Dead Island, Berapa Lama Kamu Bertahan?

Lead diatas bukan hanya ditujukan untuk kamu yang sedang memainkan game ini, yang sedang bertahan hidup dari serbuan zombie di Pulau Banoi yang menjadi setting game ini. Lead diatas juga ditujukan untuk developer game ini juga: berapa lama bisa bertahan dari serbuan game-game survival horor lain seperti Resident Evil atau Dead Rising yang sudah memiliki basis penggemar fanatik? Sebagai judul baru, game ini sebenarnya tampil sangat baik. Kombinasi elemen open world dengan gameplay perspektif first person bisa dibilang menjadi salah satu andalan game ini. Lantas, bagaimana dengan aspek lainnya?

Sebelum membicarakan kelebihan lainnya, terlebih dahulu akan saya bahas sedikit kelemahannya. Jika sebelumnya trailer game ini tampil dengan nuansa emosi yang sangat kuat, hal tersebut berbeda saat kamu memainkan game-nya sendiri. Tidak ada muatan emosi yang kuat dalam story-nya, bahkan juga penggambaran karakternya kurang mempunyai nyawa dalam story game. Story game ini juga terkesan serius, tidak ada unsur humor barang sedikitpun. Bukan hanya itu, kualitas voice acting juga masih jauh dari kata memuaskan.Grafis juga bisa dibilang kurang hidup, dan juga masih ada masalah di teksturnya.

httpv://www.youtube.com/watch?v=pVzRo39P31I

Lantas dimana letak kelebihan lain game ini? Karena setting areanya cukup luas, maka kamu bisa memilih bagaimana cara untuk menghadapi zombie-zombie tersebut. Mau kabur? Menghadapi mereka satu persatu dengan berlari? Semuanya bisa kamu lakukan. Tentu hal tersebut membuat game ini sedikit adiktif dan meningkatkan replay value. Kesimpulannya sebagai langkah awal, saya rasa pihak pengembang sudah memiliki formula yang unik. Tinggal memoles beberapa aspek untuk seri-seri berikutnya agar bisa bersaing dengan Resident Evil atau Dead Rising.


SHARE
Previous articleBatman Arkham City… Eksplorasi Dunia yang Lebih Terbuka!
Next articleWhite Knight Chronicles 2… Lebih Seru Bermain Online
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.