Batman Arkham City, Calon GOTY Nomer 1

Salah satu hal yang Marin anggap sebagai sisi negatif dari Arkham Asylum adalah bagaimana terbatasnya pergerakan dari Batman pada awal permainan. kamu tidak bisa menjelajahi tempat-tempat dengan bebas, karena dibatasi oleh gadget yang kamu miliki. Alhasil kamu akan sering bolak-balik ke tempat yang sama hanya untuk mengetes apakah sekarang kamu sudah memiliki alat yang tepat untuk melaluinya? Hal tersebut akan berubah 180 derajat di Arkham City. Di game ini kamu tidak hanya bisa menjelajahi kota dengan bebas, tidak tergantung pada jalan cerita utama, kamu bahkan bisa mengupgrade hampir semua peralatanmu dari awal kamu memulai permainan. Ini berarti kamu tidak usah menunggu sampai mencapai point tertentu dalam jalan cerita untuk bisa melewati satu area.

Selain sistem gadget yang lebih fleksibel, pertarungan juga dibuat jauh lebih fleksibel dan menarik. Selain kemampuan untuk melakukan double counter, kamu juga bisa mengcounter senjata tajam, bahkan lemparan benda. Masih mengenai pertarungan, sekarang kamu juga bisa menggunakan lebih banyak gadget di pertarungan. Jika dulunya kamu hanya dibatasi mampu menggunakan batarang dan batclaw, sekarang kamu bahkan bisa menggunakan explosive gell, smoke bomb, dan lain sebagainya. Yang pasti pertarungan akan tetap seluwes dan semudah seri pertama, tapi dengan kekompleksan yang lebih tinggi.

Jika ada satu hal yang saya proteskan dari Arkham City ini mungkin adalah usaha Rocksteady Studio untuk mengeruk uang sebanyak-banyaknya. Bayangkan saja, Catwoman yang tadinya gratis sekarang diganti menjadi item DLC yang bisa didapat dengan membeli game aslinya. (Marina)


SHARE
Previous articleDark Souls, Bagus Karena Susah?
Next articleVW Jakarta GT 2011
Wadah Gamer dari beberapa generasi, yang mencoba mengekspos hobi video game dari banyak sisi. Dengan tidak melulu game, Duniaku bisa menunjukkan pada khalayak, bahwa Gamer dan video game, adalah hobi yang tidak terbatas.