Facebook Membeli Instagram 1 Milyar Dolar! Untuk Apa?

Pagi ini banyak blog, website maupun portal berita ramai membicarakan hal ini. Yap, bagi kamu yang belum tahu, tepat pada hari Senin kemarin Facebook melebarkan sayapnya dengan membeli Instagram, salah satu start up company yang kita kenal sebagai penghasil aplikasi foto sharing mobile terbaik saat ini. Tidak tanggung-tanggung, untuk mengakuisisi Instagram, Mark Zuckerberg dan kawan-kawan sampai rela merogoh kocek mereka hingga 1 Milyar Dolar AS!

Ada banyak alasan yang melatar belakangi pembelian Instagram oleh Facebook ini. Salah satunya adalah Mark Zuckerberg menganggap bahwa Instagram adalah aplikasi sharing foto untuk mobile yang terbaik. Untuk itu, lebih lanjut dia mengatakan bahwa dengan mengakuisisi Instagram, nantinya akan membuat tim Facebook dan tim Instagram bisa bekerja sama untuk menghasilkan sebuah pengalaman berbagi foto mobile yang lebih menyenangkan. Namun dia menolak anggapan bahwa nantinya pembelian ini bisa mematikan kreatifitas Instagram, dan menyebutkan bahwa tim Instagram tetap diberikan kewenangan penuh untuk mengembangkan aplikasi mereka.

Nilai 1 Milyar Dolar AS ini tentunya tidak sebanding dengan nilai Facebook yang ditaksir sekitar 75 hingga 100 Milyar Dolar AS. Zuckerberg juga menambahkan, bahwa pembelian terbesar mereka ini adalah salah satu tonggak terpenting Facebook untuk melangkah lebih jauh lagi. Sedangkan Instagram sendiri juga memiliki basis penggemar yang sangat besar. Sebelum hadir untuk Android minggu lalu, Instagram tercatat sudah memiliki pengguna sekitar 50 Juta orang di platform iOS. Nilai ini terus bertambah saat Instagram mulai bisa dinikmati oleh Android, dimana menurut klaim tim Instagram, mereka berhasil meraih 1 Juta download hanya dalam waktu sehari saja!

Lantas bagaimana reaksi para pengamat bisnis mengenai akuisisi ini? Di Halaman berikutnya saya sudah mengumpulkan beberapa diantaranya

1
2

SHARE
Previous articleBioware Menyerah? Ending Baru Untuk Mass Effect 3?
Next articleCaptain America 2 Akan Tayang 2014
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.