Need For Speed : The Run, Layak Menjadi Versi Game Fast & Furious?

Franchise Need For Speed (NFS) rupanya tidak mati setelah NFS Shift mencoba untuk menjadi sebuah seri sendiri dengan menantang Forza dan Gran Turismo di arena simulasi. Buktinya, pada 15 November nanti, EA akan merilis seri ke-18 dari franchise NFS dengan mengusung nama The Run. Setelah tampil mengecewakan saat membesut Undercover lalu, Black Box sang pengembang menjanjikan bahwa seri kali ini akan tampil lebih baik dengan memanfaatkan engine Frostbite 2.

Storyline adalah salah satu aspek penting yang ditonjolkan dalam game ini, yang mana storyline dalam game ini memiliki gaya yang sama dengan gaya cerita dalam film The Cannonball Run, sebuah film komedi yang pernah dirilis pada 1981 lalu. Kamu akan memerankan Jack Rourke, seorang pembalap jalanan yang sudah malang melintang mulai dari San Francisco hingga New York. Jack memulai The Run di San Francisco, dimana dia ikut dalam taruhan sebuah balapan liar yang diikuti oleh 200 pembalap. Bagi siapa saja yang bisa mencapai New York pertama kali, maka berhak mendapatkan uang sebesar US $25 Juta. Uang tersebut bagi Jack digunakan untuk melunasi utang-utangnya.

Satu inovasi yang diberikan pengembang dalam game ini adalah adanya beberapa QTE (Quick Time Event) yang akan muncul dalam beberapa situasi, seperti menghindari mobil penduduk agar tidak menabraknya. Selain itu, kamu juga akan menemui event-event berbahaya, seperti pengejaran yang dilakukan oleh sebuah helikopter yang akan menembakimu dengan minigun. Beda dengan Shift yang menitikberatkan kepada elemen simulasi, dalam game ini titik berat berada pada aksi-aksi yang kamu lakukan, mulai dari mobil yang melompat saat melewati pembatas jalan, hingga menyalip para pesaing dengan berbagai macam trik kotor. Ya bisa dibilang, game ini adalah versi game dari Fast & Furious yang sama-sama mengambil setting balapan liar yang banyak aksi.

Elemen sandbox tak lupa juga ditambahkan dalam game ini, dimana pihak pengembang mengatakan bahwa kamu bisa menjelajahi area dengan panjang lintasan hingga 300 km. Untuk kontrol dalam game, pihak pengembang mengatakan bahwa mereka menggabungkan kontrol yang dimiliki Hot Pursuit dengan Shift, yang mana nantinya mereka berharap bahwa game ini bisa dengan mudah dimainkan untuk para pemula, namun cukup menantang meskipun dimainkan oleh pemain yang sudah ahli. Rasa Hot Pursuit dalam game ini juga bisa kamu rasakan dalam sistem damage-nya dan juga dalam social networking Autolog-nya. Untuk membuka mobil dan event baru, kamu membutuhkan XP yang bisa didapatkan setelah kamu menyelesaikan sebuah balapan. Sedangkan fitur lain yang tidak kalah menarik lainnya adalah adanya fitur rewind yang bisa kamu pakai sejumlah tertentu sesuai dengan tingkat kesulitan yang kamu pilih, apakah Easy, Normal, Hard atau Impossible. Menarik untuk ditunggu, apakah nantinya game ini bisa minimal tampil lebih baik dari Undercover, dan mungkin, bisa memuaskan penggemar Fast & Furious yang bermimpi untuk memainkan game sesuai dengan film favorit mereka.

httpv://www.youtube.com/watch?v=vR693MTwzq8


SHARE
Previous articleNeed For Speed The Run review round up
Next articleNendoroid Generations Makin Imut Ajahh!
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.