Kingdom Heart 3D : Dream Drop Distance, Munculnya Cameo Baru yang Tidak Terduga!

Akhirnya tabir misteri Kingdom Hearts 3D: Dream Drop Distance  (KH 3D) mulai terkuak sedikit demi sedikit. Di event TGS 2011 lalu, Square Enix menghadirkan booth playable untuk KH 3D ini. Jika biasanya di serial KH kita akan bertemu dengan para cameo karakter Disney, kamu pasti akan terkejut jika melihat cameo di sini. Neku dari The World Ends With You-lah yang menjadi cameo!

Demo playable dari KH 3D di TGS 2011 ini dibagi menjadi dua bagian, yang masing-masing terfokus pada skenario Sora dan Riku. Trailer-nya sendiri dimulai dengan suara Yen Sid yang menjelaskan bahwa petualangan Sora dan Riku adalah perjalanan untuk menjadi Keyblade Master, yang berada di “dunia yang tersembunyi di balik mimpi”. Musuh baru pun diperlihatkan di sini, Dream Eaters.

Sora di sini turun dari langit menuju Traverse Town untuk mencari Riku, tapi kemudian dia mendengar suara yang asing, “Para Noise ini sangat mengganggu…”. Ternyata inilah cameo terbaru untuk KH 3D, yakni Neku dari The World Ends With You (TWEWY, atau Subarashiki kono Sekai, action RPG yang dirilis untuk DS)! Neku, karakter protagonis dengan headphone yang selalu menempel di telinganya tersebut rupanya sedang terjebak di Reaper’s Game, dimana jika dia tidak bisa menyelesaikan misi yang diberikan oleh para Reaper, maka keberadaan dirinya akan dihapus. Sepertinya Neku tidak memiliki partner untuk berpartisipasi dalam Reaper’s Game ini, mungkin Sora nantinya akan membantu dia?

Kemudian secara tiba-tiba muncul makhluk lucu yang mirip seperti anak anjing hanya saja lebih bulat. Bahkan diperlihatkan juga Sora berteman dengan makhluk tersebut, dan melompat di atas punggungnya sembari mengalahkan musuh-musuhnya. Pertarungan terasa cepat, mungkin ini yang memperlihatkan seperti apa konsep ”bold action” dari KH 3D ini.

Ada sedikit kejutan di bagian akhir scene, yang menunjukkan sudut pandang Xehanort dan kamera mengarah pada Braig. Braig bertanya kepada Xehanort, ”Apakah ingatanmu sudah kembali?”. Mungkin ini menjadi kunci utama skenario game ini.
Dari impresi demo playable pada skenario Sora, bisa diketahui bahwa tombol Y adalah tombol freeflow, yang memungkinkan Sora (dan Riku pastinya) untuk melakukan manuver-manuver super cepat dan gila seperti menjejakkan kaki ke tembok dan melompat kemudian berputar-putar pada sebuah tiang. Dalam kondisi freeflow ini, kamu bisa menyerang dengan tombol serang (tombol A), yang akan memperlihatkan aksi memukau dari Sora dan Riku. Tapi kamera sedikit terlihat melambat saat manuver-manuver cepat ini dilakukan.

Menu Command di sini mirip dengan yang ada di Birth by Sleep dan Re:Coded, dimana kamu bisa menggunakan ability-ability yang bisa kamu atur sebelumnya. Gunakan salah satu ability, maka akan ada waktu cooldown sebelum bisa menggunakan ability yang sama. Untuk demo gameplay skenario Riku, diawali dengan cutscene yang memperlihatkan Quasimodo membawa Esmeralda menuju katedral Notre Dame, dimana pemain pertama kali mengunjungi Le Cité des Cloches (The City of Bells). Riku ada bersama mereka, dan terlihat dengan kostum serta rambut baru. Sepertinya Riku di sini bertujuan untuk melindungi mereka.

httpv://www.youtube.com/watch?v=i8OJ3P_83qQ

Saat Riku bersama Quasimodo dan Esmeralda berada di puncak katedral, pertarungan boss pun dimulai. Boss-nya di sini adalah makhluk bersayap dan bisa terbang, terlihat dari demo playable Riku bisa terbang di sini. Pemain harus melompat di antara atap-atap dan mengejarnya dengan ikut terbang di atas katedral.
Saya sendiri benar-benar heran dengan kehadiran Neku sebagai cameo di sini, karena dia bukanlah karakter dari serial FF (yang menjadi konsep utama serial KH, crossover karakter FF dengan karakter Disney). Tapi mungkin saja bisa terjadi, mengingat desainer karakter TWEWY adalahTetsuya Nomura, dan tim yang mengembangkan game tersebut adalah tim yang sama di balik pengembangan serial KH.


SHARE
Previous articleHadapi “War of the Mango”… Omnia W / Focus Flash Menjadi Andalan Kedua Samsung
Next articleS’DEGAN, Bukan Sekedar Gathering Desain Grafis Biasa!
Pecinta game (terutama RPG) yang dulunya merupakan fans dari Zigma - sekarang adalah Feature Editor Zigma Omega hingga saat ini. Sekarang Reyner telah menjadi apoteker lulusan salah satu fakultas negeri di Surabaya. Selain game, Reyner juga mengikuti update mengenai anime dan manga terbaru, dan juga sedikit melirik dunia gunpla.