Musim “Mango” Sepanjang Tahun… Ngicipi Manisnya Samsung Focus S

Layarnya begitu lega... Buat maen game Xbox Live Arcade pasti juga nyaman!

Sepertinya Windows Phone bakal kembali mendapatkan momentumnya. Respon positif produsen smartphone berdatangan, dan banyak dukungan dari pengguna terhadap update baru Windows Phone 7.5 Mango, yang sukses mewujudkan banyak permintaan user – seperti multitasking, hotspot Wi-Fi hingga custom ringtone. Namun seperti iOS, satu yang paling saya sukai (dan juga benci) adalah standarisasi yang dilakukan Microsoft terhadap hardware yang menjalankan Windows Phone (berujung pada kestabilan software). Namun standarisasi “Apple style” tersebut juga memaksa kita secara default untuk harus terhubung ke Zune (sebagaimana iOS harus dikawinkan dengan iTunes) di desktop jika ingin ngutak-atik isinya.

Tidak banyak Windows Phone dengan kamera depan, dan sepertinya update Microsoft selanjutnya bakal memanfaatkan kamera tersebut.

Demikian juga dengan lineup smartphone yang bisa kamu pilih untuk menikmati Mango. Jika dulu Windows Phone identik dengan HTC (atau di sini juga familiar dengan nama Dopod), maka kini banyak yang menjadi opsi. HTC tetap memenuhi populasi, sementara yang lain seperti Samsung, Acer, Dell, LG, Fujitsu, ZTE dan bahkan pertama kali dalam sejarah, Nokia pun menjatuhkan pilihannya pada Microsoft, mendukung Mango dalam persaingannya dengan OS mobile lain. Mulai Allegro dari Acer, Fujitsu Toshiba IS12T, HTC Titan dan Radar, Lumia 710 dan 800 dari Nokia, ZTE Tania, dan Samsung dengan Omnia W serta Focus S. Kami bakal ulas setiap smartphone tersebut (diawali dengan dua Lumia), dan kali ini kami kenalkan anggota Mango lainnya yang juga sudah dirilis 6 November kemarin ekslusif operator AT&T di US, Samsung Focus S I937.

Permukaan bertekstur pada casing belakang, mencegah selip ketika menggenggamnya.

Sekilas smartphone penerus langsung Samsung Focus yang sudah hadir November 2010 lalu ini menyuguhkan upgrade seperti prosesor yang lebih cepat, layar Super AMOLED Plus yang lebih lega, kamera depan dan belakang serta RAM (1GB dikonfirmasikan ulang, hanya 512 MB) dan internal storage (16GB) yang juga dua kali lebih besar.

Prosesornya dari keluarga Snapdragon, tepatnya chipset Qualcomm MSM8255, yang dipatok dengan clock speed 1.4GHz. Untuk ukuran Windows Phone dengan standarisasi OS dan aplikasi dari Microsoft, CPU tersebut cukup kencang. Bahkan kini antar muka Metro yang sederhana namun menarik itu, juga ditampilkan melalui Super AMOLED Plus berukuran 4.3 inchi. Bisa kamu bayangkan hasilnya, Super AMOLED Plus yang membuat warna hitam lebih terlihat hitam, dipadukan dengan antar muka Metro yang memang dominan hitam. Hanya saja memang karakter Super AMOLED Plus unggul di warna hitam saja (dan juga lebih irit baterei), untuk perwujudan warna lainnya bisa dikatakan masih di bawah kualitas Super LCD, misalnya (bisa kamu cek perbandingan kualitas “output color” melalui video di akhir preview ini).

Begitu tipis, bahkan lebih tipis dari iPhone 4S lho!

Tepat di atas layarnya, kamu temukan kamera 1.3 megapixel yang nantinya bisa berfungsi untuk video chat. Melangkapi kamera utama 8MP di belakang, yang juga tidak gagap diajak merekam video berkualitas 720p. Dan yang membuat Focus S terasa berkasta lebih tinggi dari Galaxy S II, ada tombol kamera khusus di sisi kanan tubuhnya. Banyak juga yang memuji finishing Focus S ini, yang tidak terlalu memperlihatkan kesan “plastic look” seperti pada Galaxy S II, meskipun jika dibandingkan kedua sisi, spesifikasi keduanya sama! Bahkan ketebalan Focus S ini yang hanya 8.55mm 8.5mm, masih bisa diadu dengan Galaxy S II dengan 8.5mm. Lengkapnya, Focus S memiliki panjang x lebar 126 x 66.8mm. Beratnya pun hanya 110.6 g. Sempat ada kekuatiran tidak ada feedback ketika menggenggamnya? Namun rupanya Sammy melanjutkan tradisi mereka seperti pada Galaxy Mini dan Galaxy S II, menyematkan permukaan casing belakang bertekstur, mengurangi kemungkinan selip ketika menggenggamnya.

Karakter Super AMOLED Plus, warna hitamnya terlihat lebih hitam...

Seperti saya sebutkan sebelumnya, tidak masalah meskipun prosesornya hanya single core. Karena seperti yang diterapkan Apple pada iOS, di bawah standar Microsoft, aplikasi bagi Windows Phone 7.5 Mango tidak akan membutuhkan recource yang lebih besar dari prosesor 1GHz. Dengan clock speed meningkat, Focus S seakan mendapat turbo charger. Resolusi layarnya juga sebagaimana Windows Phone lainnya, puas dengan 480 x 800 pixel yang menjadi standar Microsoft. Plus, baterainya juga sama seperti Galaxy S II, yaitu dengan ampere 1,650mAh, yang menjamin masa “hidupnya” lebih panjang dibandingkan Windows Phone Mango lainnnya seperti Lumia 800 atau HTC Titan. Sementara ini Focus S masih ekslusif operator AT&T, dengan harga kontrak $200. Semoga saja nantinya Sammy mau merilis juga untuk wilayah lain.


SHARE
Previous articleThe Art of Making a Good Game
Next articleTonton Langsung Mass Effect 3 beta
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.