Canon EOS 650D, Untuk Pertama Kali Kita Bisa “Mencubit” Layarnya!

Setelah April 2012 lalu Canon merilis EOS 60Da untuk mereka pecinta obyek fotografi malam, 8 Juni 2012 lalu mereka mengkonfirmasikan anggota baru EOS DSLR, yaitu EOS 650D. Sebagai mata utamanya, EOS 650D dibekali lensa 18.0 megapixel digital single-lens reflex (DSLR). Tipe sebelumnya (EOS 600D, atau  Kiss X5 dan Rebel T3i) menjadi salah satu yang cukup populer, karena begitu mudahnya meningkatkan fitur kamera tersebut melalui penerapan add-on custom firmware tidak resmi yang disebut Magic Lantern. EOS 650D ini juga dikenal sebagai Kiss X6 di Jepang dan Rebel T4i di Amerika. Bakal mulai dijual 15 Juni 2012 nanti dengan harga khusus US $849.99 (body only).

Seperti kakaknya, kamu mendapatkan lensa 18 megapixel dengan sensor CMOS (APS-C) serta DIGIC 5 Image Processor yang memungkinkanmu memotret dalam mode burst dengan kualitas 5 fps, serta dengan tingkat kepekaan cahaya pada ISO 12,800 (yang bisa diperbesar hingga ISO 25,600). Namun yang paling keren dan menjadi peningkatan dari tipe sebelumnya adalah adanya layar touchscreen capacitive yang menjadi sarana pengendalian di bagian belakang. Dan itu menjadi yang pertama untuk sebuah DSLR Canon. Layar tersebut berukuran 3.0 inchi dengan bahan Clear View LCD II serta resolusi 1,040k dots (baca di sini kenapa untuk kamera menggunakan satuan dots bukan pixel).

Touchscreen tersebut bisa digunakan untuk banyak fungsi, seperti menunjuk obyek yang menjadi fokusnya, navigasi menu, hingga selama melihat foto, kamu bisa melakukan cara pengoperasian mencubit untuk zoom (alias pinching) dan juga menggeser jari pada foto ke kiri – kanan untuk melihat foto selanjutnya.

Fitur lainnya nyaris sama kok seperti kakaknya, seperti kamu bisa merekam video dengan kualitas full HD 1080p dalam opsi 30, 25 dan 24fps. Namun kini hasil rekamanmu makin enak didengar karena ada stereo microphone. Sistem auto-focus 9-point juga masih kamu dapati di sini, dan kini dilengkapi dengan auto modes untuk pengguna pemula. Banyaknya opsi Creative Filter, mini-HDMI out serta mendukung Speedlite transmitter jika kamu membutuhkan sorotan flash tambahan yang bisa diaktifkan secara wireless.

Canon EOS 650D dengan EF 40mm f/2.8 STM (terpasang) dan EF-S 18-135mm f/3.5-5.6 IS STM

Ups, satu lagi yang menjadi perbaikan di sini dibanding kakaknya, karena kamu bisa merekam video dengan continuous auto focus, dan itu menjadi yang pertama untuk Canon. Sebelumnya continuous auto focus tidak disertakan dalam kebanyakan DSLR dengan tujuan untuk menjaga obyek bergerak tetap dalam fokusnya, atau user harus men-trigger auto-focus ketika mau memotret, atau mengikuti pergerakan secara manual.

Canon EOS 650D dijual 15 Juni 2012 nanti di Eropa, kemudian di US mulai akhir Juni 2012. Harganya, selain $849.99 (body-only), kamu bisa menambah hingga $949.99 untuk tambahan lens kit EF-S 18-55mm f/3.5-5.6 IS II. Atau kamu bisa juga meraih yang harganya $1,199, berupa Movie Kit bundle yang dilengkapi EF-S 18-135mm f/3.5-5.6 IS STM lens. Selain itu, Canon EF 40mm f/2.8 STM pancake lens dan Canon EF-S 18-135mm f/3.5-5.6 IS STM yang memang dikhususkan untuk EOS 650D ini juga dijual terpisah akhir Juni nanti dengan harga $199.99 dan $549.99.

httpv://youtu.be/gixlb3OOFAk

Sumber: Canon UK dan Canon USA


SHARE
Previous articleTrailer dan TV Spot The Bourne Legacy
Next articleCapcom Konfirmasikan RE 6 Anthology dan RE 6 Archives!
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.