Bagaimana Soul Sacrifice Dimainkan?

Dev / Pub : SCEJ / SCEJ
Tanggal Rilis : TBA
Genre : Action RPG
Platform : PSVita

“Konsep adalah bagian terpenting dalam sebuah game,” ucap Inafune. “Jika konsepnya bagus, maka 80% game tersebut pasti bagus. Itulah betapa pentingnya sebuah konsep untuk game.” Untuk Soul Sacrifice, konsepnya adalah “True Fantasy”, dimana “True” berasal dari ide untuk pengorbanan dan pembayaran sejumlah tertentu. Jika ingin kekuatan yang lebih, kamu harus membayar atau mengorbankan sesuatu. Dan pastinya hal ini dialami oleh semua orang di dunia nyata, sebagai contoh jika ingin makan makanan enak, kamu harus membayar lebih banyak.

Sesi demo pun dimulai dengan Inafune yang terlihat memainkan Soul Sacrifice sambil menjelaskan detailnya. Game ini tidak menghadirkan MP (magic point), tapi kamu harus mengorbankan sesuatu untuk mengeluarkan sihir. Semakin besar pengorbanannnya, semakin besar pula kekuatan yang didapatkan. Jika terus menggunakan sihir yang kuat ini, karaktermu akan semakin kehilangan bentuk manusianya.

Inafune memperlihatkan karakternya yang bisa menggunakan pepohonan dan batu-batuan dalam pertarungan. Beliau juga memperlihatkan karakter menggunakan darahnya sendiri untuk dilempar seperti peluru ke musuh. Sihir bisa dialokasikan ke tombol lingkaran, segitiga, dan kotak, dan kamu juga bisa mengubah dua set sihir dengan tombol R (jadi total ada enam jenis sihir yang bisa dialokasikan).

Korbankan, atau selamatkan?

Saat mengalahkan musuh, kamu bisa mengorbannya atau malah menolongnya. Kamu akan mendapatkan item berbeda tergantung dari pilihan tersebut. Untuk desain monster yang unik dan berkesan mengerikan, Inafune mengaku bahwa usaha besar dicurahkan oleh tim sehingga bisa menghasilkan desain seperti itu.

Inafune kemudian memperlihatkan komponen multiplayer melalui sebuah video. Hingga empat pemain bisa bermain bersama. Terlihat ada satu karakter yang mendekati ajal dan terkena serangan Cerberus. Kemudian karakter tersebut mengorbankan nyawanya demi pemain yang lain, dan mengubah dirinya menjadi Salamander yang membakar Cerberus. Tiga pemain lain pun bisa memilih untuk mengorbankan Cerberus atau menyelamatkannya, dan mereka kompak memilih mengorbankannya.

Berikutnya adalah sesi tanya jawab dengan Inafune. Saat ditanya mengenai game yang ingin dikembangkan ketika meninggalkan Capcom, beliau memikirkan beberapa ide dan tercetus ide yang akan berpadu sempurna dengan Vita, sehingga beliau berbicara pada Sony. Alasan memilih Vita adalah karena beliau ingin membuat game dengan fokus pada permainan multiplayer. Inafune mengkonfirmasi bahwa game ini mendukung permainan ad-hoc dan infrastruktur. Selain itu fitur-fitur Vita yang lain juga akan dimaksimalkan untuk Soul Sacrifice, yang nanti akan dikonfirmasikan oleh tim pengembang.

Untuk masalah DLC, Inafune merasa bahwa saat ini DLC adalah sebuah bagian dari game, sehingga beliau bersama timnya sudah merencanakan DLC untuk game ini. Game ini juga mendukung voice chat saat bermain infrastruktur.

Berikut adalah beberapa video rekaman yang memperlihatkan impresi demo permainan Soul Sacrifice oleh Keiji Inafune.

httpv://youtu.be/48iH1rJpDs8

httpv://youtu.be/VJLto7Iay0Y

Sumber : Andriasang  


SHARE
Previous articleLEGO Lord of the Rings Diumumkan
Next articleConcept Art Helicarrier The Avengers!
Pecinta game (terutama RPG) yang dulunya merupakan fans dari Zigma - sekarang adalah Feature Editor Zigma Omega hingga saat ini. Sekarang Reyner telah menjadi apoteker lulusan salah satu fakultas negeri di Surabaya. Selain game, Reyner juga mengikuti update mengenai anime dan manga terbaru, dan juga sedikit melirik dunia gunpla.