Hadapi “War of the Mango”… Omnia W / Focus Flash Menjadi Andalan Kedua Samsung

Berbeda dibandingkan Focus S, Omnia W / Focus Flash ini justru sedikit terlihat lebih ekslusif - meski tetap ada kesan plastik. Casing belakang tidak lagi bertekstur, meskipun kini menggunakan bahan logam.

Sebelumnya kami sedikit mengulas Samsung Focus S, yang sepertinya didaulat menjadi pemimpin line up Windows Phone 7.5 Mango dari Samsung. Seperti tahun lalu, dimana Samsung Focus ditemani oleh Omnia 7, maka kali ini Focus S tidak sendiri, ada pendampingnya yang sekaligus menjadi versi hematnya. Inilah Samsung Omnia W, atau juga bakal ditawarkan secara paket bersama layanan operator AT&T di US sebagai Samsung Omnia Focus Flash.

Samsung Omnia W, atau Samsung Focus Flash, atau juga dikenal melalui kode nama GT-8350 ini menjalankan Windows Phone 7.5 Mango, dengan spesifikasi yang nyaris sama seperti Focus S. Qualcomm Snapdragon MSM8255 SoC (system on a chip) dengan kecepatan 1.4 GHz (atau biasa dikenal juga denga  kode nama Scorpion), layar 3,7 inchi Super AMOLED beresolusi WVGA 480×800, serta 8GB internal storage (atau 6GB untuk Focus Flash) menjadi beberapa fiturnya. Kamu yang familiar dengan tipe chipset Qualcomm pasti langsung mengetahui, jika Omnia W ini diperkuat dengan Adreno 205. Di kelas Android, kamu dapatkan performa yang setara dari keluarga Xperia baru ( Arc, Mini Pro, Neo, Pro, Active, Ray), HTC Desire S, Acer Liquid, atau juga dari Dell Venue. Dibandingkan Focus S, sayangnya Omnia W / Focus Flash ini hanya dibekali RAM 512MB saja.

Dari data yang kami dapatkan, dimensi Omnia W adalah 115.6 x 58.8 x 10.9 mm dengan berat 115.3 g. Sedangkan Focus Flash 116.1 x 58.7 x 11 mm dan beratnya 116.2 g.

Dengan batasan ketat (standarisasi) mengenai spesifikasi hardware yang diajukan Microsoft, Samsung, atau juga produsen smartphone lainnya tidak bisa berkreasi lebih untuk produk mereka. Hasilnya bisa “plus” atau justru “minus.” Strategi seperti yang diterapkan Apple untuk iOS tersebut menjamin developer software tidak sembarangan meminta kebutuhan hardware untuk aplikasi yang mereka kembangkan. Sisi minusnya, di mata pengguna Android misalnya, jeroan Windows Phone era 2011 ini bisa dikatakan ketinggalan jaman.

Sisa spesifikasinya standar Windows Phone, atau juga standar Samsung untuk meletakkan Omnia W / Focus Flash ini di bawah Focus S sebagai flagship Sammy untuk Mango. Di belakang kamu temukan kamera autofocus 5 megapixel dengan flash LED, meski lebih kecil dari Focus S, tetap mampu menangkap video berkualitas  720p. Di depan ada kamera VGA. Konektivitas diserahkan pada Wi-Fi, GPS dan Bluetooth. Untuk menunjang hidupnya, dibalik layar ada baterai berkapasitas 1500mAh. Melihat spesifikasinya, jagoan Sammy ini bakal berkompetisi langsung di tengah perang “War of the Mango” dengan HTC Radar yang menggunalan layar S-LCD berukuran 3.8 inchi.

Detail spesifikasi Omnia W / Focus Flash.... klik untuk memperbesar!

Seperti Focus S, Omnia W yang kabarnya bakal dirilis akhir November 2011 ini selain langsung menggunakan Mango, juga mendapat dukungan aplikasi modifikasi antar muka dari Samsung yang bisa di-download gratis – karena Microsoft sendiri sebenarnya tidak mau interface Metro-nya diubah-ubah – sekali lagi, kok jadi seperti Apple dengan iOS ya! Harga untuk yang unlocked juga belum pasti, namun ada yang menyebutkan sekitar 450 Euro. Kenapa Euro? Karena memang Omnia W bakal meluncur pertama kali di Eropa, kemudian Amerika Latin, dan negara lainnya menyusul kemudian.

Introducing Samsung Omnia W

Samsung Omnia W Preview

Samsung Focus Flash Preview


SHARE
Previous articleBoot 2 Gecko… Inilah Bakal OS Mobile Baru, Dikembangkan Oleh Mozilla
Next articleKingdom Heart 3D : Dream Drop Distance, Munculnya Cameo Baru yang Tidak Terduga!
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.