Enthrean Guardian “Hidupkan” Kembali Vandaria Grace!

Sudah hampir setengah tahun berlalu setelah pengembangan Vandaria Grace diumumkan dalam majalah Zigma #106 lalu. Setelah nyaris tidak terdengar gaungnya, Enthrean Guardian akan kembali “menghidupkan” proyek ini dan memulai lagi pengembangan game ini!

Pada Zigma #106 yang terbit tahun lalu, Vandaria Saga mengumumkan kerjasamanya dengan Enthrean Guardian, developer Eternal Grace untuk mengembangkan sebuah game yang mereka beri nama dengan Vandaria Grace. Namun, karena adanya beberapa masalah, proyek ini pun terpaksa harus dihentikan sementara waktu. Namun, pada pertengahan Februari ini, Enthrean Guardian dengan bangga mengumumkan, bahwa mereka akan melanjutkan proyek yang terhenti ini!

Game ini menceritakan kisah Arad, seorang mercenary yang sangat terkenal di Mainland. Dalam sebuah misi, dia harus bertarung dengan banyak monster, dan ketika dia mulai kehilangan kekuatannya sedikit demi sedikit, tiba-tiba ada seorang gadis yang membantunya dengan menggunakan kekuatan magisnya untuk melawan musuh-musuh yang tersisa. Setelah menyelesaikan tugas tersebut, gadis itu mulai memperkenalkan diri kepada Arad. Namanya Maephir dan dia memiliki kemampuan untuk membaca masa depan. Lantas, dia mengatakan kepada Arad bahwa dia membutuhkan bantuan Arad untuk menghentikan bencana besar yang akan melanda dunia Vandaria di masa depan. Namun sayangnya, Arad tidak mempercayai kisah tersebut..

Maephir tidak menyerah begitu saja. Dia lantas mengatakan kepada Arad, bahwa mereka nantinya akan bertemu dengan seorang gadis yang membutuhkan pertolongan, dan ajaibnya hal tersebut memang terjadi! Arad dan Maephir pun menyelamatkan gadis yang bernama Grace dari segerombolan penculik. Sejak saat itulah Arad mulai mempercayai Maephir dan juga kemampuannya untuk meramal masa depan. Di sisi lain, karena merasa berhutang budi setelah ditolong, Grace pun meminta untuk ikut bersama mereka dalam petualangan menyelamatkan dunia Vandaria..

Masih sama dengan rencana awal, game ini masih menggunakan genre Turn Based RPG. Yang berbeda dari rencana awal hanya masalah penggunaan platformnya. Awalnya, game ini direncanakan akan menggunakan engine RPG Maker seperti Eternal Grace, namun lewat “Revive”-nya kali ini, Vandaria Grace berubah dan akan menggunakan platform Flash. Sedikit bocoran dari Enthrean Guardian, game ini nantinya akan memiliki 10 karakter playable dengan kepribadian dan karakteristik yang berbeda-beda. Selain itu, untuk membantu menghadirkan suasana dunia Vandaria yang kental, beberapa nama yang sudah malang melintang di dunia Vandaria juga akan berkontribusi dalam proyek ini, seperti sang kreator dunia Vandaria mas Ami Raditya aka GrandC, penulis novel Harta Vaeran, Pratama Wirya dan juga artwork yang akan dikerjakan oleh salah satu veteran dalam TCG Vandaria Wars, Yohan Power.

Terus ikuti Duniaku.net untuk mengetahui bagaimana proses pengembangan game ini ya.. :)

Share this article

TENTANG PENULIS
Febrizio

Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.