E3 2012: Rayman Legends Bakal Memaksamu Membeli Wii-mote Tambahan

Memang Rayman Legends pertama kali muncul dalam sebuah trailer yang bocor ke internet akhir April 2012 lalu. Namun sekuel Rayman Origins ini resminya baru dikonfirmasi Ubisoft selama Electronic Entertainment Expo (E3) 2012. Meneruskan ciri khas serial Rayman, Legends tetap tampil sebagai game platformer, dan dikembangkan oleh Ubisoft Montpellier yang berkedudukan di Prancis. Dirilis ekslusif untuk Wii U, dengan rencana rilis akhir tahun ini sebagai salah satu launch title untuk Wii U.

Legends membawa banyak unsur gameplay prekuelnya. Selain Rayman dan Globox yang kembali sebagai karakter playable, kamu juga mendapatkan GamePad unik Wii U bisa dimanfaatkan untuk mengendalikan Murphy (seharusnya sih Murfy), karakter di dunia Rayman yang selama ini dikenal sebagai pemandu Rayman — berwujud seperti katak, atau peri katak lebih tepatnya. Kamu bisa mengendalikan si Murphy melalui touchscreen Wii U untuk melakukan beragam aksi seperti memotong tali, mengaktifkan mesin, memegangi musuh (agar bisa diserang Rayman atau Globox) hingga membantu dalam mengumpulkan Lums — collectible berbentuk serangga dalam dunia Rayman.

Game ini nantinya juga memberi opsi multiplayer hingga lima permain bermain bersama, menggunakan satu GamePad dan empat Wii-mote atau Pro Controller. Pemain yang memegang GamePad jelas mengendalikan Murphy. Tidak ketinggalan, kamu nikmati saja trailernya di bagian akhir artikel ini.

Wii U – Ubisoft – Rayman Legends Levels E3 Trailer

 httpv://youtu.be/HmVtkqypEBw

Wii U – Ubisoft – Rayman Legends Platforming Hero E3 Trailer

httpv://youtu.be/52gwzOHXSTQ


SHARE
Previous articleMenengok Kecanggihan Unreal Engine 4!
Next articleOMEGA #103, Review Diablo III, Bonus Installer SD Gundam Capsule Fighter, Bonus 3 Kartu VW Avalon
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.