Yuk, ‘Nonton’ Asura’s Wrath

    Asura’s Wrath memang sudah dirilis sejak akhir Februari lalu. Namun Capcom baru saja merilis DLC Episode IV. Dirilisnya DLC ini (juga Episode 11.5 dan 15.5 beberapa saat yang lalu) melengkapi kisah Asura.

    Game ini mengisahkan tentang Asura, seorang dewa yang diusir dan menuntut balas. Sepanjang permainan kita akan disuguhkan adegan pertarungan yang macho, layaknya menonton seri Hokuto no Ken (Fist of the North Star). Adegan pertarungannya sangat DAHSYAT, juga sedikit lebay, namun sangat entertaining.

    Saya pribadi melihat Asura’s Wrath sebagai sebuah film… atau anime interaktif (gaya presentasinya memang mengingatkan saya akan anime klasik macam Dragon Ball, YuYu Hakusho, dan Saint Seiya). Gameplaynya? Penuh dengan cut-scene dan quick time event. Sejujurnya, kalau bukan karena penasaran dengan cerita macho Asura, gameplaynya tidak layak dimainkan (ini opini pribadi).


    Yap, Asura’s Wrath memang menekankan segalanya di cerita dan koreografi pertarungan yang dahsyat (ibaratkan dengan The Raid). Anda tidak perlu memainkan game ini untuk menikmati hal tersebut. Saya ajak Anda untuk ‘menonton’ Asura’s Wrath secara penuh (lengkap dengan DLC-nya).

    Siapkan popcorn, duduk (atau tiduran) yang nyaman, dan nikmati kisah perjuangan Asura.

    1
    2
    3
    4
    5

    SHARE
    Previous articleKart Rider Guide Chapter WKC Scenario 10
    Next articleIkuti Pola Activision, Call of Duty: Black Ops II Meluncur November 2012
    Mengawali karier menulisnya pada tahun 1997 sebagai kontributor rubrik game majalah Mentari Putera Harapan. Namanya mulai dikenal setelah dia turut membidani lahirnya majalah game pertama di Indonesia, Game Master. Begitu banyak majalah yang lahir dari buah pemikirannya. Sebut saja Game Master, 3D Magazine, Ultima Nation, hingga Zigma dan Omega. Tidak hanya dikenal sebagai jurnalis dan konseptor, GrandC juga seorang penulis cerita. Saat ini dia banyak disibukkan dengan pengembangan Vandaria, dunia fiksi ciptaannya.