Zigma Game of the Year Award 2011… Top Ten Award by Platform

Kaleidoskop Dunia Game 2011 

Lupakan masa-masa suram tahun 2009 dan 2010… dan hanya ada satu kata kami bisa mengingat 2011. Tahun ini adalah masa terbaik dalam dunia video game. Kita disuguhi banyak judul kelas AAA, khususnya akhir tahun ini. Bahkan cenderung terlalu berlebih. Ada Batman: Arkham City, L.A. Noire, Skyrim, Uncharted 3, hingga puluhan game keren lainnya, baik versi fisik dan digital yang menggoda kita untuk merogoh isi dompet dan merevisi belanja akhir tahun 2011. Dan selamat bagimu yang masih mampu menahan nafsu belanja game, di tengah banyak tawaran menggiurkan para publisher. Namun tentu saja, kita bicara 2011 bukan sekadar akhir tahun yang sibuk. Di sepanjang tahun banyak kejadian dan fakta yang menjadi ”trending topic,” dan makin mendewasakan industri ini. Berikut beberapa catatan penting kami.

Pertama, bisa dikatakan sepanjang tahun ini hanya ada satu hardware game baru, yaitu 3DS, yang meluncur secara global sepanjang Maret 2011. Penerus Nintendo DS, sistem game terlaris sepanjang sejarah tersebut rupanya gagal memenuhu ekspetasi. Walaupun Nintendo mengklaim penjualan hari pertamanya adalah pencapaian tertinggi, namun patokan harga $250 dirasa terlalu mahal, hingga akhirnya Nintendo mengakui 3DS kekuarangan game di awal peluncuran. Ironisnya, tumpukan 3DS di toko game begitu susahnya berkurang, hingga akhirnya akhir Juli 2011, Nintendo mengeluarkan keputusan yang cukup mengejutkan. Per 12 Agustus 2011, harga 3DS dipangkas menjadi $170. Diskon nyaris sejuta tersebut sukses meningkatkan angka penjualan 3DS, walau pun tetap secara software 3DS terasa kurang.

Sementara Sony yang rupanya lebih berhati-hati dan tidak ikut jalan Nintendo yang cepat-cepat melempar penerus handheld, mengkonfirmasikan “Next Generation Portable” pada akhir Januari 2011, yang kemudian dikenal sebagai PlayStation Vita. Secara teknologi, Vita jauh lebih menjanjikan dibandingkan 3DS, namun dengan patokan harga yang juga sama dengan 3DS – khusus yang versi 3G, atau bisa internet dimana saja, hanya 20% lebih mahal.

Jika Sony mengkonfirmasikan Vita, selain merilis 3DS, Nintendo tahun 2011 ini mengenalkan Wii U. Penerus konsol mereka tersebut meyakinkan diri masuk kompetisi “high-definition gaming” yang telah diisi X360 dan PS3. Tidak lagi sekadar mengandalkan interaksi gerakan, Wii U menyamai inovasi DS dengan kontroler khusus mirip tablet, dengan layar lebar, dan bisa digunakan secara terpisah. Selain layar sentuh, ada sensor gerakan, kemiringan, dan beberapa tombol fisik bagi mereka yang berharap feedback pengendalian game yang lebih tradisional. Walaupun didukung banyak publisher, namun sepertinya karena efek kurang suksesnya 3DS, Wii U pun seakan tenggelam ditelan euforia game berkelas AAA untuk X360 dan PS3. Apalagi ketika spesifikasinya bocor, dan ternyata tidak jauh lebih kuat dibandingkan dua kompetitornya. Jelas itu mengancam …..

Mengancam posisi Nintendo, karena Microsoft dan Sony yang kini justru sudah mengetahui kelemahan Nintendo, mereka punya waktu merancang konsol peneris. Tak heran sepanjang tahun kita juga sering mendengar desas-desus PlayStation 4 dan Xbox 720 (atau Xbox Loop, Xbox Next, dan juga kadang disebut Project Ten) yang direncanakan rilis 2012 – 2014.

Tahun 2011 juga mencatat hacker sebagai musuh utama produsen game. Dan korban yang paling merasakan ganasnya serangan ”maya” tersebut adalah Sony. Mulai serangan oleh hacker PS Jailbreak George Hotz, Sony terus bermimpi buruk sepanjang 2011 kemarin karena ancaman kumpulan hacker hebat yang menyebut diri fail0verflow. Meskipun awalnya hanya dugaan tersangkanya failOverflow, namun akibat serangan para hacker tersebut sistem PSN sempat terganggu selama Mei 2011, dan pesan seperti “An error has occurred. You have been signed out of PlayStation Network,” atau sering disebut dengan error 80710A06 biasa ditemui mereka yang menikmati game melalui PSN.

Oh ya, ketika kamu melihat satu kategori award kami, disanaada satu award spesial, ”Video Game Series Rivalries.” Bukan tanpa sebab muncul ide award tersebut, karena memang dua publishernya, Activision dan Electronic Arts (EA), sejak awal 2011 sudah menunjukkan intensitas saling serang terhadap masing-masing serial game unggulan mereka, Call of Duty dan Battlefield. Dimulai dengan tuduhan Activision pada EA, yang “membajak” dua pendiri Infinity Ward (tim developer serial Call of Duty), Vince Zampella dan Jason West. Berdua mereka kini membentuk Respawn Entertainment dengan sokongan dana dari EA. Namun belum bisa menunjukkan kreasinya, karena sidang atas tuduhan Activision sendiri baru ditinjau ulang Mei 2012 mendatang. EA sendiri mem-plot keduanya mengembangkan game shooter lainnya dengan atmosfer sama seperti Gears of War dan Halo.

Sedangkan untuk menghadapi Activision, EA membidik langsung melalui Battlefield 3-nya DICE yang begitu memukau secara grafis. EA pun mengklaim Battlefield 3 dikembangkan untuk menumbangkan dominasi Call of Duty, walaupun tetap tidak berhasil mengalahkan angka penjualan Modern Warfare 3 yang fantastis, lebih dari 17 juta kopi  pasca dirilis awal November 2011 lalu. Battlefield 3 memang berhasil menorehkan catatan sebagai game pertama EA yang meraih angka 5 juta kopi dalam waktu satu minggu, dan total saat ini sekitar 8 juta kopi. Namun Modern Warfare 3 cukup sehari saja mampu terjual hingga 6.5 juta kopi.

Dan tahun 2011 ini pun menjadi satu prestasi tersendiri untuk game yang dirilis dalam format digital. Game download, downloadable content atau DLC, serta game yang juga dirilis secara digital, perkembangannya makin pesat. Hal itu juga didorong dengan menjamurnya developer indie yang kreatif, dan mampu mengambil celah pasar casual yang besar. Namun game download bukan sekadar bicara kata casual. Game yang lebih kompleks pun kini bisa ditemui lebih mudah. Beberapa diantara yang sukses mencuri perhatian seperti Bastion dan Minecraft, pasti akan memicu developer lain untuk mencoba peruntungan di pasar digital.

Oke, cukup dengan resume singkat tahun 2011 ini, karena memang yang terbaik di tahun ini adalah pilihan gamenya. Berikut Zigma Game of the Year Award 2011. Coba lihat, adakah game pilihanmu masuk dalam daftar kami?

Berikut jajaran award pertama yang dibagi menurut platform. Terus pantau Duniaku.net untuk mengetahui award lain berdasarkan genre, award spesial hingga pilihan redaksi Zigma serta pembaca.  (Ura)

1
2
3
4
5
6
7

SHARE
Previous article10 Most Anticipated Movie in 2012!
Next articleWii U Bukanlah Hanya Sebuah Konsol Game?
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.