Wasteland Empires, Inikah Versi Game Mad Max?

Tahukah kamu dengan Mad Max? Mad Max adalah sebuah serial film yang sudah mulai menghiasi layar lebar sejak tahun 1979 lalu dan dibintangi oleh aktor dan aktris besar macam Mel Gibson dan Tina Turner. Kisah Mad Max sendiri adalah sekelompok orang yang selamat dari sebuah bencana alam yang menghancurkan dunia, lantas memulai kehidupan baru dengan membangun koloni sendiri. Nah, jika kamu mencari versi game dari Mad Max ini, maka saya rasa game Wasteland Empires ini cocok untuk kamu. Mengapa?

Dari segi cerita, game ini memiliki kesamaan dengan Mad Max, dimana disini kamu diharuskan untuk membangun kerajaan kamu dari sebuah lahan yang kosong dan penuh sampah, menjadi sebuah kerajaan yang besar dan ditakuti banyak musuh kamu. Memang sih, konsep yang ditawarkan game ini mirip dengan game FB lain yang bertipe simulasi seperti CityVille, namun ada beberapa kelebihan yang dimiliki game ini. Salah satunya adalah scene-scene dan artwork yang ditampilkan sangat baik, dan juga animasi orang-orang yang sedang membangun kerajaan yang cukup hidup. Tentu, dua hal ini bisa membantu kamu saat memainkan game ini, paling tidak agar waktu menunggu kamu saat pembangunan salah satu bangunan tidak membosankan.

Bukan hanya membangun, tugas utama kamu lainnya sebagai seorang penguasa adalah untuk memperluas kerajaan kamu. Caranya, adalah dengan mendatangi kerajaan lain disekitar kamu, dan menghancurkan mereka. Dengan menghancurkan kerajaan lain dan membunuh pemimpinnya, maka kamu akan mendapatkan reputasi dan experience yang akan membantu kamu naik level. Nah, animasi saat perang ini juga saya rasa cukup bagus, meskipun tidak ada skill-skill yang menonjol dari tentara kamu saat menghancurkan bangunan atau saat bertempur dengan tentara musuh.

 

Kelebihan lain yang dimiliki adalah tutorial yang disediakan cukup jelas, dan sangat membantu. Namun, jika kamu sebelumnya pernah memainkan game-game simulasi di FB, saya rasa tidak akan kesulitan untuk beradaptasi dengan game ini sekalipun jika game ini tanpa tutorial. Mungkin kelemahannya hanya terletak pada loading game yang cukup banyak (hampir disetiap pergantian layar, kamu akan disuguhi loading yang lumayan lama) dan juga gameplay yang masih kurang variatif.


SHARE
Previous articleDetail Crystarium, Historia Crux, dan Monster di FF XIII-2
Next articleUncharted 3 : Drake’s Deception, Muslihat Drake di Gurun Pasir
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.