Mengganti Senjata dengan Mudah di Tengah Pertempuran Tales Of Xillia 2

 

Weapon Shift System

Berita ini sekaligus melanjutkan berita sebelumnya yang bisa kamu baca di sini. Untuk bisa menggunakan sistem Weapon Shift, kamu harus menekan tombol L1 dan R1 untuk berganti ke senjata berikutnya. Sedangkan dengan menekan tombol L1 dan R2 akan mengganti ke senjata sebelumnya, sehingga kamu bisa mengatur strategi dan combo dengan penggunaan senjata yang tepat.

Tokoh utama Xillia 2, Rudger Will Kresnik, adalah cowok yang rajin dan terampil dalam pekerjaan rumah tangga. Berusia 20 tahun, cowok ini hidup bersama kakak cowoknya di Trigraf, tapi karena kakaknya jarang di rumah dialah yang mengurusi pekerjaan rumah. Dia juga mengawasi Lulu, kucing peliharaannya. Selain itu ternyata dia ahli memasak, yang didapat dari kebiasaan memasakkan makanan untuk kakaknya tiap hari. Terkadang di saat senggang dia mengkhayal menjadi pekerja di Klanspia Company, yang menjadi jantung utama infrastruktur sektor industri di Trigraf.

Tokoh utama lainnya adalah Elle Mel Marta. Berusia delapan tahun, anak perempuan idengan tinggi badan 130 cm ini dideskripsikan sebagai orang yang pemalu dan manja. Dia sebenarnya sedang bertualang untuk mencari tempat legendaris bernamaCanaan. Legenda menyebutkan bahwa barang siapa yang berhasil sampai keCanaanakan dikabulkan satu permintaannya. Elle berniat menggunakan permintaan ini untuk membantu ayahnya. Dia nantinya bertemu dengan Rudger saat bertualang melalui Trigraf. Meskipun Elle akan menjadi karakter kunci, dia tidak akan berpartisipasi dalam pertarungan (alias tidak playable).

Untuk skenarionya sendiri, setelah kejadian di prekuelnya, dunia yang menjadi setting Xillia bernama Liese Maxilia dan Elenpios sedang menuju perdamaian dunia tapi masih aja ada perbedaan budaya sehingga konflik masih terus berlanjut. Menyalurkan energi dari para spirit untuk mengeluarkan sihir-sihir alam menjadi kunci utama skenario Xillia 2, dan di sini juga diperkenalkan teknologi baru bernama Origin yang sedang dalam pengembangan, sehingga penggunanya bisa mengeluarkan sihir tanpa perlu membunuh para spirit.

XDR-LMBS

Sistem pertarungan XDR-LMBS di Xillia 2 ini didesain untuk memberikan pengalaman bermain Graces dan Xillia. Terkait dengan Elle, dia menjadi heroine termuda sepanjang sejarah serial Tales, dan juga menjadi heroine pertama yang tidak berpartisipasi dalam pertarungan semenjak Rebirth. Dan karena tidak bisa menggunakan Elle, bukan berarti kamu akan terpaku pada Rudger saja. Nantinya dalam pertarungan, kamu bisa memilih anggota party lain dengan keunikan masing-masing.

Meski Ufotable dan Ayumi Hamasaki sekali lagi hadir untuk Xillia 2 (menangani cutscene animasi game dan lagu tema), mereka berusaha keras agar karya mereka kali ini jauh melebihi prekuelnya. Kosuke Fujishima dan Mutsumi Inomata selaku desainer karakter serial Tales tampaknya akan ikut terlibat di sini. Hideo Baba, produser serial Tales, memastikan bahwa keterlibatan mereka akan membuat fans gembira.

Satu perbedaan besar dengan prekuelnya, jika Xillia menceritakan petualangan bersama karakter yang lain, di Xillia 2 Bandai Namco ingin kamu lebih merasakan seperti apa menjadi Rudger itu. Pastinya akan ada satu jalan cerita utama sehingga tidak akan ada percabangan yang terlalu banyak di sini. Tapi kamu akan menemukan bahwa impresi keseluruhan dari jalan cerita dan metode yang kamu gunakan untuk melewati semua skenario tersebut bergantung pada pilihanmu.

Tema ”Apakah kamu siap untuk menghancurkan dunia” tidak hanya berkaitan dengan cerita, tapi juga terhadap gameplay. Seperti sistem memilih saat cutscene, dimana semua pilihanmu akan berarti di permainan. Apakah nantinya di sini Rudger bisa bertualang ke Liese Maxia? Hideo Baba tidak memastikannya, tapi beliau berkata bahwa mereka berharap bisa memenuhi keinginan penggemar dan menanti informasi berikutnya. Hingga saat ini Xillia 2 sudah dikembangkan hingga 60%. Kita nantikan saja perilisannya di PS3 pada musim dingin tahun ini.

[Sumber : Siliconera, Andriasang (2), TaleTaleSource]


SHARE
Previous articleCity Tuesday – Ulangi Lima Menitmu Untuk Mencegah Terorisme
Next articleInjustice Gods Among Us: Bangkitkan Sistem Meteor Dragon Ball
Pecinta game (terutama RPG) yang dulunya merupakan fans dari Zigma - sekarang adalah Feature Editor Zigma Omega hingga saat ini. Sekarang Reyner telah menjadi apoteker lulusan salah satu fakultas negeri di Surabaya. Selain game, Reyner juga mengikuti update mengenai anime dan manga terbaru, dan juga sedikit melirik dunia gunpla.