Kendalikan Galaxy S III Melalui Kontroller PS3, Xbox 360 atau Bahkan Wii!

Walaupun pengaruh Samsung Galaxy S III GT-I9300 sudah mulai mereda, dan harga superphone tersebut mulai merangkak turun, bahkan ada promo dengan harga Rp. 6,2 juta siapa pun bisa membawanya pulang, namun tidak bagi para pengoprek. Para modder atau istitilah kerennya, chef tersebut yang mulai mendapatkan source code-nya Galaxy S III mulai berkreasi dengan custom ROM, atau sedikit men-tweak pengalaman menggunakan Droid yang otomatis menjadi benchmark Droid dunia saat ini. Dan kini datang dari AndroidNZ, sebuah blog yang dikelola oleh Murray Winiata, di sana dia menunjukkan bagaimana semua fitur konektivitas Galaxy S III dimanfaatkan dengan maksimal, sehingga superphone tersebut bisa ditandemkan dengan beragam perangkan kontroler.

Melalui video di bawah (yang cukup panjang, sekitar setengah jam), kamu bisa temukan bagaimana Galaxy S III begitu intim dengan USB drive,hard drive portable, USB hub yang dipasangkan dengan keyboard dan mouse, audio USB, Dual Shock-nya PlayStation 3, kontroller-nya Xbox 360 (tentu saja keduanya kontroler yang berkabel), kontroler Classic-nya Wii, keyboard dan mouse Bluetooth, adaptor MHL dan beberapa perangkat lainnya. Kamu klik video di bawah agar terlihat melalui YouTube, karena di sana ada shortcut langsung ke setiap bagian jika kamu mau melompati bagian lainnya.

Jika pengen tahu lebih jauh mengenai si Murray ini, langsung saja masuk Facebook-nya, atau Twitter-nya, dan juga Google Plus-nya. Jadi bagaimana, setelah melihat video di bawah, apakah mulai tertarik dengan Galaxy S III?

Galaxy SIII Mega Connectivity Demo

httpv://youtu.be/46IiRyigUH0

Sumber: AndroidNZ


SHARE
Previous articleLicensing Expo 2012, Waktunya Iron Man 3 dan Kawan-kawan Untuk “Tebar Pesona”
Next articleNintendo Siapkan Penerus 3DS?
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.