Cikal Bakal Kontroler Getar Telah Hadir

Teknologi getar yang sudah usang, menggunakan dua dinamo yang memutar bongkahan besi di kedua ujung kontroler

Jika kamu pernah membongkar kontroller getar yang kamu miliki (entah itu milik PS atau XboX), kamu pasti tahu bahwa yang digunakan untuk menghasilkan efek getar dari kontroler ini adalah sebongkah besi yang di pasangkan pada sebuah dinamo. Ketika suatu game memerintahkan kontroler untuk bergetar, maka dinamo ini akan berputar, dan alhasil bongkahan besi yang terpasang di dinamo tersebut juga akan berputar dan menimbulkan efek getaran. Teknologi getar ini tergolong murah, mudah diaplikasikan, tapi efek getar yang dihasilkan kurang bagus dan kurang bisa bervariasi. Belum lagi dinamo dan bongkahan besi tersebut membutuhkan ruang yang cukup besar, dan juga membuat kontroler menjadi berat.

Memperkenalkan Vivitouch, selembar film khusus ini bisa menghasilkan getaran yang lebih bagus dari dua buah dinamo dan bongkahan besi

Teknologi usang di atas sudah digunakan sejak 15 tahun lalu (sekitar dirilisnya PS), dan masih belum ada yang menemukan solusi yang lebih bagus untuk menggantinya. Sampai akhirnya, Artificial Muscle (perusahaan dibawah Bayer MaterialScience) memperkenalkan Vivitouch, di CES beberapa waktu yang lalu. Berbentuk seperti sebuah lempengan kecil Vivitouch terdiri dari selembar film Dielectric Elastomers  (sejenis bahan yang akan bereaksi jika dialiris listrik) yang dihimpit dua lapisan elektroda. Ketika elektroda dialiri listrik maka film Dielectric Elastomers akan bergerak. Untuk menghasilkan getaran yang nyata dan terasa, film Dielectric Elastomers ini biasanya akan direkatkan ke suatu bagian yang memiliki masa cukup berat, misalnya pada baterai HP, atau baterai kontroler Xbox 360.

Kontroler Xbox 360 yang dimodifikasi dengan Vivitouch

Walau Vivitouch sendiri berukuran sangat kecil, tapi getaran yang dihasilkan tidak kalah kuat dengan getaran yang dihasilkan teknologi dinamo yang digunakan saat ini. Bahkan ragam getaran yang bisa dihasilkan jauh lebih beragam dan jauh lebih terasa nyata. Misalnya saja, kamu benar-benar akan merasa mengocok sebuah kotak yang didalamnya terdapat dadu. Sayang sekarang ini teknologi Vivitouch masih lebih mahal dari teknologi dinamo yang digunakan saat ini. Tapi jika melihat kemampuannya yang memang jauh lebih superior, bukan tidak mungkin nantinya konsol generasi berikutnya ( konsol generasi ke 8 ) akan mulai menggunakan teknologi ini. Dan jika nantinya teknologi Vivitouch sudah menjadi lebih murah, bukan tidak mungkin nantinya kita akan menemukan baju getar, topi getar, sarung tangan getar, dan banyak barang bergetar lainnya.


SHARE
Previous articleiPad 3 Bakal Muncul Maret, Dua Kali Lebih Cepat Dari iPad 2
Next articleMicrosoft Bekali Xbox 720 dengan kemampuan DVR!?
Seseorang yang awalnya ingin menjadi seorang teknokrat namun justru berkecimpung di dunia game. Penggemar Jessica Alba dan Alexis Bledel yang memiliki spesialisasi di antaranya dalam bidang Anime, Game, RPG, Game Design, Manga, Movie dan Trading Card Game. Saat ini mendapat posisi sebagai Managing Editor ZIGMA dan OMEGA serta Lead QA I Play All Day Studio.