Nvidia Tegra 3: CPU Mobile Sekelas PC

Era baru mobile gaming?

Nvidia rupanya ingin lebih serius lagi untuk mengembangkan CPU bagi gadget mobile. Hal tersebut dapat dilihat dari usaha mereka dalam mengembangkan prosesor mobile mereka, Tegra yang semakin menunjukkan perkembangan signifikan. Belum reda rasa kekaguman banyak orang terhadap performa Shadowgun yang memiliki grafis sekelas Gears of War, Nvidia kali ini kembali membuat banyak orang berdecak kagum dengan konfirmasi penerus supremasi Tegra, Tegra 3!

Memang, baru ada satu gadget yang dikonfirmasikan mengunakan Tegra 3 sebagai jantungnya, yaitu ASUS Transformer Prime. Namun, tidak menutup kemungkinan, akan banyak gadget lain yang akan tergiur untuk memasang Tegra 3 di gadget mereka. Sebenarnya bagaimana sih kualitas Tegra 3 ini? Simak dulu beberapa screenshot game yang dirilis Nvidia berikut ini:

Shadowgun dalam Tegra 3

Nvidia mengatakan, bahwa Tegra 3 ini LIMA KALI lebih hebat daripada Tegra 2. Untuk mencapai performa yang mencengangkan tersebut mereka mengatakan Tegra 3 ini menggunakan CPU berarsitektur Quad Core (memiliki empat core) dan menggunakan GPU Nvidia GeForce 12 Core. Bahkan, Asus Prime yang dikonfirmasikan tersebut menurut Nvidia sanggup menampilkan gambar untuk layar yang lebih besar, tanpa ada noise dengan menggunakan jalur HDMI.

(4+1) Core Processor, 12 Core GPU

Bagaimana dengan performa prosesornya untuk meng-handle multitasking? Sejauh yang sudah dikonfirmasikan Nvidia, mereka mengatakan bahwa Tegra 3 “hanya” lebih cepat 2x dibandingkan Tegra 2. Tetapi, Nvidia berani berkoar bahwa Tegra 3 adalah sebuah CPU mobile sekelas PC, dan layak disandingkan dengan prosesor Intel Core 2 Duo T7200 di kelas Desktop. Wow!

2x Lebih Cepat dari Tegra 2
1
2

SHARE
Previous articleGame Of Thrones: Dari Sebuah Serial Televisi Menuju Video Game
Next articleAll Zombies Must Die !, Menjadi Pembunuh Makhluk Undead
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.