E3 2012: “Mengintip” Demo Assassin’s Creed III

Seperti yang sudah diprediksikan juga sebelumnya, Ubisoft juga menunjukkan demo Assassin’s Creed (AC) III di panggung E3 2012 ini. Berbeda dengan beberapa preview dan trailer yang sudah pernah kita lihat sebelumnya, dimana Connor lebih banyak berkutat di daerah hutan bersalju dan ikut dalam perang bersama George Washington, dalam demo kali ini Ubisoft menunjukkan beberapa kemampuan Connor lebih detail dengan meletakkannya pada sebuah misi di Boston. Sebelum menyimak demo-nya, kita lihat dahulu trailer terbaru AC III di panggung E3 hari ini.

httpv://www.youtube.com/watch?v=xTyroJ3LoNE

Di awal-awal, kamu akan menemukan sebuah gameplay khas AC, dimana kamu bisa melakukan free running melewati beberapa objek, sembari membunuh musuh-musuh kamu. Namun kali ini, Ubisoft mempertontonkan beberapa gerakan lain yang bisa Connor lakukan, seperti terjun ke dalam sebuah kereta penuh dengan jerami dan “berenang” di tumpukan jerami tersebut. Saat berada di dalam tumpukan jerami, kamu bisa menarik musuh kamu untuk masuk ke dalam jerami tersebut, dan kamu akan melakukan salah satu gerakan membunuh yang baru: membunuh musuh di dalam tumpukan jerami! Bukan hanya itu, saat kamu melakukan free running, juga banyak gerakan-gerakan baru yang bisa kamu lakukan seperti melakukan free running di dalam ruangan, hingga melompat dari satu batang pohon ke batang pohon lainnya.

Ubisoft mengatakan, bahwa mereka tidak akan menghapus formula dari AC , namun hanya memberikan tweak dan juga tambahan-tambahan, yang mereka sebut dengan evolusi gameplay AC. Bagi kamu yang sebelumnya meragukan elemen stealth karena di beberapa preview sebelumnya memang belum ditunjukkan oleh Ubisoft, maka kali ini Ubisoft menjawab keraguan tersebut. Kamu masih tetap bisa berkamuflase dengan orang-orang di sekitar, namun menurut Ubisoft kali ini AI lebih pintar sehingga kamu juga harus tetap berhati-hati meskipun sudah berkamuflase. Kamu juga bisa bersembunyi di balik tembok, yang akan menyajikan elemen cover baru dalam game ini.

Mengenai interaksi dengan AI, kali ini Ubisoft juga bekerja cukup keras untuk membuat setiap masing-masing orang dalam game memiliki kepribadian yang unik, yang berbeda satu dengan yang lainnya, atau minimal masing-masing orang memiliki alasan tersendiri mengapa mereka masuk ke dalam sebuah event. Jadi, masing-masing NPC akan memiliki cara yang berbeda-beda untuk bereaksi terhadap kehadiran kamu, yang nanti tentu akan membuat kamu harus berhati-hati saat akan berkamuflase di tengah-tengah mereka.

Lanjut ke halaman berikutnya ya!

1
2
3

SHARE
Previous articleAcer Aspire S7, Bisa “Berbaring” Telentang dan Merespon Sentuhan
Next articleKarakter Baru untuk Atelier Ayesha
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.