Surabaya Choco Days, dari Cosplayer untuk Cosplayer

Saat ini sudah semakin banyak event-event cosplay yang diselenggarakan di seluruh Indonesia. Tentu hal ini menjadi indikasi bahwa kebudayaan Jepang semakin diterima masyarakat dan komunitas-komunitas cosplayer juga semakin menjamur. Tak terkecuali diSurabaya. Sudah begitu sering event-event cosplay diadakan di kotaPahlawan ini, dan salah satunya yakni event cosplay di Gramedia Expo pada bulan Februari 2011  atau di Universitas Ciputra pada bulan yang sama. Tapi jika dilihat-lihat, kebanyakan event-event cosplay itu diselenggarakan oleh suatu perusahaan yang sedang mengadakan promosi produk terbarunya atau mengadakan event tertentu, dengan menyisipkan acara kompetisi cosplay sebagai pemanisnya. Meski demikian, tidak jarang event-event bunkasai yang diadakan di kampus-kampus juga mengadakan acara kompetisi cosplay sebagai salah satu daya tariknya.

Melihat kenyataan seperti itu, dimana para cosplayer dianggap sebagai pemanis dan penarik perhatian pengunjung saja, membuat salah satu komunitas cosplayer diSurabayamemiliki ide menarik. Gusti Arie, salah satu anggota dari Seiryuu, bersama dengan komunitas lain yakni CoJPGRess, memiliki ide untuk mengadakan event yang diadakan oleh komunitas cosplayer untuk para cosplayer juga. Berangkat dari ide tersebut, akhirnya Gusti mencoba membuat sebuah event yang diharapkan bisa menunjukkan eksistensi bahwa cosplayer bisa mengadakan event sendiri. Mereka tidak sendirian, karena mereka juga mengajak komunitas lain yakni Dreamerz Cosplay Team untuk bergabung bersama mereka. Ketiga komunitas cosplay ini pun kemudian saling bahu-membahu untuk bisa mengadakan event ini, Surabaya Choco Days Cosplay and Comic Competition, yang diadakan di Tunjungan Plaza II pada tanggal 27 – 29 Oktober 2011 lalu.

Jelas seperti namanya, kompetisi cosplay menjadi menu utama acara ini. Tapi tidak hanya itu, karena Gusti Arie selaku ketua panitia dan pelaksana (sekaligus perencana semua acara) memikirkan acara-acara lain dalam Choco Days. Di antaranya adalah cosplay gathering, Cosplay Shopping Rally, talkshow dan Grand Tournament Vandaria Wars, penampilan band-band, serta lomba menggambar karakter komik dan pameran komik. Acara yang semula dijadwalkan pada tanggal 20 – 22 Oktober ini kemudian mundur selama sepekan, tapi kemunduran jadwal acara ini berbuah manis. Pasalnya, Otaku Band yang diundang sebagai bintang tamu di acara ini ternyata juga merayakan ulang tahunnya pada tanggal 29 Oktober. Sehingga penutupan acara Choco Days diisi dengan ulang tahun Otaku Band yang kesepuluh, dan tentu saja hal ini menjadi salah satu daya tarik acara ini.

Semuanya berjalan lancar bahkan melebihi prediksi semua panitia acara, terutama dari Gusti Arie. Dia sendiri menyatakan bahwa acara ini sukses besar terutama jika dilihat dari jumlah pengunjung yang datang dan melihat acara ini. Tentunya kesuksesan Choco Days ini menjadi salah satu bukti bahwa komunitas cosplayer bisa unjuk gigi untuk mengadakan acaranya sendiri. Saya juga berharap semoga ke depannya komunitas cosplayer yang ada bisa saling bekerja sama dan mengadakan acara-acara menarik lainnya. (Reyner)

 

Pameran Komik dan Lomba Menggambar Karakter

Beecomics, salah satu tempat belajar menggambar komik yang menjadi rekanan Choco Days, mengadakan pameran komik dan lomba menggambar karakter di acara ini. Komik-komik yang dipamerkan di area backstage Choco Days ini tak lain adalah karya-karya yang masuk sepuluh besar dalam acara 24 Hour Comic Days, event internasional menggambar komik sebanyak 24 halaman selama 24 jam tanpa dibatasi metode atau teknik menggambarnya. Sepuluh karya tersebut rencananya akan dikirimkan keUS, dan hasil karya terbaik dari seluruh dunia akan dicetak diUSserta didistribusikan ke seluruh dunia.

Event yang berlangsung pada bulan Oktober lalu ini dilangsungkan di tigakotabesar,Jakarta,Bandung, danSurabaya. Untuk Surabaya ini kebetulan Beecomics yang menjadi penyelenggaranya, dan mereka memberikan hadiah kepada tiga karya terbaik sebagai pemberi semangat peserta untuk berkarya lebih baik, karena dikotalain tidak diberikah hadiah seperti itu.

Selain pameran komik, Beecomics juga mengadakan lomba menggambar karakter komik yang terbagi menjadi dua kategori, yakni kategori SD SMP dan kategori SMA Mahasiswa, menunjukkan kategori peserta yang bisa mengikutinya. Acara lomba ini diadakan pada hari kedua Choco Days yakni tanggal 28 Oktober 2011. Yang bertindak sebagai juri dalam lomba ini ada tiga orang, yakni dari pihak TP, Kojitsu, dan Beecomics sendiri. Kategori penilaian di lomba ini adalah proporsi tubuh, teknik/detail gambar, dan tingkat imajinasi dari yang menggambar. Untuk temanya sendiri peserta bebas mengekspresikan imajinasinya. Menggambar manusia, binatang atau monster juga terserah, dari sisi teknik pun peserta juga diperbolehkan memilih sendiri, mau menggunakan pensil saja atau sampai berwarna atau dengan teknik digital.

Karya para pemenang kategori SMA Mahasiswa, secara berurutan dari kiri ke kanan juara 1, 2, dan 3

Untuk kategori SMA mahasiswa, juara pertama diraih oleh Meldrick (salah satu anggota Dreamerz Cosplay Team) dengan karakter Cendrawasih Api penjaga busur arjuna. Juara dua diraih Lucky Eka Dharma Prasetya, mahasiswa Ubaya yang menggambar karakter pendekar bernama Kiki, dan juara tiga diraih oleh Rasyuqa Asyira Hafiidh, mahasiswa STIKOM dengan karakter rubah betina.

Karya para pemenang kategori SD SMP secara berurutan dari kiri ke kanan juara 1, 2, dan 3

Untuk kategori SD SMP, pemenang pertamanya adalah Sista Mutya Ataikanta dari SMPN 1 Surabaya, yang menggambar karakter sosok putri raja yang suka memelihara biawak. Sedangkan juara duanya adalah Kirana Santoso, sama-sama dari SMPN 1 Surabaya dengan gambar karakter anak laki memakai baju daerah Madura yang suka memelihara kucing. Dan juara ketiganya Elvira Rahma Andini dari SD Muhammadiyah 16, dengan karakter peri penjaga lingkungan yang bisa menghidupkan tanaman dan menjaga udara tetap bersih dari polusi. Penyerahan hadiah dan trofi kepada para pemenang dilakukan pada penutupan acara Choco Days di sela-sela saat Otaku Band beristirahat dari penampilannya.

 

Para juara lomba gambar karakter

1
2
3

SHARE
Previous articleMass Effect 3 versi beta Bocor di Xbox Live
Next articleGiliran Tales of Eternia dan Tales of the Abyss Hadir di Tales of the Heroes: Twin Brave
Pecinta game (terutama RPG) yang dulunya merupakan fans dari Zigma - sekarang adalah Feature Editor Zigma Omega hingga saat ini. Sekarang Reyner telah menjadi apoteker lulusan salah satu fakultas negeri di Surabaya. Selain game, Reyner juga mengikuti update mengenai anime dan manga terbaru, dan juga sedikit melirik dunia gunpla.