Parade Kostum Alternatif Street Fighter X Tekken

    Kalau kemarin saya sudah tampilkan galeri kostum alternatif ke-50 karakter Ultimate Marvel vs Capcom 3, kali ini saya akan tunjukkan betapa seru, unik, dan anehnya kostum-kostum alternatif untuk Street Fighter X Tekken.


    Diawali dengan Ryu, yang tampil bak Ogre dari Tekken 3. Kelihatan lebih ‘hijau’ kan? Sementara Ken, yang katanya menggunakan kostum super hero favoritnya, yaitu Bokori Man, bagi saya malah menggunakan bajunya Lars.


    Kazuya kini menggunakan pakaian ala Vega/M.Bison (Dictator), namun tanpa warna merah yang menjadi ciri khasnya. Sedangkan Nina… errr, kok malah pake baju ala Rolento ya?


    Guile cukup keren, karena dia seperti dipermak oleh G Corporation dan menjadi seperti pasukan android Tekken, Jack-X. Sedangkan Abel, dia mengenakan baju kebanggaan Armor King.


    King membuat saya bangga dengan mengenakan kostum Alex dari Street Fighter III. Sedang kostum Marduk malah seperti Hugo (agak aneh, karena Hugo playable dalam game ini).


    Chun-Li, the First Lady of Fighting, menunjukkan sisi ‘cute’-nya dengan menggunakan kostum Panda. Sedangkan Cammy, tampaknya begitu menggilai King. Dia tampil dengan kostum motif leopard.


    Bob sepertinya terinspirasi oleh dedikasi tanpa akhir Ryu terhadap seni bela diri. Kemudian Julia, tampaknya dia terinspirasi oleh Chun-Li. Atau keduanya memang sahabat karib?


    Sagat dikabarkan sudah mengalahkan Dragunov, yang diperintahkan untuk membunuhnya. Sedangkan Dhalsim, tampil lebih keren dengan balutan kostum Jinpachi Mishima.


    Hwoarang jadi lebih stylish dengan kostum bergaya Dee Jay. Di sisi lain, Steve Fox… errr, Nash… umm, Charlie. Well, kostum alternatif Steve Fox keren juga.


    Poison menunjukkan sisi liarnya, setelah mengenal devil gene yang mengalir di darah keluarga Mishima. Partnernya, Hugo, berdandan ala pesumo Jepang. Terinspirasi Ganryu?


    Katanya sih Yoshimitsu berhasil mengalahkan Vega/M.Bison dan menyerap Psycho Power yang menjadikannya lebih kuat. Di sisi lain, Raven tampil mengenakan seragam Bushinryu Dojo-nya Guy.


    Ibuki mungkin sudah bergabung dengan Manji Clan yang dipimpin oleh Yoshimitsu. Rolento sendiri mengenakan kostum ninja dari organisasi Raven. Raven menjadi Guy, dan Rolento menjadi Raven. Emm…


    OMG Kuma. What are you wearing? Apakah Kuma adalah salah satu penggemar Rainbow Mika? Yang lebih aneh, Heihachi! Apa yang kau lakukan dengan armor Samurai milik Sodom itu?


    Zangief mengenakan kostum beruang (ya, memang Zangief mirip beruang). Tapi Rufus… oh my… kenapa kamu mengenakan kostum Angel?!


    Dari semua kostum alternatif di sana, yang paling saya suka adalah Lili. Gayanya lebih liar, mirip Poison, namun masih tampil elegan dan classy. Go Lili, go!


    SHARE
    Previous articleBella Hijrah ke Dunia “Akira”
    Next articleUltraman, Kamen Rider dan Gundam Bertarung Bersama di PSP
    Mengawali karier menulisnya pada tahun 1997 sebagai kontributor rubrik game majalah Mentari Putera Harapan. Namanya mulai dikenal setelah dia turut membidani lahirnya majalah game pertama di Indonesia, Game Master. Begitu banyak majalah yang lahir dari buah pemikirannya. Sebut saja Game Master, 3D Magazine, Ultima Nation, hingga Zigma dan Omega. Tidak hanya dikenal sebagai jurnalis dan konseptor, GrandC juga seorang penulis cerita. Saat ini dia banyak disibukkan dengan pengembangan Vandaria, dunia fiksi ciptaannya.