Bangkitkan Gairah Human Faction!

Preview Natus kemarin tentu telah berhasil membangkitkan kembali gairah untuk memainkan deck Human. Apa itu deck Human? Tentu saja deck dengan empat Faction pertama Vandaria Wars, yaitu: Order, Noble, Chaos, dan Prosper. Sejauh ini memang preview menyebutkan cukup banyak mengenai faction-faction tersebut, tapi apakah Territory yang diberikan cukup menggiurkan?


Keempat Territory Champion ini menunjukkan persatuan Human untuk melawan Mystic, Gaia, Eden, dan Reigner yang menjadi raja sepanjang dua ekspansi sebelumnya. Keempatnya memiliki kemampuan yang saling mensupport dan membuatnya sangat menarik untuk digabungkan.

Lalu apa Follower yang sesuai untuk mengembalikan deck Human?


Ketiga Follower ini tentu sangat sesuai karena mereka mensupport keanekaragaman faction, dan keempat faction human membuat deck memiliki kesempatan yang besar untuk menjadi beragam. Keempat Follower ini memiliki harga yang sangat murah untuk kemampuan yang tinggi. Fokus mereka memang pada segi pukulan, namun Zodiark tidak hanya menawarkan pukulan saja untuk faction Human.


Deck ini mungkin bisa menjadi solusi yang sangat menarik karena keragaman Territory, Follower, dan skill keduanya. Rasa dari deck ini bisa menjadi beragam dan bisa menjadi sulit untuk ditebak, karena terkadang akan fokus pada pukulan, sedangkan di lain pertandingan fokus pada pertahanan. Dengan adanya peraturan Trifecta, keragaman rasa dari deck ini tentu bisa diperkuat pada salah satu sisi sehingga menjadi lebih fokus.

Eits, tapi tidak hanya itu! Masih ada kartu support lainnya yang tentu saja ikut membuat deck Human multifaction menjadi lebih menggigit lagi. Simak:


Bagi yang kangen Human. Silahkan merancang kembali deck Anda.


SHARE
Previous articleAda Rockman X di Ultimate Marvel vs Capcom 3
Next articleNeed For Speed The Run review round up
Memulai kariernya sebagai freelance majalah Ultima Nation, Dipta berkembang hingga menjadi penulis guide di majalah Optima. Ia sempat menghilang pada tahun 2003 untuk mempelajari film di Australia. Pada tahun 2008 Dipta kembali ke Indonesia dan memimpin GAMEZiNE selama kurang lebih 2 tahun. Ia juga sempat memperoleh penghargaan MURI sebagai Pencipta TCG Indonesia Pertama melalui karyanya Vandaria Wars.