya. Dan seperti yang diperkirakan, nama-nama seperti Alex Ramon, Jackmace-Ryo, Elvino, GQ Nanang, Hefer, dan Xiong lolos dengan mudah ditemani top player lainnya. Satu kejutan telah terjadi di hari tersebut, dimana salah satu kandidat juara Surabaya, Michael Syah, dipaksa tidak lolos ke babak 16 besar. Bukan karena Michael lemah saya kira, namun lawan-lawan yang dihadapinya kali ini memang kuat-kuat.


Dan akhirnya saat yang ditunggu-tunggu pun tiba, yakni pelaksanaan babak 16 besar di hari Sabtu. Pertandingan babak 16 besar sangatlah menegangkan dan keras. Mengapa saya sebut keras? Karena terjadi banyak kejutan di babak ini. Kejutan pertama datang dari tidak lolosnya Jackmace-Ryo yang kalah oleh Yoshua dari Kupang. Kontan hal ini membuat nama Yoshua sontak menjadi populer dan diprediksikan menjadi salah satu kandidat juara. Kejuatan berikutnya adalah tumbangnya Ricco Kurniawan di tangan Leo. Bagi yang belum tahu, Ricco adalah runner-up dari Creatio GT yang mana sangat berambisi untuk menjuarai turnamen kali ini. Hebatnya lagi, Leo menang dengan menggunakan deck Zodiark. Di sisi lain, GQ Nanang akhirnya harus mengakui keperkasaan Iwan Manta yang sedikit mujur kali ini. Mengapa saya sebut mujur? Karena untuk lolos ke babak 16 besar, Iwan harus berjuang hingga pool kedelapan. Final dini pun terjadi di babak 16 besar, dimana Almon’D bertemu dengan Alex Ramon. Setelah menjalani pertandingan yang melelahkan, akhirnya Alex yang keluar sebagai pemenang dan berhak masuk ke babak 8 besar. Sisa pertandingan babak 16 besar lainnya diisi oleh Hefer, Yoliem, Xiong, dan Elvino.

Memasuki babak 8 besar, wajah para pemain yang lolos diliputi ketegangan. Maklum saja, mereka sadar bahwa siapapun lawan yang dihadapi bakal berat. Dan berikut list lengkap babak perdelapan final yang mempertemukan para petarung terkuat, Elvino (Surabaya) vs Iwan Manta (Surabaya), Yoliem (Surabaya) vs Xiong (Malang), Hefer (Surabaya) vs Leo (Surabaya), dan Alex Ramon vs Yoshua (Kupang).

Lagi-lagi kejutan terjadi di babak 8 besar, Iwan Manta yang menggunakan multifaction deck berhasil mengalahkan Elvino yang digadang-gadang menjadi calon terkuat juara turnamen kali ini. Pertandingan dua orang guildsman antara Yoliem dan Xiong berhasil dimenangkan oleh Yoliem dengan deck reignernya. Pertandingan cukup sengit juga terjadi antara Alex Ramon dan Yoshua. Banyak pengunjung tertarik mengikuti kiprah Yoshua yang telah berhasil menumbangkan Jackmace-Ryo sebelumnya. Namun apa dikata, Yoshua masih terlalu dini untuk lolos ke babak berikutnya, ia dipaksa menyerah 2-1 di tangan Alex Ramon. Sisa satu lagi pertandingan di babak ini adalah pertarungan antara Hefer melawan Leo yang dimenangkan oleh Hefer dengan para prajurit Deimosnya.

Setelah jeda beberapa menit, akhirnya pertandingan babak 4 besar pun digelar. Mempertemukan empat kandidat juara, yakni Iwan, Yoliem, Hefer, dan Ramon. Pertandingan pertama mempertemukan Iwan vs Yoliem yang mana berlangsung sangat sengit dan dramatis. Setelah melalui reli yang panjang, Iwan berhasil menundukkan keperkasaan Yoliem dengan kekuatan kartu Armageddon yang dimiliki. Iwan pun berhasil lolos ke final. Disisi lain Hefer berhasil mematahkan dominasi Alex Ramon dengan kekuatan Deimos Creep. Pertandingan ini berlangsung cukup cepat, Alex Ramon yang menggunakan caster terbaiknya dipaksa menyerah oleh para prajurit Deimos Hefer. Di final, Iwan siap melawan Hefer, kekuatan Multifaction Armagedon akan beradu kekuatan dengan para Deimos Creep.

Seperti yang sudah-sudah, babak final menggunakan system best of five. Pemain diwajibkan memenangkan tiga pertandingan untuk bisa menang dan menjadi juara. Point pertama babak final berhasil direbut oleh Iwan Manta yang kembali mendominasi jalannya pertandingan dengan kekuatan Armageddon yang dimiliki, satu kosong Iwan memimpin. Di babak kedua, Hefer pun tidak tinggal diam dan berhasil menyeimbangkan kedudukan menjadi 1-1. Di babak ketiga, pertarungan berjalan sangat alot, dimana kondisi Iwan yang telah memiliki Rim yang dapat berubah menjadi Amgarak membuat Hefer tidak berkutik untuk menyerangnya. Bahkan Hell Freezes Over yang menjadi penyelamat bagi Hefer berhasil di counter oleh Iwan. Di tengah keputusasaan ini beruntung Hefer masih memiliki Hell Freezes Over kedua ditangannya. Hefer berhasil membalikkan keadaan dan berhasil memang di babak ini. Di pertandingan keempat, Hefer langsung tancap gas dengan Foundy of Creep dan siap-siap menyerang Iwan. Iwan pun tidak tinggal diam dan mengeluarkan banyak rune untuk memperkuat pertahanannya. Tapi apa dikata, Reigner Hefer memang masih terlalu kuat dari deck multifaction Iwan. Iwan dipaksa menyerah di babak ini, dan Hefer pun keluar sebagai Juara Metamor GT dengan skor meyakinkan 1-3.


Sebagai juara pertama Hefer berhak mendapatkan uang tunai sebesar 2.5jt, sementara sebagai juara kedua Iwan berhak mengantongi uang 1.25jt. Posisi ketiga diraih oleh Alex Ramon yang berhasil mengalahkan Yoliem. Alex pun  berhak mengantongi uang 750rb sebagai hadiah. Selain mereka, panitia menyiapkan dua kategori tambahan yang masing-masing mendapatkan hadiah 250rb rupiah, yakni kategori Best Deck Builder yang jatuh ke deck milik Leo, dan Best Participant yang berhasil direbut oleh Yoshua dari Kupang. Akhir kata, selamat buat para pemenang!


SHARE
Previous articleEmpat Petarung Lama Dipastikan Kembali Hadir di “New World”
Next articleSony Santa Monica memulai proyek berikutnya God of War?
Ari aka Hawke Zigma memiliki segudang pengalaman dalam jurnalis game. Hawke populer sebagai anak didik langsung dari GrandC. Dia banyak membantu GrandC dalam menulis, meliput event berita, bahkan konsep. Nama Hawke cukup populer dalam dunia game underground karena dia juga pernah menggawangi langsung salah satu jaringan toko game di Surabaya, yakni GameQuarters.