Sambut Star Wars 3D dengan Makan Burger Ekslusif!

    Di Star Wars, kita mengenal ada dua aliran Force yang berbeda, satu aliran yang jahat Dark Force dan satu aliran Jedi yang menjadi penentangnya. Memang sih, kita tidak bisa ikut dalam peperangan antar galaksi di dalam film Star Wars itu, namun kini kita bisa “mengekspresikan” sisi mana yang kita bela lewat sebuah benda yang tidak lazim: sebuah Hamburger!

    Yap, salah satu restoran ternama di Prancis, Quick berencana untuk merilis dua macam burger” khas” Star Wars untuk menyambut perilisan Star Wars Episode I: The Phantom Menace 3D yang mulai tayang di beebrapa negara mulai bulan depan. Dua burger ini merepresentasikan dua sisi yang berbeda dari Star Wars, yaitu sisi jahat dengan ikonnya Darth Vader, dan sisi baik dengan ikonnya sang guru besar Jedi, Yoda.

    Jika dilihat dari fisiknya sih, sepertinya kedua burger ini dikhususkan untuk kamu yang benar-benar menggilai Star Wars. Untuk orang awam, mungkin akan sedikit kehilangan nafsu makan ketika melihat burger Darth Vader yang rotinya berwarna hitam, atau burger Jedi yang bagian atasnya memiliki komponen yang dibentuk sedemikian rupa sehingga mirip dengan deretan gigi (prediksi saya sih, itu adalah kentang atau kejunya :D).

    Burger ini mulai dijual pada awal Maret yang akan datang. Namun sayang, karena yang menyediakannya hanya restoran Prancis Quick saja, maka tentu biaya pesawat kesana lebih mahal daripada harga burgernya sendiri.. Hehe..

    Satu hal yang menjadi pertanyaan saya, kenapa kok bukan Darth Maul yang menjadi ikon Dark Force buger ini ya?
    Padahal kan Darth Vader masih menjadi anak-anak di Star Wars Episode I… :D


    SHARE
    Previous articleDragon Memorial Panic Event Heroes Kingdoms Online!
    Next articleEfek Megaupload Menyebar, Siapa Selanjutnya?
    Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.