Acer Aspire S7, Bisa “Berbaring” Telentang dan Merespon Sentuhan

Menjelang digelarnya COMPUTEX 2012 yang diadakan di Taipei, Taiwan (China) mulai 5 sampai 9 Juni 2012, banyak produsen IT dunia yang mengkonfirmasikan produk mereka. Seperti Acer yang rupanya sudah ancang – ancang menyambut Windows 8 dengan mengenalkan PC All-In-Ones yang memang dikhususkan untuk OS terbaru Microsoft tersebut, selain juga ultrabook dan tablet mereka yang dipastikan juga bisa menjalankan Windows 8 dengan lancar.

Acer sendiri mengenalkan beberapa lineup selama COMPUTEX tahun ini. Mulai Aspire S7 Ultrabook, tablet Iconia terbaru, serta U Series All-In-Ones yang menjalankan Windows 8. Kita mulai dengan Aspire S7, yang menjadi salah satu wujud pernyataan Intel bahwa tahun 2012 ini bakal muncul banyak ultrabook (generasi ketiga) yang juga berbasis pengendalian touchscreen, serta USB 3.0 atau port thunderbolt sebagai standar. Aspire S7 yang mereka kali ini ada dua pilihan, dengan layar 13.3 inchi atau 11.6 inchi — ukuran kedua menjadi yang pertama kali ditawarkan Acer — di Indonesia sendiri terakhir kita mendapatkan Aspire S3.

Aspire S7 ini juga menjadi salah satu dari bakal banyak ultrabook yang dilengkapi layar sentuh meluncur ke pasaran. Ciri fisiknya, layar yang bisa dilipat hingga 180 derajat, sehingga Aspire S7 bisa terbaring secara flat. Tidak seperti Aspire S3 yang dianggap desainnya terkesan biasa, dua ultrabook baru Acer ini dibalut casing aluminium ubibody setebal 12.5mm, keyboard yang diterangi backlit, serta layar dengan resolusi “full HD” 1920 x 1080 pixel, membuatnya langsung berasa premium. Bahkan untuk yang model berlayar 13 inchi, kamu juga mendapati casing dibalik layarnya dilapisi material kaca — yang layar 11 inchi hanya dilapisi aluminium dengan aksen metal seperti biasanya. Namun kesan metal tersebut hanya untuk bagian sasis dan dasarnya saja, untuk keyboard dan tombol – tombolnya masih terbuat dari plastik. Layout tombolnya pun sama dengan Aspire S3.

Acer sendiri belum banyak mengungkapkan detail lain spesifikasinya. Namun yang sudah kami ketahui seperti dengan daya baterai, yang berlayar 11 inchi diklaim mampu bertahan hingga 9 jam. Sedangkan yang 13 inchi lebih lama 3 jam. Chipset yang digunakan juga belum jelas, namun kita bisa berharap seperti ultrabook LG, kamu mungkin mendapatkan generasi ketiga Intel Core (Ivy Bridge) dalam konfigurasi i5 dan i7. Kemudian Acer juga mengenalkan sistem pendinginan yang disebut  Twin Air — walaupun dalam Aspire S3 tidak pernah ada yang mengeluhkan masalah overheat.

Aspire S3... Harga terakhir masih di atas 7 jutaan. Spesifikasinya Intel Core i5-2467M 1,6GHz, RAM 4GB, HDD 500GB, Intel HD Graphic 3000, layar 13,3 inchi pada 1366×768 pixel, dan OS Windows 7 Home Premium.

Acer Aspire S7, Smallest Touch Ultrabook

httpv://youtu.be/2obkOZDnjgE

httpv://youtu.be/En6W7RCpJms


SHARE
Previous articleSony Playstation Move Racing Wheel
Next articleE3 2012: “Mengintip” Demo Assassin’s Creed III
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.