Meizu MX. Droid Super di Masa Transisi Era Prosesor Quad Core?

Nama Meizu mungkin asing bagi kita. Namun di China, menjadi salah satu produsen elektronik yang cukup dikenal. Namun tidak terlalu asing kok. Karena beberapa produk multimedia player-nya juga eksis di Indonesia, serta salah satu line up smartphone mereka, yaitu Meizu M9, ternyata dijual melalui satu distributor resmi di Indonesia beberapa bulan lalu (resminya sudah dirilis di China awal Januari 2011). Hanya saja sayang penyebarannya tidak merata. Dan kini mereka mencoba bereksperimen dengan Android lainnya, melalui Meizu MX.

Jika Maizu M9 mirip salah satu keluarga Galaxy-nya Samsung, maka Meizu MX ini desainnya terinspirasi oleh iPhone. Dan sekilas, seakan kamu menggenggam iPhone melalui si MX ini, padahal jeroannya adalah Android. Bukan kenyataan aneh mengingat banyak produk dari China desainnya mengacu pada merek global. Plus sebenarnya memang banyak merk global yang menyerahkan produksi line-up ponsel mereka pada banyak manufaktur di China. So, jangan kaget jika di balik tutup batereinya tertera “Made in China.” Dan meskipun desainnya dirasa kurang orisinal, namun jeroannya patut diperhitungkan.

Di dalam Meizu MX tersimpan chipset Exynos 4210, dengan prosesor dual-core Cortex-A9 berkecepatan 1.4GHz, serta dilengkapi dengan 1GB RAM. Gampangnya, di balik casingnya itu kamu menemukan otak yang sama seperti yang menggerakkan Samsung Galaxy Note. Meizu MX juga memiliki kamera 8MP dengan kemampuan untuk merekam video dengan kualitas FullHD.

Layarnya pun cukup masuk akal untuk ukuran Droid, yaitu 4 inchi dengan resolusi qHD, atau 960×540 pixel (yang jamak dugunakan pada Droid terbaru dari HTC). Belum cukup dengan pixel setinggi itu, masih juga dipadankan dengan layarnya yang mampu menampilkan kerapatan per pixelnya hingga 275ppi. Layarnya sendiri berjenis TFT LCD dengan teknologi ASV (advance super view) dari Sharp. Walaupun berjenis LCD biasa, namun layar tersebut menyelaraskan pixel utama dan sub pixel (yang selalu menyala untuk mendukung tercapainya kualitas layar jelas dari sudut manapun) secara vertikal, menghasilkan sudut pandangan yang cukup jelas dilihat dari manapun.

Bentuknya sekilas memang seperti iPhone, dengan tinggi tidak terpaut banyak, layar lebih besar, serta dengan ketebalannya 10.3mm, jelas tidak lebih tipis dibandingkan iPhone 4S. Namun apa yang ditawarkan si Meizu sudah cukup untuk menantang dua jawara smartphone, Samsung Galaxy S II serta iPhone 4S.Dan satu fitur unik Droid ini adalah keberadaan tombol sentuh capacitive-nya yang bisa beradaptasi menurut orientasi layar. Maksudnya,, posisi dan bentuk ikon pada tombol tersebut akan memutar dengan sendirinya, seiring kamu juga merubah orientasi layar dari portrait ke landscape – seperti tombol sentuh pada HTC Incredible S. Tidak hanya di situ, tombol tersebut juga bisa berubah fungsi tergantung situasi yang saat itu terjadi pada si MX.

Dan keunikan kedua adalan antar mukanya. Memang mejalankan Android 2.3.5 Gingerbread, namun Meizu sepenuhnya merubah tampilan antar muka, dan beragam shortcut tombol standar Android (task manager tidak lagi diakses melalui tombol Home, misalnya). Meizu sendiri lebih suka menyebut MX ini menggunakan Flyme OS daripada Android, dan memang begitu beda tampilannya dengan stock Android 2.3.5 yang biasa saya temui dari beragam Droid.

Pertanyaannya hanya satu sekarang… apakah ada distributor yang mau memasarkan satu smartphone keren dengan harga yang cukup masuk akal (sekitar US $480) ketika dirilis pertama kali secara global pada 1 Januari 2012 nanti? Jika ingin tahu mengenai Meizu MX, masuk saja ke website ofisialnya di http://en.meizu.com/products/mx-product.html.

Spesifikasi yang diajukan Meizu untuk MX ini begitu tinggi, dengan ukuran layar yang masih tergolong nyaman, serta antar muka yang membuatmu bakal lupa bahwa ini adalah sebuah Android… Rencana rilis awal tahun sepertinya juga pas. Setahun setelah Meizu M9, atau setidaknya ada beberapa bulan sebelum banyak produsen lain berlomba-lomba mengajukan pilihan Droid baru dengan prosesor empat core.Berikut ini detail spesifikasi Meizu MX, yang juga bisa kamu temui melalui website ofisialnya. Seperti biasa, klik gambarnya untuk memperbesar ya.. !! Dan jika masih penasaran dengan keunikan tombol capacitive MX ini, coba saja cek video berikut. Di sana diperlihatkan bagaimana ikon tombol akan berubah bergantung di aplikasi apa kamu berada, dan pada orientasi layar bagaimana kamu mengoperasikan si MX ini. Credit video untuk Engadget.

Update: Droid ini sudah dijual di China dan Hong Kong mulai 1 Januari 2012 kemarin, dengan harga sekitar US $400. Terlalu tinggi jika masuk Indonesia, apalagi merk-nya kurang dikenal. Namun siapa tahu ada yang tertarik menjadi distributornya.


SHARE
Previous articleDotA 2 Hero Overview Part 1 – Support Type
Next articleProject Rising Kembali Raising!!
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.