Simsalabim… Galaxy S II Pun Menyusut Seukuran Flash Disk!

Beberapa waktu lalu kami mengulas sedikit mengenai Google TV, dan beberapa perangkat yang beredar di Indonesia, yang bisa membantumu mengubah televisi biasa menjadi sebuah Android keluarga. Dan kini ada solusi lain yang ingin merasakan Android tanpa perlu membeli Droid. Melalui USB unik produksi FXI ini, yang di dalamnya dimampatkan chipset dual-core, kamu bisa saja mengubah sembarang monitor menjadi sebuah Droid dadakan.

Kaget juga ada produk semacam ini. Bagi saya yang memang doyan ngoprek Android, USB satu ini merupakan aksesoris yang keren. Diproduksi perusahaan dari Norwegia FXI, di dalam stick USB yang disebut Cotton Candy ini dengan sempurna tertanam chipset yang langsung bisa menjalankan Android. Dan yang kamu perlukan hanyalah kabel USB untuk mendapatkan tenaga, serta kabel HDMI jika kamu ingin menghubungkannya ke layar yang lebih besar. Demikian berkat Cotton Candy, kamu bisa merubah semua layar menjadi perangkat Android. Entah itu TV atau monitor komputer.

Hebatnya, FXI sudah mengantisipasi kendala mobitor yang tidak memiliki touchscreen. Cotton Candy juga dilengkapi konektivitas bluetooth , sehingga kamu bisa menghubungkan keyboard serta mouse bluetooth-mu untuk mengendalikan antar muka Android. Bahkan juga disediakan slot microSD di sisi stick USB “berjiwa” Android tersebut.

Bahkan menjalankan Android melalui MacBook!!

Kamu juga bisa menghubungkan Cotton Candy pada salah satu slot USB notebook-mu, dan secara instan bisa langsung berubah menjadi Android. Berkat keyboard dan mouse yang pasti ada dalam setiap netbook/notebook, kamu bisa langsung mengoperasikannya dengan mudah. Tinggal memilah, kompatibilitas software-nya. Karena jelas yang membutuhkan interaksi GPS atau accelerometer tidak bisa bekerja dengan maksimal menggunakan Android dadakan Cotton Candy ini.

Bayangkan Galaxy S II menyusut hingga menjadi 21 gram!?

Sedikit detail spesifikasinya, Cotton Candy diperkuat dengan dual-core 1.2-GHz Samsung Exynos ARM CPU (yup, sama seperti yang digunakan untuk Galaxy S II), GPU Mali-400 MP, 802.11n Wi-Fi, Bluetooth, HDMI-out dan slot microSD. Mendapat kode nama Cotton Candy karena beratnya yang hanya 21 gram.  Jadi bisa dikatakan Cotton Candy adalah sebuah komputer yang tersimpan di dalam stick USB, dan mampu merubah semua layar menjadi “smart” secara instan.


SHARE
Previous articleGoogle Music vs iTunes vs Amazon MP3: Perang Musik di “Awan”
Next articleForsa Motorsport 4, Kebebasan Baru Dalam Balapan!
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.