Gundam AGE Episode 30, Kapal Perang Diva Kembali Beraksi

Episode 30: “The City Became a Battlefield”  (戦場になる町)

Episode ini melanjutkan pertarungan Flit dan Kio dengan Zeheart yang tertunda di episode 29 lalu. Serangan pasukan Vegan di kota Olivernotes pun mengubah kota tersebut menjadi medan perang. Aksi baku tembak pasukan EFF (Earth Federation Forces) dengan pasukan Vegan juga semakin intens, bahkan salah satu anggota EFF pun terluka hingga berdarah-darah.

Flit pun meminta bantuan kepada EFF untuk meluncurkan Diva, tapi permohonan tersebut awalnya ditolak oleh perwakilan EFF di kota Olivernotes, karena menganggap Flit hanyalah “mantan” pimpinan EFF (yang artinya Flit sudah tidak menduduki jabatan di EFF). Tapi kemudian pihak EFF pusat memberikan perintah untuk meluncurkan Diva dengan mengerahkan kru baru yang bisa mengoperasikan Diva. Di sinilah masalah baru muncul, karena yang ditunjuk menjadi kapten baru Diva adalah Natora Einus, wanita berusia 25 tahun dengan jabatan letnan dan memiliki tingkah laku sedikit ceroboh. Dia dipilih karena nama besar kakeknya di bidang militer sehingga dia mendapatkan kehormatan menjadi kapten baru untuk Diva. Bahkan saat mengoperasikan Diva, dia terlihat kikuk dan bingung sama sekali dengan apa yang dilakukannya sehingga kru barunya pun sedikit kecewa dengan kapten baru mereka.

AGE Builder yang sedang memproses Blustia Cannon

Bahkan Flit yang meminta bantuan Diva untuk segera menyalakan AGE System (atau AGE Builder lebih tepatnya) sempat marah karena si kapten baru dirasa tidak bisa melakukan hal yang sepantasnya dilakukan oleh kapten. Untungnya Rody Madorna (anak dari Mukured Madorna dan Lalaparly Madorna dari Madorna Workshop) turut serta di dalam Diva, dan dia langsung mengaktifkan AGE Builder. AGE Builder pun kemudian bersiap membuat senjata baru untuk Gundam AGE-3 Normal, itu pun karena dipaksa oleh Flit padahal data pertarungan yang ada baru sedikit saja.

Blustia Cannon yang diluncurkan dari Diva

AGE Builder pun berhasil membuat senjata baru, lebih tepatnya tambahan untuk senjata SigMaxiss Rifle yang bisa meningkatkan kekuatan cannon tersebut berkali-kali lipat, bernama Blustia Cannon. Dengan tambahan ini, kekuatannya dianggap setara dengan miniatur Photon Ring Ray.

Kio memiliki kekuatan X-Rounder?

Menariknya di sini, Kio sempat melihat visi masa depan (kekuatan X-Rounder?) yang memperlihatkan Zeheart berada di atas kapal induk Vegan. Sehingga secara otomatis setelah Kio melihat visi tersebut, dia malah menembakkan SigMaxiss Rifle dengan part tambahan baru dari AGE Builder ke arah kapal induk Vegan, bukan ke arah Zeheart. Otomatis kapal induk Vegan itu luluh lantak, dan pasukan Vegan yang tersisa diperintahkan oleh Zeheart untuk mundur. Sayang, tembakan yang terlalu kuat tadi menghancurkan part baru dari AGE Builder itu, dan juga membuat Gundam AGE-3 Normal terlihat berantakan. Tapi saya suka dengan hal ini, baru dua episode saja Gundam AGE-3 Normal sudah bisa terlihat kacau balau akibat perang, benar-benar terasa realistis.

Di akhir episode juga diperlihatkan Flit yang bertemu dengan Natora. Dia mengatakan, menjadi kapten berarti memiliki tanggung jawab besar, karena dialah yang nanti menanggung semua nyawa di Diva. Dan juga perbincangan Flit dengan Kio, yang mengatakan bahwa Vegan bukanlah manusia karena mereka dengan mudahnya membunuh nyawa manusia. Terdoktrin dengan pikiran seperti itu, Kio pun juga berambisi untuk mengalahkan Vegan.

Natora Einus

Episode 30 ini benar-benar menarik, terutama dengan adanya pengenalan kru baru untuk kapal perang Diva lengkap dengan kaptennya yang benar-benar…unik. Ceroboh, kekanakan, dan bingung sendiri dengan keputusan apa yang akan diambil. Bahkan saya sempat heran namanya juga sedikit aneh, Natora Einus, ahahaha. Saya tak habis pikir kenapa namanya seperti itu.

Terlepas dari itu, saya merasa sedikit heran dengan tingkah EFF yang seolah lepas tangan dan tidak mau membantu Flit, padahal selama ini Flit berjasa besar karena bisa menumpas tindak tanduk pasukan Vegan yang akan menginvasi bumi. Mereka malah memberikan kru dengan kemampuan biasa-biasa saja sebagai kru Diva untuk membantu dalam pertempuran Flit dan Kio. Rasanya seperti ada anggota EFF yang menaruh rasa sakit hati terhadap kehadiran Flit.

Gundam AGE-3 dengan Blustia Cannon
Gundam AGE-3 yang mengalami kerusakan terutama di tangan kanan setelah menembakkan Blustia Cannon

Selain itu juga debut AGE Builder untuk generasi ketiga keluarga Asuno, mengingatkan saya pada saat AGE Builder membuat DODS Rifle, senjata pertama untuk Gundam AGE-1 yang dikendarai Flit. Proses pengolahan data pertarungan, hingga pembuatan bagian per bagian dari Blustia Cannon diperlihatkan di sini. Tapi sayang, Blustia Cannon pun hancur setelah digunakan oleh Kio. Saya semakin menantikan episode terbaru Gundam AGE! Ayo cepat datang hari Senin depan, hehehe…

Flit yang mendoktrin Kio perihal Vegan bukanlah manusia

Sumber gambar : GundamGuy


SHARE
Previous articleMengintip Special Effects Marvel’s The Avengers
Next articleWow!! Gundam Mini Theme Park Menyapa Tokyo!
Pecinta game (terutama RPG) yang dulunya merupakan fans dari Zigma - sekarang adalah Feature Editor Zigma Omega hingga saat ini. Sekarang Reyner telah menjadi apoteker lulusan salah satu fakultas negeri di Surabaya. Selain game, Reyner juga mengikuti update mengenai anime dan manga terbaru, dan juga sedikit melirik dunia gunpla.