Era Baru Layar Sentuh, Mampu Memberi Feedback Ala Tombol Fisik

Selama ini kita mengenal layar sentuh itu flat. Sentuhkan jarimu untuk berinteraksi. Atau jika tipe layar resistif, kamu perlu dukungan pena khusus agar lebih presisi. Namun sejak digunakan layar capacitive, semuanya menjadi lebih mudah. Walaupun tetap ada satu kelemahan, tidak ada feedback nyata bagi kita, karena yang disentuh memang datar… Bagaimana jika sebagian pixel layar capacitive tadi bisa otomatis menonjol, untuk memberikan feedback selama kita menekannya?

Itulah yang coba diwujudkan oleh Tactus Technology melalui jenis baru layar capacitive yang mereka kembangkan dalam teknologi Tactile Layer. Layar baru ini memungkinkan semua tombol secara dinamis menonjol keluar dari bidang datar touchscreen saat kamu perlukan, misalnya saat kamu ingin menulis pesan atau bermain game. Dan ketika tidak diperlukan, maka otomatis tombol – tombol tadi bakal kembali masuk ke dalam, seakan menyatu dengan layar.

Walaupun belum bisa dicoba langsung dan kita bandingkan dengan tombol QWERTY fisik misalnya, namun dari presentasi mereka bisa terlihat jika teknologi layar ini menggabungkan banyak aspek antar muka touchscreen dengan tombol fisik. Rahasia dibalik panel menonjol tersebut adalah mereka memasang panel Tactile Layer yang dikembangkan dari material microfluidic yang bisa dengan mudah dibentuk dan menyesuaikan dengan panel lain yang menyatu dengannya. Sehingga tidak menambah ketebalan panel layar. Craig Ceisla, CEO Tactus juga mengungkapkan jika teknologi layar mereka ini bakal siap dimanfaatkan untuk gadget berlayar sentuh mulai pertengahan 2013. Satu yang terbayang, bakal membuat harga smartphone makin melambung gak ya…

Tactus Technology Introduction

httpv://youtu.be/t4eh-Cn3Pzk

Sumber: Tactus


SHARE
Previous article‘K’, Anime Orisinil nan Misterius dari Produser Asura Cryin’
Next articleMenengok Kecanggihan Unreal Engine 4!
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.