Sukses Penyelenggaraan Event S’DeGaN di Surabaya!

Rabu, 16 November 2011, ADGI (Asosiasi Desainer Grafis Indonesia) sukses menyelenggarakan event S’DeGaN di Surabaya. Meskipun diselenggarakan hanya dalam satu malam, event yang diadakan di sebuah kafe terkenal bernama BigBox di Surabaya ini berjalan cukup meriah. Bahkan saking meriahnya, waktu lima jam yang disediakan oleh panitia dirasa kurang oleh banyaknya peserta yang hadir.

Apakah S’DeGaN? Seperti yang pernah dibahas sebelumnya, S’DeGaN adalah kepanjangan dari Spectacular Designer Gathering Nite, yakni sebuah event yang mempertemukan para desainer dan pemerhati desainer di tanah air. Mulai dari desainer komunikasi visual, 3D, Interior, Photography, Fashion, Producer, Game, dan profesi desainer lainnya. Selain membahas mengenai Grafis, event ini juga membahas mengenai sisi kreatif marketingnya, bagaimana mengkombinasikan Grafis dan Marketing menjadi satu kesatuan yang saling menunjang.

Acara S’DeGaN dimulai pada pukul 19.00 WIB. Acara dibuka dengan pidato singkat dari Bapak Febri Koen selaku ketua baru dari ADGI Surabaya. Usai pidato, momen yang ditunggu-tunggu pun tiba, yakni kehadiran Ami Raditya di atas panggung. Bagi yang belum tahu, Ami Raditya adalah seorang penulis sekaligus pakar dalam bidang game dan industri kreatif. Dalam pidatonya yang berlangsung selama kurang lebih 45 menit, Ami Raditya menjelaskan mengenai ide pengembangan industri kreatif yang lebih efisien. Seperti yang diketahui, Industri kreatif tanah air masih terpetak-petak yang disebabkan oleh pemikiran pelaku industri kreatif itu sendiri, hal inilah yang menyebabkan industri ini kurang begitu berkembang. Menurut Ami Raditya saat ini bukan jamannya lagi bagi para pelaku industri kreatif untuk berjalan sendiri-sendiri, sudah saatnya bagi mereka untuk bersatu dan bergabung dalam suatu wadah yang lebih besar guna tercapainya tujuan.

Salah satu wadah yang bisa dilihat dan dipersiapkan oleh Ami Raditya sendiri adalah dunia Vandaria yang kini tengah berkembang pesat. Vandaria sendiri adalah sebuah nama besar yang kini telah merambah dunia TCG, Novel, Game dan komik. Dalam Vandaria telah bergabung berbagai desainer, penulis, dan para profesional yang bekerja di dalamnya. Dengan semakin diliriknya Indonesia di mata internasional, ia berharap Vandaria bisa berkembang seperti Marvel atau DC Comics yang dapat menampung ide-ide kreatif dari para desainer tanah air. Semoga saja terwujud bung Ami…

Setelah puas dengan penjelasan Ami Raditya, pengunjung dibawa rileks sebentar dengan sesi acara stand up comedy yang diberikan oleh panitia. Seperti yang diketahui, stand up comedy memang sedang booming di tanah air. Acara-acara seperti ini tengah marak diadakan di ibu kota dan terbukti dapat diterima dengan baik. Dua comedian dari Jakarta dan satu komedian dari Surabaya sudah cukup menghibur dan mengocok perut pengunjung pada malam itu. Panitia juga mengadakan lomba dadakan dengan hadiah menarik yang telah disiapkan oleh para sponsor yang mendukung.

Setelah berbagai acara yang mengisi, akhirnya sesi yang ditunggu-tunggu pun tiba, yakni kehadiran Bapak Kafi Kurnia di atas panggung. Kafi Kurnia adalah seorang interbrand dari Jakarta yang memiliki reputasi besar dalam industri kreatif tanah air. Salah satu karyanya yang mendapatkan apresiasi besar adalah penciptaan logo dan filosofi ESIA yang populer sebagai operator CDMA di tanah air. Bapak Kurniajuga merupakan seorang penulis yang telah menghasilkan berbagai karya buku.

Selama kurang lebih selama satu jam bapak Kurnia menjelaskan mengenai pentingnya ide dan marketing yang baik disamping design. Menurutnya, sebuah design tanpa diiringi ide yang baik bakal tidak ada harganya dan bakal susah untuk berkembang. Design yang baik adalah sebuah design yang berani mengambil tema berbeda dan berani menggabungkannya dengan ide yang brilian. Salah satu contoh yang diberikan bapak Kafi Kurnia adalah brand pakaian ternama dari USA, yaitu Supreme. Sekilas orang bakal biasa-biasa saja melihat design pakaian Supreme yang didominasi warna merah. Namun siapa kira bahwa Supreme adalah satu brand pakaian ternama dari New York yang banyak digunakan oleh para pemusik rap dan hip hop. Brand Supreme telah meraup keuntungan besar di setiap tahunnya dan terus berkembang hingga kini. Hal ini disebabkan karena ide-ide kreatif yang terus digunakan dalam promosi brand ini. Intinya seberapa bagusnya sebuah design tanpa disertai ide yang baik hanyalah sia-sia belaka, hal inilah yang coba disampaikan oleh Bapak Kafi Kurnia malam itu.

Secara keseluruhan acara S’DeGaN berlangsung dengan baik. Kesuksesan ini tidak lepas dari berbagai sponsor yang telah mendukung acara ini, seperti Djarum MLD, Vandaria Wars, BigBox Café, dan  banyak lagi lainnya yang tidak sempat saya sebutkan disini. Semoga saja ADGI bisa berkembang dan dapat menghasilkan pelaku-pelaku industri kreatif yang lebih baik dan kreatif lagi ke depannya. Selamat buat ADGI dan sampai jumpa pada S’DeGaN berikutnya.


SHARE
Previous articlePandawa Punya Cerita, Yuk Bermain Sambil Belajar!
Next articleRocksmith, Bukan Untuk Pemula
Ari aka Hawke Zigma memiliki segudang pengalaman dalam jurnalis game. Hawke populer sebagai anak didik langsung dari GrandC. Dia banyak membantu GrandC dalam menulis, meliput event berita, bahkan konsep. Nama Hawke cukup populer dalam dunia game underground karena dia juga pernah menggawangi langsung salah satu jaringan toko game di Surabaya, yakni GameQuarters.